Sebelum Ospek, Pastikan Kamu Sudah Persiapkan 8 Hal Ini

Sebelum Ospek, Pastikan Kamu Sudah Persiapkan 8 Hal Ini

Setiap perguruan tinggi, apa-pun jenjangnya, dapat menyelenggarakan kegiatan orientasi sebelum memulai kegiatan studi mengajar. Biar kalian mengenal teman-teman dan sistem pembelajaran yang diterapkan di kampus.

Sebelum Ospek, Pastikan Kamu Sudah Persiapkan 8 Hal Ini

Meski terdengar remeh, kegiatan orientasi tak bisa anda sepelekan. Kegiatan selanjutnya dapat berjalan bersama jadwal yang padat dan berhari-hari. Untuk itulah, anda kudu menyiapkan delapan hal ini supaya tidak mulai gegar pada budaya orientasi di kampus.

1. Jadwal kegiatan orientasi berjalan padat
Ini bener lho. Biasanya, mahasiswa baru diwajibkan datang pagi-pagi sekali dan baru pulang di atas jam enam sore. In between, banyak sekali pengarahan yang dapat disampaikan oleh para dosen dan senior mahasiswa di sana.

2. Persiapkan pula untuk melacak perintilan untuk kegiatan orientasi
Umumnya, waktu hari pertama orientasi, mahasiswa baru dapat diberi wejangan tugas kelompok maupun pribadi. Tujuannya sih biar terlihat kompak dan disiplin.

Biasanya, ada perintah untuk bikin nama dada baik berukuran kecil maupun besar, menyampul buku tulis bersama sampul batik, atau perintah lainnya. Dan, itu kudu disempurnakan pada hari ke-2 orientasi. Wow banget kan? Siap-siap deh.

3. Siapkan dresscode
Selain perintilan berwujud barang, mahasiswa baru terhitung diminta mengenakan dresscode tertentu. Gak aneh-aneh kok. Umumnya, seragam putih hitam atau batik.

Di kampusmu gitu terhitung gak?

4. Jangan lupa bawa alat-alat tulis
Dilan 1990 memang cakep dan cerdas, namun kebiasaannya mempunyai buku tulis di saku celana jangan ditiru. Bawalah tas selanjutnya masukkan peralatan tulismu di situ. Catat hal-hal mutlak yang dipaparkan para dosen dan mahasiswa senior.

5. Jangan bangun telat
Masa orientasi adalah periode pengenalan kehidupan akademik bagi mahasiswa baru. Lingkupnya terhitung studi disiplin waktu masuk kelas. Biasakan untuk disiplin bangun pagi. Biasanya nih, jika di dalam satu kelompok ada yang telat, semuanya bisa kena hukuman.

Kamu gak mau kan kelompokmu kena hukuman karena kekeliruan yang memang bisa anda hindari?

6. Persiapkan mental
Perpeloncoan barangkali gak ada di dalam orientasi zaman now namun ada kelompok mahasiswa senior yang meyakinkan mahasiswa baru disiplin di dalam mengikuti rangkaian kegiatan orientasi. Mereka dapat bersuara sedikit lantang dikala ada mahasiswa baru yang melanggar peraturan.

Pastikan mentalmu tidak jatuh. Semangat!

7. Masa orientasi penuh bersama pengalaman menarik
Kuncinya, jangan tegang. Santai saja, mengikuti saja rangkaian kegiatannya bersama baik. Kamu bisa bersama ringan menggaet teman-teman baru yang dapat mengisi hari-harimu ke depan.

8. Pikirkan untuk bergabung bersama unit kegiatan mahasiswa
Unit kegiatan mahasiswa sejenis kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menengah atas. Para mahasiswa senior bagian unit kegiatan dapat unjuk kebolehan kebolehan mereka waktu masa orientasi. Inilah saatnya anda memutuskan bergabung bersama unit kegiatan mahasiswa.

Jangan jadi mahasiswa pasif, tempa dirimu bersama sebanyak barangkali hal positif selama nanti berkuliah. Cheers!

Guru Ideal yang Diharapkan Dalam Dunia Pendidikan

Dalam dunia pendidikan memang sangat penting hadirnya seorang guru. Karena tanpa hadirnya seorang guru baik sebagai tenaga pendidik, pengajar dan mediasi antara siswa dan ilmu tentu saja pendidikan tak akan bisa berjalan dengan maksimal. Ini yang kemudian menjadi indikasi bahwa tak boleh ada yang meremehkan seorang guru mengingat seorang guru sangatlah penting dalam dunia pendidikan.

Guru Ideal yang Diharapkan Dalam Dunia Pendidikan
Guru Ideal yang Diharapkan Dalam Dunia Pendidikan

Tentu saja kalau kita sedang berbicara tentang hadirnya seorang guru dalam dunia pendidikan, kemudian kita jadi berpikir seperti apa lantas guru ideal yang diharapkan dalam dunia pendidikan? Ya, guru yang ideal sangat diharapkan mengingat di zaman yang serba strata sosial ini tak banyak guru yang loyal, profesional dan juga mengedepankan hakikat kode etik keguruan dalam menjalankan profesinya. Mereka yang bisa berlaku loyal, profesional dan mengedepankan kode etik profesi tentu harus diacungi jempol dan mendapatkan sebuah penghargaan sebagai guru tanpa tanda jasa. Lantas seperti apa sebenarnya guru ideal yang diharapkan Indonesia dalam dunia pendidikan?

Guru Ideal Dalam Dunia Pendidikan 

Guru yang dapat menjalin hubungan baik dengan murid

Guru ideal yang menjadi seorang guru yang sangat diinginkan oleh para siswa adalah guru yang dapat menjalin hubungan baik dengan murid – muridnya. Guru yang dapat menjalin hubungan baik dengan murid – muridnya tentu akan mengerti dan paham bahwa metode pengajaran yang mendekati murid akan sangat baik. Dan guru seperti ini akan lebih mudah dalam memberikan pengajaran kepada murid – muridnya.

Guru yang mampu menjalin komunikasi dengan baik

Ciri lain dari guru ideal ialah guru yang dapat menjalin komunikasi dengan sangat baik kepada anak didiknya. Guru yang harus dapat menjalin komunikasi dengan baik ini tentu menjadi seorang guru yang akan dapat mengantarkan perkembangan muridnya dengan sangat maksimal. Guru ideal juga merupakan seorang guru yang harus selalu memantau perkembangan murid supaya dapat lebih tahu soal kelebihan dan kekurangan siswa dengan baik sehingga soal proses pengajaran juga akan berjalan dengan jauh lebih baik.

Guru yang tahu kebutuhan peserta didik

Guru ideal merupakan seorang guru yang harus tahu tentang kebutuhan para peserta didik sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Guru juga harus dapat bersahabat dengan murid dan sekaligus menjadi teman belajar bagi murid – muridnya. Dengan begini guru akan tahu kesulitan peserta didik dalam proses belajar mengajar yang diberlakukan dan juga dapat bersama – sama membantu peserta didik mencari solusi yang tepat mengatasi semua kesulitan yang dialaminya.

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang Fungsi Pendidikan Dan Hubungannya Dengan Status Sosial. Semoga menjadi sebuah informasi yang menginspirasi Anda. Sumber : sekolahbahasainggris.com/

 

Sejarah Pendidikan Di Indonesia

Apa saja tingkatan pendidikan yang berhasil kita raih di negeri sendiri tentu saja kita menjadi salah satu orang yang sangat beruntung karena tahu dan paham seperti apa rasanya mengenyam pendidikan. Entah yang masih lulusan SMP, SMA atau bahkan yang beruntung karena telah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi. Semuanya tentu harus disyukuri dan diamalkan apa saja ilmu – ilmu yang pernah kita dapatkan di bangku pendidikan.

Sejarah Pendidikan Di Indonesia
Sejarah Pendidikan Di Indonesia

Hanya saja tentu tidak adil bagi kita jika kita sudah mengenyam pendidikan dan melaksanakan seperti apa kenyamanan dan kesenangan dunia pendidikan yang berhasil kita capai sementara seperti apa perjuangan panjang pendidikan di Indonesia tidak kita ketahui. Karena itu mari kita tengok sejarah pendidikan di Indonesia. Cek informasinya di bawah ini ya J

Sejarah Pendidikan Di Indonesia

Sejarah pendidikan yang dilakukan di Indonesia sebenarnya diawali dengan perjuangan yang begitu berat, pelik dan panjang. Hal ini juga tentu dipengaruhi atas berbagai macam aspek baik aspek agama atau juga aspek budaya serta berbagai macam aspek politik yang ada sehingga nantinya karakter yang dibentuk dalam sistem pendidikan tersebut tak akan lepas dari aspek – aspek yang terselenggara.

Tentang rancangan konstitusi yang dibuat bahkan di tahun 1950 sendiri juga turut menyatakan tentang tujuan yang dilakukan pemerintah dalam pendidikan yang dilakukan. Pada waktu itu dinyatakan bahwa kewajiban pendidikan masyarakat Indonesia setidaknya selama 6 tahun akan tetapi nyatanya pendidikan yang dicanangkan baru dicapai di ujung tahun 1980an.

Pada tahun sekitar 1973 kemudian Presiden Soeharto memberikan untuk menambah fasilitas sekolah dasar dan berlangsung pembenahan fasilitas ini sampai kurun waktu tahun 1980 yang dilakukan sekitar 40000 unit. Pendidikan sekolah dasar yang memang sudah diwajibkan ini dapat dipilih sesuai selera baik mau sekolah swasta atau sekolah negeri. Indonesia juga sebagai sebuah negara dengan penduduk muslim terbesar kedua yang ada di dunia juga turut memberikan pernyataan bahwa warga yang pergi untuk sekolah agama sekitar 15% dari total yang ada.

Sistem pendidikan yang berlaku di tahun 1990 silam juga punya tujuan agar nantinya siswa yang dididik akan memiliki ideologi bernegara yang akan dapat menjalankan suatu birokrasi serta punya prinsip dalam proses tercapainya kehidupan bernegara yang modern dan telah memiliki budi pekerti yang baik. Setelah proses pendidikan selama 6 tahun selesai ditempuh, nantinya siswa juga dapat melanjutkan ke jenjang SMA. Setelah selesai pendidikan SMA atau SMK nantinya siswa bebas memilih untuk bekerja atau melanjutkan ke tingkat studi yang lebih tinggi seperti pada program sarjana atau pada program pasca sarjana.

Demikian kiranya sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang Sejarah Pendidikan Di Indonesia. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan menjadikan kita semakin sadar bahwa pendidikan itu sangat penting dan pantas diperjuangkan. sumber : dosenpendidikan.com