Gates dan Zuckerberg Dorong Siswa Belajar Pengodean Komputer

Gates dan Zuckerberg Dorong Siswa Belajar Pengodean Komputer

Gates dan Zuckerberg Dorong Siswa Belajar Pengodean Komputer
Gates dan Zuckerberg Dorong Siswa Belajar Pengodean Komputer

Ikon-ikon teknologi seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg tampil dalam video kampanye untuk mendorong pembelajaran dan pengajaran pengodean komputer.
NEW YORK — Ketika Hadi dan Ali Partovi berimigrasi ke Amerika dari Iran pada 1984, mereka tinggal di kamar tidur yang sempit bersama orangtua mereka, yang menghabiskan seluruh tabungan untuk pendidikan kedua anak lelaki itu.

Hampir 30 tahun kemudian, kedua saudara kembar itu ada di kalangan elit industri teknologi, setelah menjual perusahaan-perusahaan mereka ke Microsoft dan Myspace milik News Corp, serta berinvestasi sejak dini pada Facebook, Dropbox dan Zappos.

Hadi mengatakan kesuksesan mereka di dunia teknologi dibentuk dari ketertarikan sejak awal terhadap komputer dan pendidikan formal untuk menulis perangkat lunak, atau pengodean, yang memungkinkan mereka membangun karir. Di tengah jalan, keduanya pun berteman dengan orang-orang berpengaruh.

Pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Facebook Mark Zuckerberg

dan kreator Twitter Jack Dorsey ada di antara para dewa teknologi yang tampil dalam video baru yang dibuat oleh Partovi bersaudara, untuk mendorong pengajaran dan pembelajaran pengkodean komputer di sekolah-sekolah.

Berjudul “Apa yang kebanyakan sekolah tidak ajarkan,” video yang dirilis secara daring Selasa (26/2) itu merupakan bagian dari aktivitas nirlaba untuk pendidikan ilmu komputer milik Partovi yang dinamakan Code.org. Video sepanjang 10 menit ini disutradarai oleh Lesley Chilcott, produser film dokumenter berkualitas seperti “An Inconvenient Truth” dan “Waiting for Superman.”

Tujuan kampanye video ini adalah untuk mendorong para orangtua menuntut lebih banyak sekolah mengajarkan pemrograman komputer, keterampilan yang potensial menghasilkan banyak uang, namun hanya tersedia di sejumlah kecil sekolah menengah di AS.

“Pemrograman komputer saat ini merupakan pengejawantahan terbaik dari Mimpi Amerika,

” Mimpi Amerika adalah untuk menjadi Mark Zuckerberg berikutnya,” ujar Hadi Partovi.

“Keterampilan ini tidak sulit dipelajari, namun tragisnya, hanya 10 persen sekolah menawarkan pelajaran ilmu komputer, dan biasanya itu di sekolah mahal.”

Setelah lulus dengan gelar ilmu komputer dari Harvard pada 1994, Partovi bersaudara mendirikan LinkExchange dan menjualnya ke Microsoft pada 1998 untuk US$250 juta. Hadi membantu mendirikan perusahaan telepon Tellme Networks, sementara Ali mendirikan iLike, layanan musik yang kemudian terintegrasi dengan Facebook.

Statistik menunjukkan bahwa meski pengkodean komputer merupakan jenis pekerjaan

dengan bayaran tertinggi, terutama di Silicon Valley, teknisi komputer masih sangat sedikit jumlahnya, dan yang sudah ada direkrut secara agresif oleh perusahaan-perusahaan seperti Google dan Facebook.

Presiden Barack Obama dalam pidato kenegaraannya baru-baru ini mendorong lebih banyak pengajaran dan pembelajaran teknologi di sekolah-sekolah

 

Baca Juga :

 

 

Presiden Caltech Akan Pimpin Universitas di Arab Saudi

Presiden Caltech Akan Pimpin Universitas di Arab Saudi

Presiden Caltech Akan Pimpin Universitas di Arab Saudi
Presiden Caltech Akan Pimpin Universitas di Arab Saudi

Presiden universitas terkemuka AS, California Institute of Technology (Caltech) akan memimpin sebuah universitas teknologi di Arab Saudi.
PASADENA, CALIFORNIA — Presiden California Institute of Technology (Caltech) Jean-Lou Chameau menyatakan akan mundur dari jabatan tertinggi di lembaga pendidikan prestisius tersebut untuk memimpin sebuah universitas di Arab Saudi.

Pihak Caltech mengumumkan rencana tersebut pada Selasa (19/2), dengan mengucapkan terima kasih atas komitmen Chameau dalam memperluas sumber daya untuk “riset berisiko tinggi dengan imbalan sama tingginya.”

Dalam surat pengunduran dirinya, Chameau mengatakan ada arti penting

bersejarah dalam pekerjaan barunya sebagai presiden King Abdullah University of Science and Technology.

Dengan sumber daya signifikan dan misi mulia, peran baru Chameau akan membuatnya dapat memimpin universitas tersebut untuk “memiliki dampak dramatis terhadap Kerajaan Arab Saudi, wilayah Timur Tengah dan dunia,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Chameau adalah rektor Georgia Institute of Technology sebelum menjadi presiden kedelapan Caltech pada 2006, peran yang ia yakini akan membuat karirnya komplet, sebelum pensiun di Pasadena, tempat Caltech berada.

Saat di Caltech, Chameau mendukung pengembangan program-program dalam bidang dampak sosial

, termasuk energi, teknologi informasi, ilmu pengetahuan medis dan lingkungan, menurut pernyataan pihak Caltech.

Caltech adalah universitas swasta dengan fokus pada riset, dikenal sebagai rumah akademis dari Laboratorium Propulsi Jet milik lembaga antariksa NASA dan mahasiswa-mahasiswi terbaik yang diseleksi dengan ketat. Anggota fakultas dan alumni Caltech telah memenangkan 32 Hadiah Nobel.

Sementara itu, terletak di tepi Laut Merah, universitas yang fokus pada program riset pascasarjana di Arab Saudi menerima mahasiswa-mahasiswi pertamanya pada 2009 dan 10 mahasiswa program doktoral pertamanya lulus pada Desember 2012.

Dalam pidato pembukaan universitas, Raja Abdullah mengatakan ia telah bermimpi

membangun universitas semacam itu selama lebih dari 25 tahun, dan berjanji memberikan dukungan keuangan yang terus menerus, berkat kekayaan minyak negara tersebut. (AP)

 

Sumber :

https://www.edocr.com/user/ojelhtcmandiri

Pemerintah Indonesia Canangkan Gerakan Anti Putus Sekolah

Pemerintah Indonesia Canangkan Gerakan Anti Putus Sekolah

Pemerintah Indonesia Canangkan Gerakan Anti Putus Sekolah
Pemerintah Indonesia Canangkan Gerakan Anti Putus Sekolah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan proaktif mencari anak-anak putus sekolah dan memberikan beasiswa pada mereka.
JAKARTA — Tingginya angka putus sekolah di Indonesia mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk lebih proaktif menarik anak-anak kembali ke bangku sekolah dengan memberikan beasiswa, sebagai bagian dari gerakan anti putus sekolah.

Data Kementerian menunjukkan setiap tahunnya lebih dari 1,5 juta anak tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Data 2007 memperlihatkan, hanya 80 persen murid sekolah dasar yang bertahan hingga lulus. Dari jumlah lulusan tersebut, hanya sekitar 61 persen yang melanjutkan ke sekolah menengah pertama dan yang sederajat.

Juru bicara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ibnu Hamad, mengatakan lembaganya akan bekerja sama dengan dinas pendidikan di daerah untuk memantau kasus putus sekolah di daerahnya dan menindaklanjuti temuan mereka dengan mengajak anak-anak putus sekolah tersebut kembali melanjutkan pendidikan mereka.
Dari segi pembiayaan, pemerintah akan memberikan bantuan beasiswa bagi siswa miskin yang berasal dari APBN bagi 14,3 juta pelajar diberbagai tingkatan.

“Dinas tentu tahu data, kalau dari SD (sekolah dasar) di daerahnya lulusannya sekian ribu orang. Begitu tahun ajaran baru yang masuk ke SD sekian ribu orang ketahuan. Dari situlah pak menteri mendorong agar kepala dinas itu proaktif sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Kalau begitu kelihatan ada tren penurunan, itu harus dicari penyebabnya dan itu ditarik lagi anak-anak supaya masuk [sekolah]. Mekanismenya akan dibuat posko-posko artinya kepala Dinas bisa memberi instruksi kepada kelapa-kelapa sekolah dan guru-gurunya disekolahnya masing-masing dan bisa secara proaktif memperhatikan siswa-siswanya yang berpotensi DO (Drop out),” ujar

Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak, Syamsul Ridwan

, menyatakan tingginya angka putus sekolah berkorelasi dengan kasus buta aksara yang cukup memprihatinkan di Indonesia.

Komisi ini memperkirakan ada lebih dari 11,7 juta anak usia sekolah di Indonesia yang belum bisa baca tulis alias buta aksara. Kasus buta aksara tidak hanya terjadi di kota-kota besar tapi juga di daerah perbatasan dan pedalaman yang sulit terjangkau akses pendidikan, ujar Syamsul.

Oleh karena itu, tambahnya, gerakan anti putus sekolah ini juga harus dapat menjangkau anak-anak di wilayah yang rawan buta aksara tersebut.

Agar pelaksanaannya efektif dan tepat sasaran, Komisi Nasional Perlindungan Anak berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat bersikap lebih terbuka dengan turut melibatkan lembaga lain seperti masyarakat dan lembaga sosial dalam melakukan program pengentasan kasus putus sekolah ini.

“Pertama, kita berharap bahwa pemerintah pusat dan daerah tidak saling lempar tanggung jawab. Dan kita sudah mengimbau pemerintah untuk tidak eksklusif dalam menjalankan program ini. Kementerian maupun dinas pendidikan tidak akan bisa semuanya menjangkau para peserta didik yang selama ini tidak didaftar oleh mereka, oleh karena itu perlu melibatkan banyak pihak yang menginformasikan bahwa anak-anak itu berpotensi sesungguhnya tetapi dia tidak bisa mendapatkan akses atas pendidikan,” ujar Syamsul.

Selain itu, Komnas Perlindungan Anak juga berharap program ini n

antinya juga dapat menyasar anak-anak indonesia yang terputus hak pendidikannya karena situasi khusus seperti anak-anak yang tidak memiliki identitas formal dan anak-anak dari kelompok marjinal seperti anak-anak jalanan dan korban penyelundupan manusia.

Pengamat pendidikan Arief Rahman meminta pemerintah serius mengembangkan pendidikan yang bermutu tetapi berkeadilan sehingga mereka yang kurang mampu juga mendapatkan pendidikan yang baik.

“Pendidikan yang tidak mendiskriminasikan rakyat kita ini, itu yang harus

dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan laporan Education for All Global Monitoring Report yang dirilis UNESCO 2011, tingginya angka putus sekolah menyebabkan peringkat indeks pembangunan Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

Indonesia hanya berada di peringkat 69 dari 127 negara dalam daftar tersebut, di bawah Malaysia yang berada di posisi 65 dan Brunei di posisi 34.

 

Sumber :

https://www.edocr.com/v/pj3bp1zn/ojelhtcmandiri/Explanation-Text

Melawan Rintangan

Melawan Rintangan

Melawan Rintangan
Melawan Rintangan

 

Pada zaman dahulu hiduplah seorang raja yang arif dan bijaksana

dengan rakyat yang hidup sejahtera dan bahagia. Suatu hari Raja ingin menguji kepedulian rakyatnya terhadap sesama.

Di sebuah potongan jalan, setelah mengamati keadaan sekitar,

Raja memerintahkan ajudannya untuk meletakkan batu besar tepat di tengah jalan untuk menghalangi jalan tersebut. Lalu ia dan pembantunya bersembunyi dan mengamati untuk melihat apakah akan ada yang berusaha memindahkan batu besar tersebut.

Beberapa pedagang kaya dan tamu-tamu istana yang melintas hanya

melewati batu tersebut tanpa berusaha meminggirkannya. Bahkan banyak yang justru mengumpat dan menyalahkan Raja karena tidak berbuat apa-apa untuk menjaga jalan tersebut tetap lapang dan nyaman untuk dilalui.
Sampai hampir seharian, terlihatlah seorang petani datang membawa pikulan sayur. Setelah mendekati batu tersebut, petani itu meletakkan bebannya dan mencoba memindahkan batu tersebut ke tepi jalan. Lama sekali dia berusahan memindahkan dengan segala kekuatannya, Akhirnya dia berhasil memindahkan batu besar tersebut ke tepi jalan. Setelah itu petani tersebut mengambil pikulan sayuran dan seketika dia melihat sebuah bungkusan tergeletak di jalan di bekas batu tersebut. Bungkusan tersebut berisi koin emas dan catatan dari Raja yang menyebutkan menunjukkan bahwa emas itu hanya untuk orang yang menghilangkan rintangan batu tersebut dari jalan.
Petani tersebut mengetahui apa yang banyak dari kita tidak pernah atau sulit mengerti, bahwa dalam setiap rintangan selalu menyajikan kesempatan untuk memperbaiki kondisi kita.

Baca Juga : 

Pengertian Dan Praktik Manajemen Kinerja

Pengertian Dan Praktik Manajemen Kinerja 

Pengertian Dan Praktik Manajemen Kinerja

Manajemen kinerja (performance management) didefinisikan sebagai proses dimana para manajer memastikan bahwa aktivitas-aktivitas karyawan dan keluarannya sama dengan sasaran-sasaran organisasi.

Sistem manajemen kinerja memiliki tiga bagian, yakni :

1. Mendefinisikan kinerja

Pertama, sistem manajemen kinerja dapat menentukan aspek-aspek kinerja yang relevan bagi organisasi, terutama melalui analisis pekerjaan.

 

2. Mengukur kinerja

Kedua, sistem tersebut mengukur aspek-aspek kinerja melalui penilaian kinerja (performance appraisal) yang hanya merupakan salah satu metode untuk mengelola kinerja karyawan. Penilaian kinerja (performance appraisal) merupakan proses dimana organisasi mendapatkan infornasi tentang seberapa baik seorang karyawan melakukan pekerjaannya.

 

3. Memberikan umpan balik informasi kinerja

Ketiga, sistem itu memberikan umpan balik kepada para karyawan melalui pembahasan-pembahasan umpan balik kinerja sehingga mereka dapat menyeseuaikan kinerjanya dengan sasaran-sasaran organisasi. Umpan balik kinerja (Performance feedback) merupakan proses untuk memberikan informasi kepada para karyawan tentang efektivitas kinerjanya.

 

Kebanyakan perusahaan menggunakan manajemen kinerja untuk mengelola kinerja karyawan dan membuat keputusan pembayaran gaji, kurang dari 25% perusahaan tersebut menggunakan manajemen kinerja untuk membantu mengelola bakat dengan mengindentifikasi kebutuhan-kebutuhan pelatihan dan mengembangkan bakat kepemimpinan. Enam puluh enam persen perusahaan menggunakan sistem manajemen kinerja yang sama dalam berbagai tingkatan level di organisasi. Sangat disayangkan, lebih dari 60% karyawan mengatakan bahwa tinjauan itu tidak membantu kinerja mereka untuk masa yang akan datang.

Proses Manajemen Kinerja

Seperti yang terlihat dalam gambar di atas, merupakan suatu hal yang penting untuk menyediakan umpan balik dan evaluasi kinerja formal tetapi hal itu bukan satu-satunya bagian terpenting dari proses manajemen kinerja yang efektif yang dapat memberikan kontribusi atas keunggulan bersaing. Visible CEO dan dukungan senior manajemen untuk sistem juga dibutuhkan.

Langkah pertama dari proses manajemen kinerja dimulai dengan memahami dan mengidentifikasi keluaran-keluaran atau hasil-hasil yang penting dari kinerja. Divisi, departemen, team, dan karyawan harus bekerja sama atas tujuan dan perilaku mereka, dan memilih untuk menentukan aktivitas apa yang membantu mereka untuk mencapai strategi dan tujuan organisasi.

Langkah kedua menyangkut pemahaman atas proses (atau bagaimana) untuk mencapai tujuan yang telah dibuat di langkah pertama. Ini termasuk mengidentifikasi pengukuran tujuan, perilaku dan aktivitas yang akan membantu karyawan untuk mencapai hasil kinerja. Tujuan, perilaku dan aktivitas harus dapat diukur sehingga manajer dan karyawan dapat menentukan apakah telah tercapai. Selain itu tujuan, perilaku dan aktivitas harus merupakan bagian dari deskripsi pekerjaan karyawan.

Langkah ketiga, dukungan organisasi termasuk menyediakan karyawan dengan pelatihan, alat dan sumber daya yang dibutuhkan, dan umpan balik komunikasi yang sering antara karyawan dan manajer yang berfokus pada kinerja yang baik dan tantangan kinerja yang dihadapi.

Langkah keempat, manajer dan karyawan mendiskusikan dan membandingkan hasil dari target kinerja dan sikap yang karakter pendukung dengan hasil yang sebenarnya. Dilanjutkan dengan langkah kelima, dimana hasil dari evaluasi yang dilakukan sebelumnya dapat diperoleh informasi-informasi berkaitan dengan kekurangan yang dihadapi dan mencari tahu bagaimana cara untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut.

Langkah terakhir dari proses manajemen kinerja yaitu mengidentifikasi hal-hal apa yang harus didapat atas semua yang dilakukan oleh karyawan. Hal-hal tersebut dapat berupa kompensasi (peningkatan gaji dan pemberian bonus), promosi dan pengembangan karir .

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21236/pengertian-akhlak

Hardware Komputer

Hardware Komputer

Hardware Komputer
Hardware Komputer

Perangkat keras komputer (hardware) adalah

semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya. Agar dapat digunakan untuk memasukkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi maka paling sedikit perangkat komputer harus terdiri dari keyboard, CPU (Central Processing Unit), monitor, dan printer. Dilihat dari fungsinya, peralatan komputer dapat dibedakan menjadi llima macam, yaitu:
  • Peralatan masukan (Input) peralatan ini berfungsi untuk memasukkan data dari luar ke dalam processor atau memori komputer sehingga dapat diolah menjadi informasi. Peralatan input terdiri dari beberapa peranti sebagai berikut : keyboard, mouse, scanner, joystick, video player.
  • Peralatan proses alat yang digunakkan untuk mengolah dan memproses data. Yang termasuk di dalam bahasan peralatan proses adalah processor, ROM, RAM.
Processor adalah salah satu bagian yang terpenting di dalam komputer, karena inilah yang menentukkan jenis suatu komputer. Semakin tinggi kenis processor komputer maka semakin baik pula komputer tersebut.
ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM berisikan suatu program yang telah ditetapkan oleh penbuat perangkat komputer dan keberadaan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi oleh pemakai komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada di dalam ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Di antara perintah dari ROM adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit sistem, dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun aliran listrik padam.
RAM adalah memory yang dapat diisi dengan program dan data selama aliran listrik masih hidup. Bila aliran listrik padam maka terhapus pula seluruh isinya. Misalnya Anda telah mengetik kurang lebih sepanjang ¾ layar, kemudian aliran listrik padam padahal anda belum melakukan penyimpanan maka hilanglah seluruh data yang ditik tersebut.
Peralatan Penyimpanan adalah alat-alat untuk menyimpan data, informasi instruksi, maupu program. Ada beberapa peralatan penyimpanan, antara lain : disket, hardisk, cd (Compact Disk), flash disk, disk array controller.

Peralatan Tambahan

Periferal adalah perangkat tambahan yang dipasang untuk lebih mendayagunakan komputer. Perangkat ini ada yang digolongkan sebagai perangkat masukan, processor, dan perangkat keluaran. Alat ini biasanya berbentuk kartu yang harus di pasang pada expantion slot yang terletak di motherboard. Beberapa perangkat tambahan yang biasa digunakan, seperti : modem, music card, tv card, webcam, headphone.

Peralatan Keluaran

Peralatan keluaran adalah alat yang digunakan untuk menampilkan informasi dari komputer. Peralatan keluaran yang sering digunakan adalah : monitor, printer, speaker.

Software Komputer

Hardware (perangkat keras) komputer, tidak akan dapat digunakan tanpa kita beri perintah dengan suatu kode atau bahasa pemrograman tertentu, atau yang sering disebut sebagai Software Komputer. Software Komputer terbagi menjadi 2, yaitu :
a). Software Aplikasi
Software Aplikasi merupakan software yang digunakan untuk melakukan pemrosesan, pekerjaan akhir bagi pengguna akhir (end user) suatu hardware. contoh : Microsoft Word, Excel. Sofware ini terbagi menjadi 2 klasifikasi yaitu :
  • Sofware Aplikasi Umum adalah Program yang melakukan pekerjaan pemrosesan informasi umum bagi para pemakai akhir. Contohnya: program pengolah kata (word processing), program kertas kerja (spreedsheet), program program managemen data base, program grafik, adalah program-program yang terkenal diantara para pemakai, mikrokomputer untuk pemakaian rumah, pendidikan, bisnis, keilmuan, dan banyak tujuan lain.
  • Sofware Aplikasi Khusus (Sofware Aplikasi Bisnis) Tersedia untuk mendukung aplikasi khusus para pemakai akhir dalam bisnis dan bidang lainnya. Contohnya: sofware aplikasi bisnis mendukung perekayasaan ulang dan otromatisasi proses bisnis dengan aplikasi e-bussiness strategis seperti managemen hubungan pelanggan, enterprise resourse planning, dan menegemen rantai pasokan. Contoh lainnya adalah sofware yang dapat diaplikasikan dalam Web seperti electronic commer,atau dalam berbagai area fungsional seperti managemen sumberdaya manusia, akuntansi dan keuangan.

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21235/contoh-teks-eksplanasi

Para Santri Diharapkan Bisa Bersaing di Era Industri 4.0

Para Santri Diharapkan Bisa Bersaing di Era Industri 4.0

Para Santri Diharapkan Bisa Bersaing di Era Industri 4.0
Para Santri Diharapkan Bisa Bersaing di Era Industri 4.0

Dalam menyongsong revolusi industri 4.0, menyiapkan sumber daya manusia generasi muda

yang mumpuni adalah keharusan. Pesantren, misalnya, tak lagi sekadar tempat memperdalam ilmu agama, namun perlu didorong menjadi lembaga yang memberdayakan ekonomi umat.

Oleh karena itu, kata Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Soetrisno Bachir, sinergitas pesantren dengan kewirausahaan menjadi penting untuk membangun ekonomi umat. Di samping tempat memperdalam ilmu agama, pesantren bagaimana pun juga bisa memberdayakan masyarakat menghadapi industri 4.0.

“KEIN, pemerintah dan pesantren bisa bersinergi menyiapkan generasi muda termasuk santri

untuk bersaing dalam revolusi industri 4.0,” kata Soetrisno ketika menjadi pembicara dalam “Dialog Ekonomi Umat, Penguatan Peranan Pesantren Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0” di Ponpes Annur 1 Bululawang, Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/4/2019).

Baca Juga:

DPR Kritisi Praktik Manipulasi Domisili Demi Zonasi PPDB
634 PAUD di Daerah 3T Difasilitasi Media Audio Pembelajaran

Di Ponpes pimpinan Kyai Ahmad Fahrur Rozi itu, Soetrisno menuturkan

, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merupakan pilar penting dalam membangun negeri.

“Apalagi kedua Ormas ini sangat berkomitmen menjaga stabilitas negara dan berperan dalam pembangunan. NU, misalnya, dengan kekuatan pesantrennya harus diperkuat perannya di bidang ekonomi. Pesantren harus banyak menghasilkan wirausahawan baru yang berperan signifikan dalam menciptakan lapangan kerja,” ucap Soetrisno.

Dengan demikian, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkualitas semakin menguat. Juga menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas sehingga mampu meningkatkan daya saing industri.

 

Baca Juga :

 

 

Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat Diajak Bangun Tanah Air

Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat Diajak Bangun Tanah Air

Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat Diajak Bangun Tanah Air
Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat Diajak Bangun Tanah Air

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco bersama Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC menghadiri wisuda dan perayaan kelulusan pelajar dan mahasiswa Indonesia di Corban University di Kota Salem, Oregon, 4 Mei 2019.Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe. Dalam sambutannya, Lukas mendorong putra putri daerah untuk menuntut ilmu di luar negeri dengan beasiswa Pemerintah Provinsi Papua. Sebanyak 10 mahasiswa Indonesia yang berasal dari berbagai provinsi diwisuda pada hari tersebut. Sebanyak tujuh mahasiswa dari Provinsi Papua, Papua Barat, serta tiga mahasiswa dari Jawa Barat dan Banten.
Sebanyak tiga orang mahasiswa Indonesia yang berasal dari Banten, Jawa Barat serta Papua berhasil meraih predikat cum laude. Salah satu mahasiswa Indonesia asal Papua juga meraih penghargaan Ministry Awards dari kampus Corban University.

“Kepada para wisudawan dan wisudawati untuk terus berprestasi dan menyumbangkan keahlian

mereka bagi pembangunan di Indonesia. Bagi para mahasiswa yang masih menuntut ilmu agar serius dalam menuntut ilmu dan memanfaatkan kesempatan baik ini bagi proses pembelajaran yang maksimal yang dapat berguna bagi bangsa dan negara Indonesia di mana pun mereka berada,” tutur Lukas Enembe, seperti dalam keterangan pers Konsulat Jenderal Republik Indonesia di San Francisco
Salem, Minggu 5 Mei 2019.

Lukas megingatkan mahasiswa asal Indonesia agar selalu menjaga dan mengharumkan nama bangsa. Beliau juga berpesan kepada para mahasiswa Indonesia asal Papua agar mereka dapat menjadi agent of change bagi pembangunan provinsi Papua lebih baik lagi di masa mendatang.

Baca Juga:

DPR Nilai Pernyataan Praktisi Pendidikan Setyono Bisa Menyulut Polemik

Kasus Pemalsuan SKD, Kemendikbud Serahkan ke Daerah

Para wisudawan dan wisudawati juga mendapat hadiah dari Gubernur Papua atas keberhasilan mereka menuntut ilmu tepat waktu.

Minister Counsellor/Konsul Ekonomi KJRI San Francisco, Hanggiro Setiabudi menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati.

ADVERTISEMENT

Dia juga megajak seluruh mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat

untuk tmenuntut ilmu secara serius agar dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Indonesia.

“Perwakilan Republik Indonesia di Amerika Serikat siap membantu dan mendampingi pelajar dan mahasiswa Indonesia sekiranya mereka menghadapi hambatan,” katanya.

Atase pendidikan dan kebudayaan dari KBRI Washington DC, Popy Rufaidah menyampaikan kepada para mahasiswa Indonesia mengenai kesempatan untuk magang (optional practical training) di perusahaan setempat selama satu tahun setelah kelulusan mereka.Dia mengharapkan mahasiswa Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.

 

Sumber :

https://www.deviantart.com/gimadelija/journal/Your-High-School-Diploma-Online-804324339

Dirikan Rumah Pintar, Yonif 755 Wujudkan Generasi Cerdas dan Kreatif

Dirikan Rumah Pintar, Yonif 755 Wujudkan Generasi Cerdas dan Kreatif

Dirikan Rumah Pintar, Yonif 755 Wujudkan Generasi Cerdas dan Kreatif
Dirikan Rumah Pintar, Yonif 755 Wujudkan Generasi Cerdas dan Kreatif

Satgas Pamtas Yonif 755/Kostrad membangun “Rumah Pintar” di Distrik Kimaam

, Kabupaten Merauke. Pembangunan Rumah Pintar itu guna menumbuhkan minat belajar kepada generasi muda, khususnya para pelajar agar tumbuh sebagai generasi yang cerdas dan kreatif.Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas 755/Kostrad Mayor Inf Agus Redyanto, S.E., dalam keterangan tertulisnya, Jumat 3 Mei 2019.

Diungkapkan Dansatgas peresmian rumah pintar yang berlangsung pada Selasa 2 Mei 2019 tersebut bertepatan juga dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

“Tujuan dari pembuatan Rumah Pintar ini adalah wujud kepedulian kita untuk membantu masyarakat khususnya anak anak Distrik Kimaam agar dapat meningkatkan ilmu agama, terutama dalam belajar mengaji,” ujarnya.

Baca Juga:

KSAD: Perlu Komponen Cadangan untuk Jaga Kedaulatan NKRI

Penerapan Sistem Zonasi Membutuhkan Perpres

“Hal ini kita lakukan, karena wilayah Distrik Kimaam saat ini masih minimnya guru agama Islam yang dapat mengajarkan mengaji,” tambahnya.

Sehingga melalui program ini, lanjut Agus, anak-anak bisa lebih memahami tentang ilmu agama Islam terutama ajaran tentang salat dan mengaji.

“Untuk itu kita berharap bisa bekerja sama dengan pemerintah

setempat agar kedepannya rumah pintar ini dapat terfasilitasi, sehingga tidak hanya ilmu agama yang kita ajarkan. Namun juga kita ingin mengajarkan ilmu yang berkaitan dengan pelajaran di sekolah,” pungkasnya.

Senada dengan pernyataan Agus, Prada Bani Arwansyah sebagai pembina rumah pintar mengungkapkan, bahwa ide ini muncul dikarenakan rasa keprihatinanya terhadap kemampuan dari anak-anak yang belum bisa mengaji dan berwudu.

“Oleh karenanya kami mengajak masyarakat Kimaam khususnya anak anak untuk belajar mengaji sehingga mereka memiliki kesadaran yang tinggi dalam menuntut ilmu keagamaan,” terangnya.

 

Sumber :

https://rahulraheja.atavist.com/school-education-completion-broadening-opportunities

Perbuatan Dosa Yang 1000 Kali Lebih Besar berasal dari Dosa Berzina

Perbuatan Dosa Yang 1000 Kali Lebih Besar berasal dari Dosa Berzina

Selamat singgah di blog Situs Pelajaran Oke, yang menyediakan beragam artikel, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi yang sanggup memanfaatkannya, dan juga pentingnya lagi jangan sungkan mengisi pas luang anda bersama membaca beragam informasi yang serba digital di jaman ini, sehingga kiranya sanggup beradaptasi bersama jaman teknologi yang hari demi hari makin lama berkembang dan maju. Kiranya begitu sambutan berasal dari Situs Pelajaran Oke, silakan disimak baik-baik ulasan dibawah ini.

Zina merupakan tidak benar satu perbuatan yang benar-benar dibenci Allah SWT. Bila dikerjakan oleh orang yang belum menikah, maka pelaku zina perlu dirajam dihadapan masyarakat sebanyak 100 kali. Sedangkan bagi yang telah menikah, tapi berzina bersama yang bukan mukrimnya maka hukumannya dirajam hingga mati (Dilansir berasal dari Infounik).

Dalam sebuah riwayat, dijelaskan bahwa Nabi Musa As tidak memaafkan pelaku karena diakui benar-benar hina. Ia mengusir wanita pelaku zina yang idamkan bertaubat dan menghendaki petunjuk darinya. Hal tersebut memperlihatkan bahwa pelaku zina adalah dosa besar yang sukar diampuni.

Memang besar ancaman yang dapat diterima oleh pelaku zina, tapi ternyata ada dosa yang besarnya 1000kali lebih besar berasal dari dosa berzina ini. Dan ancaman berasal dari dosa itu adalah hukuman dan kemurkaan Allah SWT dan juga meraih kehinaan di dunia dan akhirat. Untuk memahami lebih lanjut simaklah ulasan berikut.
Dosa yang melebihi dosa pelaku berzina adalah dosa orang yang sengaja meninggalkan sholat lima waktu.

Sholat merupakan kewajiban utama umat Islam yang telah jadi pondasi basic agama Allah SWT ini. Meninggalkan kewajiban itu, serupa halnya meruntuhkan tiang agama dan sebabkan Allah SWT jadi murka. Hukuman yang diterima tidak cuma pas di dunia, hukuman untuk orang yang meninggalkan Sholat, diakhirat kelak dapat merasakan kepedihan.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah-rahimahullah mengatakan “kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan Sholat lima pas bersama sengaja merupakan dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar berasal dari dosa berzina, membunuh, merampas harta orang lain, mencuri, dan minum minuman keras. Dalam, Ash Sholat (Hal. 7), orang yang meninggalkannya dapat mendapat hukuman dan kemurkaan Allah SWT dan juga meraih kehinaan di dunia dan akhirat.”

“Rasulullah SAW dulu diperlihatkan, terhadap suatu kaum yang membenturkan kepada mereka terhadap batu, tiap-tiap kali dibenturkan kepala kaum itu pecah, kemudian lagi kepada kondisi mula-mula dan mereka tidak tetap berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapa ini wahai Jibril?” Jibril menjawab: “mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”(Riwayat Tabrani).

Dalam riwayat lain terhitung dijelaskan bagaimana kejamnya siksaan bagi mereka yang meninggalkan sholat. Ibnu Abbas r.a. berkata “jika langit telah terbuka, maka malaikat dapat singgah bersama membawa rantai sepanjang 7 hasta.

Rantai ini dapat digantungkan kepada orang yang tidak laksanakan sholat. Kemudian dimasukkan di dalam mulutnya dan dapat nampak berasal dari duburnya. Kemudian malaikat mengumumkan,” ini adalah balasan orang yang menyepelekan perintah Allah SWT” (Ibnu Abbas r.a).

Nisbah dosa yang dapat diterima oleh orang yang meninggalkan sholat adalah antara lain adalah sebagai berikut;

Jika satu kali meninggalkan sholat subuh, hukuman yang dapat diterima adalah masuk neraka 30 tahun, tetapi satu hari di neraka serupa bersama 60.000 th. di dunia. Dengan kata lain satu kali tidak laksanakan sholat subuh, maka dapat mendekam 60 ribu th. dineraka.
Meninggalkan satu laki sholat zhuhur, serupa bersama dosa membunuh 1000 umat Islam.
Dosa satu kali meninggalkan Sholat Ashar serupa bersama dosa meruntuhkan Ka’bah.
Dosa satu kali meninggalkan Sholat Maghrib serupa bersama dosa berzina bersama ibunya (jika kaki-laki) ataupun berzina bersama ayahnya (jika perempuan).
Satu kali meninggalkan Sholat Isya, tidak dapat di ridhoi oleh Allah untuk tinggal di Bumi dan dapat didesak mencari bumi atau area hidup yang lain.

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

Baca Juga :