PCNU Tasikmalaya Tolak Wacana Full Day School

PCNU Tasikmalaya Tolak Wacana Full Day School

PCNU Tasikmalaya Tolak Wacana Full Day School
PCNU Tasikmalaya Tolak Wacana Full Day School

Wacana Full Day School atau sekolah seharian penuh dalam kegiatan belajar mengajar yang dilontarkan Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan RI mendapatkan penolakan dari PCNU Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH Atam Rustam menolak tegas kebijakan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

“Tentu kalau di Tasikmalaya sendiri itu akan memutus kegiatan belajar mengajar di Madrasah Diniyah

yang diikuti siswa selepas sekolah formal. Ini akan menggerus keberlangsungan pendidikan agama di Madrasah,” papar KH Atam, Rabu (14/6).

Menurutnya, jam belajar Diniyah sendiri di mulai pukul 13.00 WIB atau 14.00 WIB hingga sore hari.

“Nah dengan full day school itu siswa belajar full dari siang hingga sore, terus pelajaran agamanya kapan?” sesal pria yang kini juga menjabat Ketua di Perhimpunan Guru Madrasah (PGM) itu.

KH Atam meminta Mentri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan peninjauan ulang atas wacana full day school,

dikhawatirkan akan menghilangkan eksistensi sekolah Diniyah.

“Harusnya Mendikbud itu memikirkan bagaimana memajukan Diniyah yang ada hingga pelosok kampung yang selama ini luput dari perhatian pemerintah,” papar KH Atam.

Pihaknya memprediksi bila kebijakan full day school tetap dilaksanakan dirinya khawatir akan berkurang bimbingan etika dan moralitas.

“Pendidikan etika dan moralitas itu sedikit sekali porsinya di sekolah formal dan sarat dengan target angka-angka,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://lovepucca.net/pengertian-fungi-dan-cara-hidupnya/