Jangan Pernah Mundur, Jangan Jadi Orang Biasa

Jangan Pernah Mundur, Jangan Jadi Orang Biasa

 

Jangan Pernah Mundur, Jangan Jadi Orang Biasa

Hidup yang tidak dipertaruhkan maka tidak akan pernah dimenangkan

Negara ini dibangun oleh anak muda yang bertaruh untuk memenangkan.  Hal itu ditegaskan Wali Kota Bogor Bima Arya saat acara ramah tamah dengan Unsur Forkompimwil, Forkompimda, Paskibraka Kota Bogor dan Pasukan Pendamping pada Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 Tahun 2018 Tingkat Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat (17/08/2018) malam.

“Jadi ini baru awal dan kalian (anggota paskibraka, red) sudah masuk ke medan pertempuran, jangan pernah mundur, jangan jadi orang biasa-biasa saja. Jadilah misalnya aktivis, ilmuan,” katanya.

Bima mengaku pengibaran bendera tahun ini ia merasa deg-degan

Apalagi saat detik-detik terakhir bendera ditarik dan akan dikibarkan. “Mungkin lebih deg-degan lagi para senior dibelakangnya,” katanya.

Namun ada hal yang membuatnya bertanya-tanya. Wali Kota melihat wajah pengibar bendera yang sebelum menarik bendera komat kamit. “Kenapa itu ya. Mana coba yang tadi ada di depan saya sambil komat-kamit, “ tanyanya.

“Saya pak. Saya baca doa Al-Fatihah dan ayat kursi pak sebelum narik bendera,” jawab Raihan Naufal salah satu anggota Paskibraka Kota Bogor disambut gelak tawa yang hadir.

Bima menjelaskan

Negara ini didirikan oleh orang yang tahu dimana berikhtiar dan tawakal.Ia merasa bangga karena 38 anggota Paskibraka Kota Bogor sudah melalui ujian yang luar biasa dan itu tidak mudah.

“Saya mengucapkan terima kasih karena kalian sudah melanjutkan tradisi kebersamaan yang luar biasa. Junior belajar kepada senior dan senior berbagi ilmu kepada juniornya,” tuturnya.

Pemerintah Kota

Mudah-mudahan kalian bisa terus berkiprah dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap berkolaborasi dan mengisi ruang teman-teman semua. “Saya apresiasi kepada pelatih, Dispora, PPI Kota Bogor. Tahun ini agak berkilau karena aura semangat yang memancar dari diri kalian, kedepan jangan putus pembinaannya,” ujarnya.

Turut hadir Ketua PPI Kota Bogor Teguh Rachman Hakim, Ketum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Rantau Isnur Eka, perwakilan dari Dandenpom III/1 Suryakencana, Kodim 0606, Yonif 315, Pusdikzi.

 

Sumber:  http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/