Mengenal Tentang Contoh Kritik Seni Lukis

Mengenal Tentang Contoh Kritik Seni Lukis

Mengenal Tentang Contoh Kritik Seni Lukis
Mengenal Tentang Contoh Kritik Seni Lukis

1. Deskripsi Karya

Karya lukis oleh Gunarso yang berjudul “Ironi dalam Sarang” masih divisualisasikan dengan metaforanya yang khas yaitu bulu-bulu walaupun tidak sebagai figure sentralnya. Material subjeknya adalah gambar mengenai semut-semut yang mengerumuni sarang burung dan diatasnya dilapisi lembaran koran, didalamnya terdapat bermacam-macam macam makanan seperti, beras putih, yang diberi alas daun pisang di atasnya terdapat seekor semut, bungkusan kertas seolah dari koran bertuliskan ulah balada tradisi, potongan dari sayuran kol, satu butir telur dan juga makanan yang dibungkus plastik bening, disampingya juga terdapat nasi golong, seperti ingin menggambarkan makanan untuk kenduri. Selain itu di dalam sarang juga terdapat kerupuk dan jajanan tradisional yang juga dibungkus plastik bening, dan entah mengapa diantara sejumlah makanan yang berbau tradisional juga terdapat sebuah apel merah, minuman soda bermerek coca-cola yang tentunya bukan menggambarkan produk dalam negeri. Tumpahan coca-cola menjadi pusat krumunan semut yang datang dari segala penjuru.

Medium lukisan Gunarso adalah cat akrilik yang dikerjakan di atas kanvas berukuran 140 cm x 180 cm dengan kombinasi pensil pada backgroundnya membentuk garis vertikal. Teknik yang digunakan dominan ialah dry brush yaitu teknik sapuan kuas kering. Bentuk atau form dari karya Gunarso ialah realistik dengan gaya surealisme. Proses penciptaannya terlihat penuh persiapan dan cukup matang tercermin dari hasil karyanya yang rapi, rumit, dan tertata. Gunarso sepertinya asyik bermain-main dengan komposisi.bagaimana dia mencoba menyampaikan kegelisahanya dalam bentuk karya dua dimensi yang menyiratkan segala kegelisahan melalui torehan kuas di kanvas dengan pilihan warna- warna yang menjadi karakter dalam karya lukisnya.

2. Analisis

Makna atau isi karya seni selalu disampaikan dengan bahasa karya seni, melalui tanda atau simbol. Ungkapan rupa dan permainan simbol atau tanda tentu tidak datang begitu saja, ada api tentu ada asap. Begitu juga saat kita menganalisis sebuah karya, perlu tahu bagaimana asap itu ada, dengan kata lain, bagaimana kejadian yang melatarbelakangi penciptaan karya. Pada dasarnya tahapan ini ialah menguraikan kualitas unsur pendukung ‘subject matter’ yang sudah dihimpun dalam deskripsi.

Representasi vsual ditampilkan dengan bentuk realis yang terencana, tertata dan rapi, sesuai dengan konsep realis yang menyerupai bentuk asli suatu objek.Permainan garis pada background dengan kesan tegak, kuat berbanding terbalik dengan bulu-bulu yang entah disadarinya atau tidak. Penggunaan gelap terang warna juga sudah bisa memvisualisasikan gambar sesuai nyata, tetapi Gunarso tidak memainkan tekstur disana. Kontras warna background dengan tumpahan coca-cola yang justru jadi pusat problem justru tidak begitu terlihat jelas agak mengabur, begitu juga dengan kerumunan semut-semut sedikit terlihat mengganggu, tetapi secara keseluruhan komposisi karya Gunarso terlihat mampu sejenak menghibur mata atau pikiran kita untuk berfikir mengenai permasalahan negri ini.

3. Intepretasi

Setiap karya seni pasti mengandung makna, membawa pesan yang ingin disampaikan dan kita membutuhkan intepretasi/ penafsiran untuk memaknainya yang didahului dengan mendeskripsikan. Dalam mendeskripsikan suatu karya seni, pendapat orang membaca karya seni boleh saja sama tetapi dalam menafsir akan berbeda sebab diakibatkan oleh perbedaan sudut pandang atau paradigma.

Gunarso tidak pernah lepas dari hubunganya pada kegelisahan sosial, yang selalu menjadi isu sosial bangsa ini. Dengan bulu-bulunya yang divisualkan dalam lukisan sebagai simbol subjektif, yaitu menyimbolkan sebuah kelembutan, kehalusan, ketenangan, kedamaian atau bahkan kelembutan, kehalusan itu bisa melenakan dan menghanyutkan, sebagai contoh kehidupan yang kita rasakan di alam ini. Inspirasi bulu-bulu itu didapatnya saat dia sering melihat banyak bulu-bulu ayam berserakan.

Dalam karya ini, Gunarso mengibaratkan manusia seperti semut, yang selalu tidak puas dengan apa yang didapat, menggambarkan mengenai seorang atau kelompok dalam posisi lebih (misalnya pejabat) yang terlena oleh iming-iming negara asing, sehingga mereka sampai mengorbankan bahkan menjual “kekayaan” negerinya kepada negara asing demi kepentingan pribadi atau golonganya. Divisualkan dengan semut sebagai gambaran orang atau manusia (subjek pelaku) yang mana ia mengkerubuti tumpahan coca-cola sebagai idiom atau gambaran negeri asing. Gunarso ingin mengatakan mengenai ironi semut yang mengkerubuti makanan, gula, sekarang mengkerubuti sesuatu yang asing baginya, walaupun cukup ganjal sebab semut memang sudah biasa dengan mengekerubuti soft drink coca-cola yang rasanya manis. Mungkin Gunarso mengibaratkan semut tadi sebagai semut Indonesia yang sebelumnya belum mengenal soft drink, sedangkan sarang burung sebagai gambaran rumah tempat kita tinggal (negeri ini), yang ironisnya lagi dalam sarang terdapat makanan gambaran sebuah tradisi yang bercampur dengan produk asing yang nyatanya lebih diminati.

Dalam berkarya gunarso mampu mengemas karyanya hingga mempunyai karakter tersendiri yang mencerminkan bagian dari kegelisahan, latar belakang serta konflik yang disadurkan kepada audiens, bagaimana ia mampu menarik dan memancing audiens untuk berinteraksi secara langsung dan mencoba mengajak berfikir mengenai apa yang dirasakan olehnya mengenai issu yang terjadi di dalam negerinya, kegelisahan mengenai segala sesuatu yang lambat laun berubah.

Perkembangan zaman yang begitu cepat, menuntut kita untuk beradaptasi dan menempatkan diri untuk berada di tengahnya , namun itu semua secara tidak kita sadari baik itu karakter sosial masyarakat, gaya hidup dan lain sebagainya dari barat tentunya, masuk tanpa filter di tengah-tengah kita, seperti contoh, pembangunan gedung dan Mall oleh orang asing di negeri kita ini begitu juga dengan minimarket, café yang berbasis franshise dari luar negri sebenarnya adalah gerbang pintu masuk untuk menjadikan rakyat Indonesia semakin konsumtif dan meninggalkan budayanya sendiri. Hal itu berakibat pada nasib kehidupan makhluk di sekeliling kita atau lingkungan di sekitar kita. Gunarso seolah ingin memberi penyadaran kepada kita, untuk memulai menyelamatkan dan melestarikannya, siapa lagi kalau tidak dimulai dari kita?

4. Penilaian

Penilaian sebuah karya seni bukan berbicara tentang baik atau buruk, salah atau benar melainkan tentang pemaknaan itu meyakinkan atau tidak. Karya seni dapat dinilai dengan bermacam-macam kriteria dan aspek, Barret, menyederhanakan penilaian karya seni ke dalam 4 kategori yaitu realisme, ekspresionisme, formalism, dan instrumentalisme. Untuk karya Gunarso kali ini, penilaian yang akan digunakan ialah paham ekspresionisme, yang besifat subyektif, penialaian keindahan suatu karya seni tidak hanya berdasar objek yang dilukis tetapi juga menyangkut isi dan makna.

Karya seni tidak lahir dari begitu saja, selalu berkaitan, berdasar pengalaman-pengalaman yang pernah dirasakan sebagai sumber inspirasi potensial , yang dimaknai sebagai pengalaman estetik. Hasil karya sebagai representasi dari emosi-emosi modern seperti karya Gunarso, yang ingin merepresentasikan kemelut yang terjadi dalam perkembangan negeri ini, termasuk keresahannya tentang hal itu.

Coca-cola tidak selamanya manis, dan yang manis tidak selamanya dirasakan manis oleh orang yang berbeda. Semut yang pada dasarnya menyukai sesuatu yang bersifat manis sehingga menjadi hal yang sangat wajar apabila semut-semut itu lebih suka mengerumuni tumpahan coca-cola dibandingkan makanan lain yang berada dalam sarang itu meskipun masih ada satu dua semut yang mengerumuni beras dan bungkusan kerupuk.Seperti halnya manusia yang oleh Gunarso dalam karya ini digambarkan seperti semut lebih menyukai hal-hal yang yang menyenangkan dan menguntungkan untuk mereka tanpa mempedulikan akibat negatifnya walaupun itu asing untuk mereka. Akan tetapi tidak semua orang ingin merasakan hal yang sama sebab masih ada orang-orang yang tetap mempertahankan sesuatu yang sejak dulu sudah menjadi miliknya.

Dalam pembuatan karya-karyanya Gunarso seolah tidak ingin meninggalkan bulu-bulu yang menjadi metafornya walaupun dia sudah bereksperiman dengan bermacam-macam media dan tema yang berbeda ,seperti yang dilakukan para seniman-seniman ekspresionis yang menciptakan bentuk-bentuk baru tanpa meninggalkan keunikan dan individualitas mereka. Gunarso melukiskan tumpahan coca-cola sebagai pusat kerumunan semut untuk menghadirkan penekanan emosional. Penempatan coca-cola diantara makanan-makanan dalam negeri juga dibuat untuk membangkitkan emosi yang melihatnya.Kelebihan dari karya Gunarso adalah bahwa karyanya ini mempunyai komposisi warna dan penempatan objek yang enak dilihat mata, dengan warna-warna yang ditampilkannya sangat serasi dengan ide lukisan yang dia angkat.

Tetapi salah satu yang menjadi kekurangan karyanya adalah adanya bulu dalam lukisannya sepertinya sedikit menganggu, alangkah lebih baik jika Gunarso menghilangkan salah satu idiom yang terdapat dalam lukisannya, apakah itu semut-semutnya atau bulu-bulunya. Hal itu dikarenakan dengan keberadaan semut-semut sedikit menghilangkan/menutupi bulu-bulu dalam lukisannya yang menjadi ciri khas dalam setiap lukisan yang dia ciptakan.

 

(Sumber: https://thesrirachacookbook.com/)

Pangdam III/Siliwangi Telusuri Sungai Citarum

Pangdam III/Siliwangi Telusuri Sungai Citarum

Pangdam III Siliwangi Telusuri Sungai Citarum
Pangdam III Siliwangi Telusuri Sungai Citarum

BANDUNG-Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan

, dengan menggunakan perahu Katamaran melakukan peninjauan langsung Sungai Citarum di Sektor 6 Posko Satgas Citarum Harum di Desa Dayeuhkolot Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (18/09).

Menurut Harto, progres kegiatan Citarum yang saat ini berlangsung sudah berjalan dalam waktu 6 bulan, dari pagi siang dan malam prajurit–prajurit Maung Siliwangi bersama dengan masyarakat bahu membahu mereka melaksanakan revitalisasi kembalinya sungai Citarum

“Kita lihat perubahan dinamika kehidupan di sepanjang

Sungai Citarum sudah mengalami perubahan, kalau kita lihat di latar belakang ini masyarakat sudah mulai banyak beraktivitas diantaranya memancing atau mencari ikan. Mindset yang kita tanamkan untuk menjadikan Sungai sebagai serambi depan rumah kita ini sudah berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Harto, kesadaran masyarakat sekitar bantaran sungai sudah cukup baik, ini terlihat dari sekitar 500 unit rumah yang berada di bantaran sungai mereka bongkar dengan kesadaran tanpa ada paksaan dan sekarang sepanjang bantaran menjadi terbuka, dan digunakan sebagai tempat bermain, tempat olah raga dan sarana hiburan masyarakat.

“Setelah dibongkar, kita lihat dinding sepanjang ini sedang kita percantik

menjadi lukisan mural yang indah nantinya ikut mendampingi dari keindahan sepanjang sungai Citarum,” ucapnya.

Harto berharap, sesuai Keppres 15 tentang Citarum yang berlaku 7 tahun, pihaknya berharap dalam 2 tahun ke depan sungai Citarum lebih baik, karenanya dirinya mengajak masyarakat kompak, semangat, serta meminta kesadaran para pelaku industri untuk  bisa mengendalikan limbahnya.

“Berbagai upaya terus dilakukan agar  sungai Citarum lebih baik, salah satunya secara paksa kita lakukan pengecoran saluran-saluran pembuangan limbah pabrik jika terbukti mereka membuang limbah tanpa melalui proses IPAL dengan baik,” tegasnya.

 

Baca Juga :

 

 

 

Perluas Pasar Perkeretaapian di 47 Negara, Menteri Rini Sertai Penandatanganan Kerjasama Len dengan 5 Perusahaan Eropa

Perluas Pasar Perkeretaapian di 47 Negara, Menteri Rini Sertai Penandatanganan Kerjasama Len dengan 5 Perusahaan Eropa

Perluas Pasar Perkeretaapian di 47 Negara, Menteri Rini Sertai Penandatanganan Kerjasama Len dengan 5 Perusahaan Eropa
Perluas Pasar Perkeretaapian di 47 Negara, Menteri Rini Sertai Penandatanganan Kerjasama Len dengan 5 Perusahaan Eropa

BANDUNG – Menteri BUMN RI Rini Soemarno dalam lawatannya ke Eropa menghadiri acara penandatanganan kerjasama strategis di bidang perkeretaapian antara PT Len Industri (Persero) dengan perusahaan asal Kroasia, Altpro di Innotrans 2018, Berlin, Jerman (20/09). Kolaborasi Len-Altpro memiliki tujuan untuk memperluas pasar kedua pihak di 47 negara. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin dan CEO Altpro, Zvonimir Viduka.

“Kerjasama strategis ini merupakan langkah perusahaan untuk

memperluas pasar internasional di bidang perkeretaapian. Ada 7 penandatanganan kerjasama di Innotrans 2018 oleh Len Industri, dua diantaranya kemarin sudah. Saat ini kami sedang meyelesaikan proyek pekerjaan modifikasi persinyalan di Bangladesh. Beberapa tahun sebelumnya juga pernah kami kerjakan di Malaysia dan Singapura,” ujar Zaki melalui siaran pers Len, Jumat (21/09/2018).

Kolaborasi Len-Altpro sudah berjalan sejak tahun 2010 untuk pasar dalam negeri, dan sekarang akan diperluas ke level internasional. Selain 2 kerjasama yang sudah ditandatangani kemarin dengan Thales Perancis dan HIMA Jerman, Len Industri juga menjadwalkan penandatangan dengan empat perusahaan lainnya.

Yaitu kerjasama dengan VRS dari Belanda di bidang elektrik Point Machine

dan Level Crossing serta spare part lainnya. Selanjutnya kerjasama dengan Wabtec dari Amerika di bidang Sistem Freight Solution di Indonesia, Teltronic dari Spanyol di bidang telekomunikasi untuk segmen pasar kereta cepat. Dan terakhir kerjasama dengan Schnoor dari Jerman untuk Tetra Radio Onboard yang telah digunakan di LRT Jakarta.

Len Industri bersama INKA, Waskita Karya dan KAI hadir tergabung dalam IRDC

atau Indonesia Railway Development Company di Innotrans 2018,. IRDC menawarkan total solution untuk proyek pembangunan perkeretaapian dari EPC hingga pendanaan proyek, baik untuk jalur utama (mainline) maupun urban transport. IRDC juga akan meberikan inovasi dan teknologi melalaui kerjasama yang erat dengan para pelanggan.

Dalam Innotrans 2018, Len Industri mengusung tema “Providing Total Solution for Railway Projects” dengan dua misi penting. Pertama, yaitu sebagai Regional Total Railway System Integrator yang memiliki keunggulan kompetitif dalam engineering dan produk yang telah terbukti. Kedua, Len Industri sebagai mitra strategis untuk menyediakan solusi sistem perkeretaapian di pasar regional. (Jo)

 

Sumber :

http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/anatomi-kulit-dan-rambut/

Hadapi Persaingan Global, Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT 2018

Hadapi Persaingan Global, Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT 2018

Hadapi Persaingan Global, Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT 2018
Hadapi Persaingan Global, Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT 2018

BANDUNG – Dalam rangka menyiapkan generasi muda Indonesia  menghadapi persaingan global, Telkomsel kembali menggelar IndonesiaNEXT 2018 dengan tema “Yes, Im The Next” ini akan digelar di 8 kota besar  yakni di kota Bogor, Padang, Lampung, Bandung, Makassar, Pontianak, Semarang dan Malang.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan Tachrir mengatakan pada tahun ketiga penyelenggarannya, program yang menyasar peningkatan keahlian mahasiswa di bidang profesional ini menghadirkan berbagai seminar dan talkshow inspiratif, program sertifikasi, pelatihan communication skill dan digital marketing, sebelum akhirnya diadakan bootcamp sebagai tahapan akhir untuk memilih peserta terbaik IndonesiaNEXT 2018.

Penyelengaraan Indonesia NEXT di UNPAD Bandung

juga menghadirkan Talkshow bersama tokoh Inspiratif, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dan Menteri Komunikasi dan Informasi RI Rudiantara dalam Talkshow Digital Innovation Summit 2018.

Menurutnya, sebagai perusahaan yang turut bertanggung jawab dalam memajukan generasi muda Indonesia, kami berupaya untuk mendukung pengembangan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa dalam rangka meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

“Melalui IndonesiaNEXT, kami berharap generasi muda kita semakin cakap dan kompeten untuk bersaing secara global,”katanya kepada wartawan di Kampus Unpad Bandung, Sabtu (22/9/2018)

Irfan menjelaskan tahun ini IndonesiaNEXT digelar di lebih banyak

perguruan tinggi di Indonesia, sehingga makin banyak mahasiswa yang dapat berpartisipasi dan mendapatkan kesempatan untuk menajamkan kompetensinya.

Pada tahap awal IndonesiaNEXT 2018 melibatkan 500 peserta yang merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan dan jenjang pendidikan perguruan tinggi akan berpartisipasi dalam seminar inspiratif dan pelatihan digital marketing.

Sedangkan, seminar inspiratif yang menghadirkan para pembicara

dari praktisi bisnis yang telah sukses di bidangnya ini diharapkan akan memberikan gambaran tentang persaingan di industri, serta wawasan tentang peningkatan mutu dan kompetensi sumber daya manusia agar dapat berkompetisi dengan tenaga kerja berkelas dalam skala global. (Jo)

 

Sumber :

http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/nama-latin-dan-manfaat-tumbuhan-paku/

 

Galaxy Watch Active Masuk Indonesia

Galaxy Watch Active Masuk Indonesia

Galaxy Watch Active Masuk Indonesia
Galaxy Watch Active Masuk Indonesia

Setelah meluncurkan Galaxy Watch Active secara global

dalam acara Samsung Unpacked pada 20 februari 2019 di San Fransisko. Samsung akhirnya akan memboyong jam tangan pintar tersebut ke Tanah Air. Meskipun demikian, Samsung Indonesia belum mengumumkan secara resmi tanggal peluncurannya.

 

Kabarnya perangkat akan hadir sekira akhir Maret atau awal April 2019.

Harganya pun belum diumumkan secara resmi, mungkin tidak jauh dengan pendahulunya Samsung Gear Spor Menariknya, Okezone berkesempatan untuk menjajal Galaxy Watch Active terlebih dahulu.Adapun varian yang Okezone coba yakni Galaxy Active berwarna abu-abu. Didalam perangkat terdapat beberapa fitur untuk menunjang kegiatan olahraga, pengingat waktu, tracking berjalan, dan denyut jantung.

 

Galaxy Watch Active

Adapun untuk pengalaman lebih luas, perangkat mampu diintergrasikan keperangkat seluler atau smartphone. Hal ini juga untuk memastikan jam pintar mampu mendapatkan notifikasi panggilan dan beberapa lainnya.

 

Jika dengan smartphone S10 atau perangkat Samsung lainnya

jam tangan akan terhubung dengan mudah. Namun, jangan khawatir perangkat ini juga kompatibel dengan smartphone lainnya. Okezone pun mencoba menjalankan perangkat ke smartphone Android non Samsung.

Sumber : https://ngelag.com/

Pengantar Telematika

Pengantar Telematika

Pengantar Telematika
Pengantar Telematika

 Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang perkembangan teknologi informasi dalam penyebarluasan informasi!

Jawab:

Menurut saya, perkembangan teknologi informasi di masa kini sudah sangat pesat. Hampir di setiap bidang salah satunya di bidang kesehatan sudah sangat merasakan dampak baik dari perkembangan teknologi informasi dan penyebarluasan informasi, seperti pembuatan komponen pelat implan berbasis stainless steel sebagai bone substitute (pengganti tulang). Ini sudah sangat menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi dan penyebarluasan informasi sangatlah berperan penting dalam kemajuan dan peningkatan kualitas.

 

Bagaimana peranan telematika dalam bidang pendidikan? Berikan contohnya!

Jawab:

Peranan telematika dalam bidang pendidikan tidak kalah pentingnya dengan peran telematika di bidang kesehatan, pertanian dan pemerintahan. Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Contohnya: Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. Contoh lainnya adalah berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning).

 

Apa manfaat dan dampak negatif dari perkembangan telematika? Jelaskan!

Jawab:

Manfaat perkembangan telematika di bidang pendidikan:

  • Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
  • Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
  • Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
  • Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.

Dampak negatif diantaranya:

  • Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
  • Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
  • Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention). Menurut pendapat para pakar informasi, dampak negative dari berbagai fasilitas komunikasi, termasuk internet, sama sekali tidak dapat dipandang sebelah mata, karena dampak negatif tersebut sangat mempengaruhi aktivitas penggunanya. Berikut ini contoh kejahatan maupun tindakan amoral yang paling banyak ditemui sebagai dampak negatif TIK, diantaranya: Pornografi, Tayangan berupa kekejaman dan kesadisan, Penipuan, Carding, Perjudian dan Ketergantungan.
  1. Bagaimana cara mengatasi dampak negatif dari perkembangan telematika tersebut?

Jawab:

  • Menegakkan fungsi hukum yang berlaku, misalnya pembentukan chiber task yang bertugas untuk menentukan standar operasi pengendalian dalam penerapan teknologi informasi di instansi pemerintah. Hal ini meliputi keamanan teknologi, system rekap data, serta fungsi pusat penanganan bencana.
  • Menghindari penggunaan telepon seluler berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi pemakaian ponsel.
  • Televisi:
  • Mewaspadai muatan pornografi, kekerasan, dan tayangan mistis.
  • Memperhatikan batasan umur penonton pada film yang tengah ditayangkan.
  • Menghindari penempatan TV pribadi di dalam kamar.
  • Komputer dan internet:
  • Mewaspadai muatan pornografi digital (online maupun offline).
  • Mewaspadai kekerasan pada game.
  • Cek history browser pada computer anak untuk melihat apa saja yang sudah

 dilihatnya.

  • Menggunakan program filtering dan Parental Control.
  • Meletakkan computer pada tempat yang dapat diawasi, hindari penempatan

 computer di dalam kamar.

  • Jika terpaksa meletakkan computer dalam kamar anak, jangan melengkapinya dengan fasilitas internet.
  • Perbanyak buku yang bersifat edukatif di rumah.
  • Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Persoalan di Bumi Ada Dua Dimensi

Persoalan di Bumi Ada Dua Dimensi

 

Persoalan di Bumi Ada Dua Dimensi

Intinya semua persoalan di muka bumi ini bermuara pada dua dimensi

Yaitu dimensi yang pertama dalam hubungannya antara manusia dengan Sang Khalik dan yang kedua adalah dimensi dalam hubungan antar sesama manusia.

Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan hal itu saat dirinya bersama keluarga dan ribuan umat muslim lainnya melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Mi’Raj, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (01/09/2017).

Persoalan di Kota Bogor

Menurutnya, persoalan di Kota Bogor dan kota-kota lainnya ada pada kedua dimensi tersebut. Ketika pada dimensi yang pertama masih banyak manusia yang tidak takut kepada Allah SWT. Sedangkan pada dimensi yang kedua masih banyak yang tidak sayang pada sesama.

“Oleh karena itu, momentum Idul Adha ini Insya Allah akan memperbaiki kita di kehidupan yang mendatang. Jangan terlalu terlena untuk mengejar kehidupan di dunia, karena yang abadi ke akhirat nanti,” tutur wali kota.

Kota Bogor

Persoalan di Kota Bogor pun sama, kata Bima, karena masih banyak yang hanya memikirkan duniawi dan lupa bahwa itu hanyalah sementara. “Mudah-mudahan kita luruskan niat kita untuk memperbaikinya agar kami terus diingatkan bahwa yang abadi hanyalah di akhirat nanti,” imbuhnya.

 

Artikel terkait ;

Sekda Berqurban di Sindangrasa

Sekda Berqurban di Sindangrasa

Sekda Berqurban di Sindangrasa

Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur

Senyum, tawa dan raut kebahagiaan nampak jelas tergurat di wajah-wajah warga RT 01/09, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Pasalnya, Idul Adha tahun ini kampung mereka terpilih menjadi tempat berqurban seekor sapi dari Wali Kota Bogor Bima Arya dan seekor sapi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

Semenjak Kamis (31/08/2017) kemarin

Sapi Limosin milik Wali Kota sudah berada di halaman Masjid Al-Baroqah, sementara Sapi Kupang milik Sekda baru tiba malam pukul 00.00 WIB. Tak ayal, keberadaan dua sapi yang jarang dilihat warga menjadi tontonan menarik terutama bagi anak-anak kecil.

Seusai sholat Idul Adha di Masjid Raya Bogor

Jumat (01/09/2017) Bima beserta istrinya Yane Ardian dan Kedua anaknya Kinaura (Kin) dan (Ken) Kenatra langsung menuju ke lokasi. Sebelum dilakukannya pemotongan, terlebih dahulu dilakukan serah terima sapi dari Wali Kota kepada warga.

Kemudian, sapi dibawa menuju area pemotongan yang berada di sebuah kebun

Disana, Bima lengkap dengan kopeah, sorban, dan baju koko putihnya mengelus kepala sapi sembari memanjatkan doa. Selepas pembacaan doa, Bima beserta istri yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK mendampingi sapi seberat 450 Kg itu untuk dipotong yang turut disaksikan warga sekitar. 

Usai pemotongan sapi, Bima mengajak warga bercucurak bersama dengan menikmati hidangan opor ayam dan ketupat di rumah ketua RT. Sembari makan, Bima, Yane, Kin dan Ken berbaur bersama dengan warga.

Camat Bogor Timur Adi Novan mengatakan

Pemilihan lokasi Qurban atas inisiatif dari Wali Kota dan Ibu Wali Kota. Pasalnya, di wilayah itu termasuk dalam wilayah yang minim dengan hewan Qurban. Seringnya, setiap tahun hanya ada satu atau dua kambing saja. Sehingga banyak warga yang tidak kebagian daging Qurban. “Alhamdulillah dengan ada dua sapi ini semua keluarga di RW 09 bisa kebagian dan kalau nanti berlebih akan dibagi ke RW lain,” ujarnya. 

Ia menuturkan, terkait daerah yang minim hewan Qurban ia sudah mengintruksikan kepada aparat wilayah untuk mendata Masjid mana yang kelebihan hewan Qurban dan Masjid mana yang kekurangan hewan Qurban. Lewat pendatang tersebut, diharapkan Masjid yang mempunyai banyak hewan Qurban dapat memberikan kelebihannya ke Masjid yang minin. Sebaliknya pengurus Masjid yang minim hewan Qurban dapat membantu tenaga ke Masjid yang surplus. “Qurban ini kan terkait ibadah bagi yang mampu jadi di beberapa wilayah pasti ada yang sangat minim qurban tapi ada juga yang berlebih,” pungkasnya.

Sumber : https://dogetek.co/

Paparkan Kegiatan Masa Sidang

Paparkan Kegiatan Masa Sidang

 

Paparkan Kegiatan Masa Sidang

DPRD Kota Bogor Nomor 172-12 Tahun 2016

Kegiatan yang dilaksanakan pada masa sidang kedua tahun 2017 atas keputusan pimpinan DPRD Kota Bogor Nomor 172-12 Tahun 2016 tentang rencana kerja DPRD Kota Bogor tahun 2017.

Pimpinan DPRD

Pimpinan DPRD sebagai salah satu alat kelengkapan DPRD telah memimpin rapat-rapat diantaranya rapat paripurna DPRD sebanyak sepuluh kali. Selain itu, pimpinan DPRD juga telah melaksanakan kegiatan rapat Badan Musyawarah (Bamus) sebanyak 17 kali, kegiatan rapat Badan Anggaran (Banggar) 14 kali, rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus) sebanyak lima kali.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor

Selain itu, seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian Ali Agam saat menyampaikan laporannya pada rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (31/08/2017), pimpinan DPRD juga telah melaksanakan sembilan kegiatan lainnya. Diantaranya adalah koordinasi dan kosultasi, melakukan kunjungan kerja untuk mendapatkan referensi terhadap penyelenggaraan kelembagaan DPRD, juga melaksanakan rapat internal serta menerima audiensi.

DPRD Nomor 23 Tahun 2017

“Bidang legislasi sesuai dengan program legislasi DPRD Nomor 23 Tahun 2017 yang tertuang dalam keputusan DPRD Kota Bogor Nomor 188.342-37 Tahun 2016, bahwa pada tahun 2017 ini akan dibahas 23 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Adapun masa sidang kedua tahun 2017 ini ada delapan Raperda yang sedang dibahas oleh Pansus. Diantaranya yaitu urusan pemerintahan, perlindungan lahan pertanian dan pangan berkelanjutan, perubahan atas Perda Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2),” papar Sopian.

Rapat paripurna yang turut dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman dan Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat serta para asisten dan kepala dinas termasuk para camat dan lurah itu juga pimpinan BUMD itu dengan sejumlah agenda yang meliputi penetapan Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016, pendapat akhir Wali Kota Bogor terhadap Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016, penetapan rencana kerja DPRD Kota Bogor 2018, penyampaian laporan kinerja pimpinan DPRD Kota Bogor masa sidang II tahun sidang 2017, dan penutupan masa sidang II tahun sidang 2017

 

Sumber : https://symbiantweet.com/

Ahmadinejad Sebut Kapitalisme Segera Berakhir

Ahmadinejad Sebut Kapitalisme Segera Berakhir

Ahmadinejad Sebut Kapitalisme Segera Berakhir
Ahmadinejad Sebut Kapitalisme Segera Berakhir

 

Menurut Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad,

kapitalisme tengah berada di ambang kematian dan inilah saatnya untuk sistem ekonomi baru.

“Orde diskriminatif kapitalisme dan pendekatan hegemoni tengah menghadapi kekalahan dan kian mendekati akhir,” kata Ahmadinejad dalam pidatonya di sesi sidang Majelis Umum PBB di markas besar PBB di New York seperti dilansir Reuters, Rabu (22/9/2010).

 

“Struktur pemerintahan yang tidak demokratis

dan tidak adil dari badan-badan pengambil keputusan di bidang ekonomi dan politik internasional merupakan alasan di balik sebagian besar penderitaan yang dihadapi manusia saat ini,” tutur pemimpin republik Islam itu saat berpidato di KTT Millennium Development Goals.

 

Pidato Ahmadinejad di markas besar PBB

tahun-tahun sebelumnya selalu menarik pengunjung sidang yang ramai. Namun pidatonya kali ini disampaikan di ruang sidang yang nyaris kosong.

Tidak jelas apakah hal itu disebabkan karena dia merupakan salah satu pembicara di sesi pagi yang dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat atau karena hal lain.

Ahmadinejad akan kembali berpidato di depan Majelis Umum PBB pada Kamis, 24 September waktu setempat saat Debat Umum tahunan.

Tahun sebelumnya, Ahmadinejad menggunakan Debat Umum tersebut sebagai forum untuk membela program nuklir Iran dan menyerang rival-rivalnya: Israel dan AS. Tahun-tahun sebelumnya, sesi tersebut diwarnai aksi walkout oleh para pejabat AS dan beberapa negara Eropa.

Baca Juga :