Pengertian politik Menurut Para Ahli

Pengertian politik Menurut Para Ahli

Pengertian politik Menurut Para Ahli
Pengertian politik Menurut Para Ahli
Secara harfiah kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang berarti kota yang berstatus negara kota. Dalam bahasa Arab, istilah politik diartikan sebagai siyasyah yang berarti strategi. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa politik adalah berbagai macam-macam kegiatan dalam sistem politik yang menyangkut proses penentuan dan pelaksanaan dari tujuan sistem politik itu.
Konsep politik mempunyai banyak arti tergantung dari sudut pandangan yang dipakai oleh si pemberi definisi/batasan. Berikut ini pengertian konsep politik yang dikemukakan oleh para pakar ilmu politik.

1)Roger F. Soltau

Beliau menyatakan politik merupakan ilmu yang mempelajari negara, tujuan-tujuan negara dan lembaga-lembaga negara yang akan melaksanakan tujuan-tujuan itu, dan hubungan antara negara dengan warga negaranya serta dengan negara lain.

2)Harold Laswell

Beliau menyatakan politik adalah ilmu yang memperlajari pembentukan dan pembagian kekuaaan.

3)Joyce Mitchell

Beliau berpendapat bahwa politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijaksanaan untuk masyarakat.

4)Karl W. Duetch

Beliau menyatakan bahwa politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/konsep-dan-radiasi-gelombang-elektromagnetik/)

5)Cheppy Hary Cahyono

Beliau menyatakan bahwa politik merupakan macam-macam kegiatan dalam sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan dan sekaligus melaksanakan tujuan sistem itu.

6)Miriam Budiardjo

Beliau berpendapat bahwa politik selalu menyangkut tujuan masyarakat dan bukan tujuan pribadi seseorang. Selain itu juga menyangkut kegiatan berbagai kelompok, termasuk partai politik dan berbagai kegiatan perseorangan.
Dari pendapat-pendapat itu dapat disimpulakan bahwa secara umum politik dapat diartikan berbagai macam kegiatan dalam suatu sistem politik negara yang menyangkut kemaslahatan (kepentingan) hidup seluruh warga negara. Politik pada dasarnya menyangkut tujuan-tujuan masyarakat, bukan bertujuan pribadi. Untuk itu, politik sebagian besar menyangkut kegiatan partai politik dan organisasi masyarakatan, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi kegiatan-kegiatan yang bersifat perseorangan.