PEMBELAJARAN TEKS DISKUSI

PEMBELAJARAN TEKS DISKUSI

PEMBELAJARAN TEKS DISKUSI

Kompetensi Dasar (KD)

3.2  Memahami struktur isi tentang teks diskusi.

Indikator

  1. Siswa mampu menyebutkan tentang struktur isi teks diskusi.
  2. Siswa mampu mengidentifikasi struktur isi pada suatu teks diskusi.
  3. Siswa mampu menyampaikan hasil identifikasi struktur isi teks diskusi secara lisan.

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik mampu menyebutkan tentang struktur isi teks diskusi.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur isi pada suatu teks diskusi.
  3. Peserta mampu menyampaikan hasil identifikasi struktur isi teks diskusi secara l

Pendalaman Materi

Tahukah kamu bahwa ditengah-tengah masyarakat banyak terjadi perbedaan pendapat dan permasalahan yang harus dipecahkan bersama? Kita tidak dapat membayangkan, misalnya di dalam masyarakat tidak ada permasalahan dan perbedaan pendapat. Di tengah-tengah masyarakat yang majemuk, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Menghargai pendapat orang lain merupakan salah satu ciri karakter bangsa yang harus dijaga dan dipelihara. Kamu pasti tahu bahwa untuk menyelesaikan perbedaan itu perlu diadakan diskusi atau musyawarah.

Sebelum melakukan diskusi, kita sebaiknya mengidentifikasi teks diskusi dan menganalisis tentang struktur isi teks diskusi dulu ya.  Mari kita simak pembahasanya terlebih dahulu.

Pengertian Teks Diskusi

Diskusi merupakan salah satu bentuk kegiatan wicara. Dengan berdiskusi kita dapat memperluas pengetahuan serta memperoleh banyak pengalaman. Diskusi adalah pertukaran pikiran, gagasan, pendapat antara dua orang atau lebih secara lisan. Tujuan diskusi adalah mencari kesepakatan atau kesepahaman gagasan atau pendapat. Diskusi yang melibatkan beberapa orang disebut diskusi kelompok. Dalam diskusi kelompok dibutuhkan seorang pemimpin yang disebut ketua diskusi. Tugas ketua diskusi adalah membuka dan menutup diskusi, membangkitkan minat anggota untuk menyampaikan gagasan, menengahi anggota yang berdebat, serta menyimpulkan hasil diskusi.

Dapat disimpulkan bahwa teks diskusi adalah salah satu jenis teks yang memberikan dua pendapat mengenai suatu hal. Pendapat tersebut tentu ada yang selaras dan juga ada yang bertentangan. Jenis-jenis diskusi antara lain: seminar, sarasehan, simposium, diskusi panel, kongres, muktamar, lokakarya. Diskusi Kelompok perlu ada ketua atau moderator, notulis, dan beberapa peserta yang sekaligus sebagai penyaji maupun penyanggah. Penyaji tidak perlu menggunakan makalah atau kertas kerja. Pada akhir diskusi moderator menyampaikan hasil diskusi.

Struktur Isi Teks Diskusi

Struktur isi teks diskusi itu terdiri atas tiga bagian berikut : Isu (masalah), Argumen (pendapat), pendapat dibagi menjadi dua  yaitu pendapat yang mendukung, dan pendapat yang menentang. Bagian terakhir adalah simpulan/saran.

Pada bagan isu, penulis teks akan memperkenalkan isu yang akan dibahas. Isu atau masalah di dalam teks diskusi berisi masalah yang akan didiskusikan lebih lanjut. Jika ingin menulis sebuah teks diskusi, sebaiknya memilih topik permasalahan yang kontroversial sehingga nanti kamu memiliki banyak argumen, baik argumen yang mendukung maupun argumen yang menentang.

Pendapat yang mendukung (supporting points) berisi penjabaran lebih lanjut tentang isu yang sedang dibahas. Pada bagian itu penulis memaparkan argumen yang mendukung. Argumen itu didukung dengan fakta, data, pengalaman penulis, serta referensi yang berhubungan dengan isu yang dibahas.

Pendapat yang menentang (contrasting point) berisi argumen yang bertentangan dengan pendapat yang mendukung. Pada bagian itu penulis memaparkan argumen yang menentang. Argumen itu juga didukung dengan fakta, data, pengalaman penulis, serta referensi yang berhubungan dengan isu yang dibahas.

Pada bagian simpulan (conclusion), penulis menyimpulkan dan merekomendasikan posisi atau pendapat akhir penulis mengenai isu yang akan dibahas. Pada bagian itu, alangkah baiknya jika mengambil jalan tengah mengenai masalah yang sedang dibahas agar simpulan yang kamu ambil tidak lagi menimbulkan masalah baru.

 

Teknologi yang canggih seperti telepon seluler

televisi, dan internet dapat berdampak negatif ataupun positif. Pada pembahasan ini kamu diajak untuk mencermati, menganalisis, mengidentifikasi dan menyusun teks disksusi. Kali ini kamu akan diajak belajar tentang teks diskusi. Teks yang  akan disajikan adalah “Dampak Menonton Televisi bagi Remaja”. Untuk itu, kamu baca dan pahami teks diskusi berikut. Setelah memahami dan menyelesaikan pembelajaran pada bab ini, kamu diharapkan dapat menyebutkan struktur diskusi yang ada dalam teks terebut.

Soal Teks Diskusi

  1. Identifikasilah kalimat-kalimat di bawah ini kedalam struktur isi teks diskusi!
  2. Urutkan kalimat-kalimat yang telah diidentifikasi struktur isi teks diskusi menjadi urutan yang benar!

Dampak Menonton Televisi bagi Remaja

  1. Di dalam era globalisasi ini tayangan televisi sudah tidak bisa dihindari. Dengan menonton televisi, kita bisa memperoleh bermacam-macam informasi, termasuk di dalamnya hiburan. Pertanyaannya adalah adakah dampak negatif yang ditimbulkan dari menonton televisi? Sebagian masyarakat menganggap bahwa menonton televisi berdampak positif, tetapi banyak juga masyarakat yang menganggap bahwa menonton televisi berdampak negatif.
  1. Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa televisi mempunyai dampak positif atau negatif. Hal itu bergantung pada penonton televisi
  1. Dampak positif dari menonton televisi adalah sebagai berikut:
    1. Televisi memiliki kelebihan dalam hal penyajian berita, televisi umumnya selalu up to date. Hal ini tentu akan membuat remaja tidak ketinggalan informasi dan memberikan wawasan yang cukup luas pada remaja secara cepat.
    2. Jika televisi menyajikan acara-acara yang berhubungan dengan pendidikan, hal ini tentu sangat berguna bagi para pelajar. Seorang pelajar bisa mengambil manfaat berupa informasi pendidikan dari acara televisi tersebut.
    3. Pengaruh positif televisi lainnya adalah remaja bisa menyegarkan otak dengan menonton beragam tayangan hiburan yang disajikan oleh stasiun televisi. Mulai dari acara kuis, film, sinetron, atau hiburan-hiburan yang lain.
    4. Acara televisi sering menayangkan tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh, baik dalam dunia pendidikan, dunia usaha, hiburan, atau yang lainnya. Tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam televisi ini bisa memicu remaja untuk mencontoh kesuksesan mereka.
  1. Sementara itu, dampak negatif dari menonton televisi adalah sebagai berikut :
    1. Televisi membuat remaja lupa waktu. Bagi pelajar, kecanduan nonton televisi menjadi kontraproduktif dengan tugas seorang pelajar yang kewajibannya belajar.
    2. Banyaknya acara-acara yang kurang mendidik di televisi bisa mempengaruhi kejiwaan remaja. Film-film yang menampilkan adegan tidak layak ditonton remaja tanpa ada sensor sangat mudah ditiru oleh remaja.
    3. Televisi mampu meningkatkan daya konsumtif remaja. Karena televisi merupakan media iklan yang memiliki pengaruh tinggi terhadap konsumennya. Iklan yang ditayangkan secara terus menerus sepanjang hari, remaja untuk untuk membeli produk yang dipromosikan oleh produsen.
    4. Banyak acara televisi yang isinya kurang sesuai dengan norma masyarakat Indonesia, termasuk juga dengan berita-berita yang kerap menayangkan kekerasan tanpa disensor terlebih dahulu. Acara demikian jika ditonton oleh remaja yang notabene suka meniru, tentu bisa ditiru oleh mereka.

Sumber : https://uberant.com/article/556677-what-is-geography-concept-/