Pentingnya Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami semenjak Dini

Pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah pun menuntut guna memaksimalkan kemampuan dan keterampilan kognitif. Dengan pemahaman laksana itu, sebetulnya ada hal beda dari anak yang tak kalah urgen yang tanpa anda sadari sudah terabaikan.Yaitu menyerahkan pendidikan karakterb pada anak didik. Pendidikan karakter penting dengan kata lain sebagai penyeimbang kemampuan kognitif. Beberapa fakta yang tidak jarang kita jumpai bersama, seorang pengusaha kaya raya malah tidak dermawan, seorang politikus justeru tidak peduli pada tetangganya yang kelaparan, atau seorang guru malah tidak prihatin menyaksikan anak-anak jalanan yang tidak mendapatkan peluang belajar di sekolah. Itu ialah bukti tidak adanya ekuilibrium antara edukasi kognitif dan edukasi karakter.

Ada suatu kata arif mengatakan “ ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu ialah lumpuh”. Sama juga dengan kata lain bahwa edukasi kognitif tanpa edukasi karakter ialah buta. Hasilnya, sebab buta tidak dapat berjalan, berlangsung pun dengan asal nabrak. Kalaupun berlangsung dengan memakai tongkat tetap bakal berjalan dengan lambat. Sebaliknya, pengetahuan karakter tanpa pengetahuan kognitif, maka bakal lumpuh sehingga gampang disetir, dimanfaatkan dan dikendalikan orang lain. Bagi itu, penting dengan kata lain untuk tidak melalaikan pendidikan karakter anak didik.

Pendidikan karakter ialah pendidikan yang menekankan pada pembentukan nilai-nilai karakterpada anak didik. Saya mengutip empat ciri dasar edukasi karakter yang dirumuskan oleh seorang pencetus edukasi karakter dari Jerman yang mempunyai nama FW Foerster:

Pendidikan karakter menekankan masing-masing tindakan berpedoman terhadap nilai normatif. Anak didik memuliakan norma-norma yang terdapat dan berpedoman pada norma tersebut.
Adanya koherensi atau membina rasa percaya diri dan keberanian, dengan demikian anak didik bakal menjadi individu yang teguh pendirian dan tidak gampang terombang-ambing dan tidak fobia resiko masing-masing kali menghadapi kondisi baru.
Adanya otonomi, yakni anak didik menghayati dan melaksanakan aturan dari luar hingga menjadi nilai-nilai untuk pribadinya. Dengan begitu, anak didik dapat mengambil keputusan berdikari tanpa diprovokasi oleh tekanan dari pihak luar.
Keteguhan dan kesetiaan. Keteguhan ialah daya tahan anak didik dalam mewujudkan apa yang di anggap baik. Dan kesetiaan marupakan dasar penghormatan atas komitmen yang dipilih.
Pendidikan karakter penting untuk pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter bakal menjadi basic atau dasar dalam pembentukan karakter berbobot | berbobot | berkualitas bangsa, yang tidak melalaikan nilai-nilai sosial laksana toleransi, kebersamaan, kegotongroyongan, saling menolong dan mengormati dan sebagainya.Pendidikan karakter akan mencetuskan pribadi unggul yang tidak melulu memiliki keterampilan kognitif saja tetapi mempunyai karakter yang dapat mewujudkan kesuksesan. Berdasarkan riset di Harvard University Amerika Serikat, ternyata kesuksesan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh pengetahuan dan keterampilan teknis dan kognisinyan (hard skill) saja, namun lebih oleh keterampilan mengelola diri dan orang beda (soft skill).

Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan melulu ditentukan selama 20 persen hard skill dan sisanya 80 persen oleh soft skill. Dan, kemampuan soft skill ini terbentuk melewati pelaksanaan edukasi karater pada anak didik. Berpijak pada empat ciri dasar edukasi karakter di atas, kita dapat menerapkannya dalam polapendidikan yang diserahkan pada anak didik. Misalanya, menyerahkan pemahaman hingga mendiskusikan mengenai hal yang baik dan buruk, memberikan peluang dan kesempatan untuk mengembangkan dan mengeksplorasi potensi dirinya serta menyerahkan apresiasi atas potensi yang dimilikinya, memuliakan keputusan dan mendukung anak dalam memungut keputusan terhadap dirinya, menanamkan pada anakdidik akan makna keajekan dan bertanggungjawab dan berkomitmen atas pilihannya. Kalau menurut keterangan dari saya, sebetulnya yang terpenting bukan pilihannnya, namun keterampilan memilih anda dan pertanggungjawaban anda terhadap opsi kita tersebut, yaitu dengan teknik berkomitmen pada opsi tersebut.

Pendidikan karakter hendaknya dirumuskan dalam kurikulum, diterapkan cara pendidikan, dan dipraktekkan dalam pembelajaran. Di samping itu, di lingkungan family dan masyarakat sekitar pun usahakan diterapkan pola edukasi karakter. Dengan begitu, generasi-generasi Indonesia nan unggul akan dicetuskan dari sistem edukasi karakter.

ANATOMI PROBLEM KURIKULUM DI PTAI

ANATOMI PROBLEM KURIKULUM DI PTAI

ANATOMI PROBLEM KURIKULUM DI PTAI
ANATOMI PROBLEM KURIKULUM DI PTAI
H. Arief Furqan, MA, PhD.
Pendahuluan
Dari beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas lulusan suatu lembaga pendidikan, barangkali kurikulumlah yang bisa dianggap menjadi prioritas utama untuk diperhatikan. Hal ini tidak lain karena kurikulum merupakan rencana pendidikan yang akan diberikan kepada mahasiswa. Bahkan dalam pengertian lebih luas, keberadaan kurikulum tidak saja terbatas pada materi yang akan diberikan di dalam ruang kuliah, melainkan juga meliputi apa saja yang sengaja diadakan atau ditiadakan untuk dialami mahasiswa di dalam kampus. Oleh karena itu, posisi kurikulum menjadi mata rantai yang urgen dan tidak dapat begitu saja dinafikan dalam konteks peningkatan kualitas perguruan tinggi.
Karena ibarat orang membangun, kurikulum adalah ‘blue print’ (gambar cetak biru) nya. Blue print ini harus jelas bagi semua fihak yang terkait, meliputi; arsitek yang menggambar, pemilik rumah yang akan membiayai proyek pembangunan rumah tersebut, dan pemborong serta para tukang yang akan membangun rumah. Tidak boleh ada perbedaan persepsi di antara fihak-fihak terkait mengenai bagaimana bentuk akhir rumah tersebut berdasarkan blue print itu. Apabila terjadi perbedaan persepsi di antara fihak fihak tersebut, pastilah akan terjadi kesalahfahaman dan kekecewaan, terutama di fihak pemilik rumah yang telah mengeluarkan uang untuk proyek tersebut.

Dari sudut pandang ekonomi, lembaga pendidikan yang memungut biaya (berupa SPP atau lainnya) dapat dianggap sebagai lembaga penjual jasa, yaitu jasa layanan pendidikan. Dalam hal ini, kurikulum itulah yang ditawarkan untuk ‘dijual’ kepada masyarakat. Apabila pengelola lembaga pendidikan tersebut menginginkan agar lembaga pendidikannya diminati masyarakat, maka mereka harus membuat kurikulum yang menarik dan dianggap dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat. Tentu saja, kurikulum bukanlah satu-satunya daya tarik. Karena apalah artinya kurikulum yang baik, par exellence kalau dosennya (tukangnya) kurang mampu mewujudkan kurikulum tersebut dalam lapangan empiric (kenyataan). Begitupula kurikulum akan tidak banyak mempunyai arti (meaningless) kalau sarana pendidikannya (alat pertukangannya) juga kurang memadai. Namun, tanpa kurikulum yang baik dan jelas, dosen dan sarana sebaik apapun tidak akan menghasilkan lulusan yang bagus.

Seperti diuraikan di atas, kurikulum harus disusun dengan baik dan harus jelas bagi semua fihak yang berkepentingan, dalam kasus perguruan tinggi adalah Tri Civitas akademika dan masyarakat. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kurikulum kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia masih tidak demikian. Banyak di antara perguruan tinggi yang kurikulumnya “meniru” perguruan tinggi lain yang sejenis tanpa mengerti landasan filosofis yang ada di balik kurikulum tersebut. Demikian pula halnya dengan IAIN dan STAIN, apalagi PTAIS. Kurikulum nasional mereka dibuat oleh Departemen Agama di Jakarta dan hanya berupa daftar matakuliah. Silabusnya pun dibuat seragam dan berupa deretan topik inti yang kadang-kadang tumpang tindih (over laping) satu sama lain. Celakanya lagi kurikulum dan silabus buatan orang lain ini dianggap sakral (untouchables) dan tak dapat diubah lagi. Padahal sebagai lembaga pendidikan tinggi seharusnya mereka menyadari sifat otonomi keilmuan yang mereka miliki. Kurikulum lokal yang menjadi hak penuh mereka pun diisi dengan matakuliah yang dulu ada dan dalam kurikulum baru sengaja dihilangkan. Akibatnya, kurikulum baru 1997 tidak ada bedanya dengan kurikulum 1995 sebelumnya. Hanya posisi matakuliahnya saja yang berbeda.

Dengan membaca kurikulum yang tertulis dalam buku pedoman kebanyakan PTAI, kita masih belum dapat memperoleh gambaran tentang hal-hal penting. Gambaran tersebut antara lain berisi apakah yang akan dibentuk oleh PTAI melalui kurikulum itu? (Kalaupun ada ungkapan seperti ‘ulama yang intelek dan intelektual yang ulama’ di kalangan civitas akademika, hal itu juga masih belum kongkrit dan terukur. Bagaimanakah profil lulusan PTAI yang diidamkan itu: bagaimana sikap hidup mereka, pengetahuan dan ketrampilan apa yang akan mereka peroleh sebagai hasil belajar mereka di PTAI?) Bagaimana cara PTAI untuk mewujudkan lulusan seperti itu? Aspek-aspek apakah yang akan dikembangkan melalui kurikulum itu? Bagaiman cara PTAI untuk mengembangkan aspek-aspek tersebut? Bagaimana PTAI akan mengevaluasi apakah mahasiswa telah menguasai aspek-aspek tersebut? Bagaimana cara PTAI memastikan bahwa tujuan kurikulum yang telah mereka nyatakan itu telah tercapai atau belum? Apa standar kelulusan (standar kualitas) yang dipedomani oleh PTAI?
Yang lebih memprihatinkan lagi adalah bahwa kurikulum tersebut bukan saja tidak jelas bagi masyarakat yang ingin mengetahui apa isi kurikulum PTAI, melainkan juga tidak jelas (setidaknya tidak ada jaminan bahwa hal itu sudah jelas) bagi sebagian (mungkin sebagian besar) dosen yang secara langsung mendidik mahasiswa di ruang kuliah. Kalau diibaratkan PTAI sebagai developer yang berusaha menjual rumah kepada masyarakat, maka dalam hal ini masih terdapat ketidak samaan visi antara arsitek (pembuat kurikulum) dengan pemborong (pimpinan PTAI) dengan para tukangnya (dosen) mengenai bagaimana gambar akhir dari rumah (lulusan) yang akan dihasilkan oleh proyek pembangunan rumah (pendidikan mahasiswa) itu. Masing-masing fihak memiliki visi masing-masing mengenai kualitas lulusan dan apa yang seharusnya dilakukan untuk menghasilkan lulusan seperti itu.

Bagaimanakah seharusnya kurikulum suatu perguruan tinggi?

Mengingat kurikulum adalah program layanan pendidikan yang ditawarkan atau ‘dijual’ kepada masyarakat, maka seharusnya kurikulum dipandang sebagai jati diri perguruan tinggi yang bersangkutan. Kurikulum perguruan tinggi harus mencerminkan identitas lembaga tersebut sebagai perguruan tinggi yang bermutu (melakukan pendidikan, pengembangan ilmu/penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat). Di samping itu ia harus mencerminkan misi dan visi perguruan tinggi tersebut sebagai lembaga. Kurikulum juga harus memberikan gambaran yang jelas tentang lulusan yang ingin dihasilkan dan bagaimana lembaga pendidikan tersebut akan mewujudkan lulusan yang diharapkan itu melalui berbagai program studi (jurusan) yang ada di perguruan tinggi tersebut. Ia juga harus menunjukkan keistimewaan perguruan tinggi tersebut jika dibandingkan dengan perguruan tinggi sejenis. Sumber : www.gurupendidikan.co.id

Cara Menanam Kangkung Darat Organik Terbukti Berhasil

Cara Menanam Kangkung Darat Organik Terbukti Berhasil

Kangkung menjadi sayuran yang banyak dicari masyarakat. Mulai dari warteg sampai rumah makan mewah seringkali sedia kan menu kangkung. Kangkung itu sendiri terkandung dua jenis, yakni kangkung air dan darat. Sekarang ini kangkung darat lebih banyak ditemukan di pasar-pasar komersial jikalau dibandingkan bersama kangkung air. Pasalnya, permohonan kangkung darat lebih tinggi daripada kangkung air. Hal ini menjadi ide petani untuk membudidayakannya. Cara menanam kangkung darat ini pun mudah dilakukan.

Cara Menanam Kangkung Darat Organik Terbukti Berhasil

Sayuran kangkung ini bersiklus panen cepat dan terhitung relatif tahan hama supaya mudah dibudidayakan. Dengan alasan itulah, harga kangkung darat di pasaran relatif tidak mahal jikalau dibandingkan model sayuran lain. Untuk kamu yang dambakan meningkatkan nilai tambah, kamu mampu jalankan budidaya kangkung darat secara organik. Harga kangkung darat organik terbilang lebih tinggi dibandingkan kangkung yang ditanam biasa. Cara menanam kangkung darat secara organik ini mampu dilakukan oleh siapapun, tak jikalau pemula.

Cara Menanam Kangkung Darat
Telah banyak tehnik menanam kangkung darat yang dibagikan oleh para petani inspiratif. Hal yang membedakan pada penanaman kangkung darat secara organik dan penanaman biasa ialah bahan kimia yang digunakan. Penanaman kangkung darat secara organik tidak mengfungsikan bahan kimia berbeda. Untuk lebih jelasnya, liat saja cara menanam kangkung darat secara organik tersebut ini.

Pemilihan Bibit Berkualitas
Ciri-ciri bibit kangkung darat yang berkualitas ialah perkembangan kangkung tumbuh tegak dan kekuatan tumbuhnya hampir 100%. Anda mampu jalankan 2 cara untuk pembibitannya yakni tehnik stek dan mengfungsikan benih bersama situasi bagus serta kering. Kedua cara tersebut mampu kamu jalankan untuk memperoleh bibit kangkung darat yang berkualitas.

Persiapan Lahan
Tanah yang akan dijadikan lahan tanam kangkung darat kudu diolah terutama dahulu. Adapun caranya yakni bersama mencangkulnya supaya gembur dan dibikin bedengan selebar 1 meter. Jarak pada bedengan 30-40 cm. Setelah itu, siapkan pupuk basic yang berasal dari model pupuk organik. Anda mampu mengfungsikan pupuk kandang atau pupuk kompos. Untuk kamu yang mengfungsikan pupuk kandang, lumayan mendiamkannya sampai kering sebelum akan digunakan. Ada baiknya kamu memilih kotoran ayam daripada kotoran kambing atau sapi. Kotoran ayam lebih cepat terurai. Tebarkan pupuk organik tersebut di atas bedengan sekitar 10 ton per hektar. Diamkan sepanjang 2-3 hari.

Penanaman
Dalam menanam kangkung darat, kamu akan dihadapkan bersama 2 cara penanaman yakni ditebar dan ditugal. Penanaman kangkung darat bersama cara ditebar memang lebih cepat tapi membutuhkan benih yang lebih banyak dan kerapatan populasinya pun kurang optimal. Sementara untuk kamu yang dambakan jalankan penanaman kangkung darat bersama cara ditugal mampu memasukkan 2-3 benih ke lubang tanam. Cara ini membutuhkan saat yang lebih lama, tapi kerapatan populasinya amat optimal supaya hasil panennya pun tinggi.

Pemeliharaan
Setelah sayuran kangkung darat ditanam, kamu kudu jalankan pemeliharaan sampai kangkung darat tersebut siap panen. Adapun pemeliharaan yang mampu kamu jalankan meliputi pemupukan tambahan, penyiraman, penyiangan, dan terhitung pemberantasan hama maupun penyakit tanaman. Anda mampu jalankan pemupukan lagi jikalau kangkung darat keluar kurang subur, akan tapi jalankan secukupnya saja kegunaan jaga pH tanahnya.

Panen
Budidaya sayuran kangkung darat sejak awal sebar sampai panen tiba memakan saat sekitar 30-45 hari. Cara memanen kangkung darat ini mampu dilakukan bersama cara dicabut. Sayuran kangkung darat yang bagus mempunyai warna hijau fresh dengan sebutan lain tidak menguning gara-gara kekurangan ataupun berlebihan air.

sumber : https://www.budidayaternak.com/

Petani Waluh Di Banyuwangi Ini Sukses Raup Omzet 2 Miliar Lebih

Petani Waluh Di Banyuwangi Ini Sukses Raup Omzet 2 Miliar Lebih

Waluh adalah buah dari tumbuhan yang tumbuh secara merambat. Waluh ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan layaknya halnya sup, kue, bubur, dan banyak lagi lainnya. Banyaknya faedah waluh berikut jadi gagasan petani untuk lakukan budidaya waluh. Telah banyak petani waluh yang sukses beroleh keuntungan berlipat ganda dalam kala yang cepat. Hal ini didapat dengan langkah lakukan budidaya waluh yang pas dan mengetahui syarat tumbuhnya.

Petani Waluh Di Banyuwangi Ini Sukses Raup Omzet 2 Miliar Lebih

Banyak petani inspiratif yang sudah membagikan beraneka info mengenai syarat tumbuh waluh yang sanggup anda pahami lebih mendalam. Untuk anda yang menginginkan mencoba berprofesi sebagai petani waluh, anda sanggup merasa menanam waluh terhadap tempat dengan ketinggian 800-1.200 mdpl. Waluh sanggup tumbuh dengan baik terhadap curah hujan 700-1000 mm/tahun dengan kelembapan hawa kurang lebih 75%. Untuk beroleh hasil panen waluh yang memuaskan, anda sanggup lakukan budidaya waluh di lahan aluvial berhumus, andosol, tanah gembur kering bekas rawa, tanah merah dan termasuk grumosol.

Kisah Petani Waluh Banyuwangi
Petani di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, beberapa besar lakukan budidaya waluh. Para petani waluh di Banyuwangi berikut menanam waluh terhadap kala musim kemarau. Para petani di Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, sudah sukses mengembangkan budidaya waluh tersebut. Budidaya waluh ini dikerjakan di atas lahan seluas 119 hektare dari total 2.293 hektare lahan persawahan di Tegalrejo.

Tiap kali panen, para petani waluh di Banyuwangi sanggup beroleh hasil panen sebesar 10 ton biji kering waluh. Hasil panen waluh berikut nantinya diekspor ke luar negri oleh sebuah perusahaan penampung. Tiap 1 kg biji waluh dibeli dengan harga Rp. 294 ribu. Dengan hasil panen 10 ton, petani sanggup beroleh keuntungan sebesar Rp. 2,49 miliar. Keuntungan berikut dihitung dari Rp. 249 ribu dikali 10 ton (10.000 kg). Budidaya waluh sesungguhnya benar-benar menjanjikan, tak kecuali untuk pemula.

Waluh termasuk tumbuhan yang gampang ditanam. Selain itu, waluh termasuk cepat panen. Pasalnya, waluh sudah siap dipanen saat umurnya baru 3 bulan. Saat dipanen, waluh disimpan khususnya dahulu hingga benar-benar masak kurang lebih selama 10-15 hari untuk disita bijinya. Buah waluh banyak dimanfaatkan warga kurang lebih untuk makan ternak. Arief Setiawan selaku Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Banyuwangi memiliki rencana dengan beberapa dinas mengenai guna mengembangkan daging waluh ini jadi product olahan, layaknya halnya keripik dan jenang.

Aspek Budidaya Waluh
Waluh kaya akan vitamin A, vitamin C, mineral, dan karbohidrat. Selain itu, buah waluh ini termasuk mengandung zat yang berkhasiat bagi kesehatan, layaknya zat karotenoid dalam bentuk betakaroten. Kandungan betakaroten ini berfungsi untuk merawat mata dari serangan katarak, cacing pita, serangan kanker, diabetes, disentri, jantung, ginjal, demam, diare, dan penawar racun. Waluh berkembang biak secara generatif. Meski begitu, tak sanggup dipungkiri bahwa waluh termasuk sanggup berkembang biak secara vegetatif.

Dalam lakukan budidaya waluh, anda harus merawat kesuburannya dengan memberi tambahan dosis pupuk yang direkomendasikan yakni 100 kg/ha N, 40 kh/ha P, serta 80 kg/ha K. Panen pertama sanggup dikerjakan terhadap usia 50-60 hari sesudah tanam. Sementara untuk berikutnya sanggup dikerjakan dengan interval 2-3 kali tiap tiap minggu. Dalam hal keperluan benih sanggup anda lakukan dengan langkah memanen saat waluh merasa menguning serta tangkai buahnya mengering. Pembuatan benih ini dikerjakan dengan langkah memotong secara melintang. Setelah itu, bijinya dicuci hingga bersih. Selanjutnya, biji dikeringkan di bawah sinar matahari kurang lebih 3 hari hingga kadar airnya meraih 8-10%.

Pengertian Bimbingan Menurut Para Ahli

Pengertian Bimbingan Menurut Para Ahli

Pengertian Bimbingan Menurut Para Ahli
Pengertian Bimbingan Menurut Para Ahli

Pengertian Bimbingan

Menurut Hallen (2002:3) kata bimbingan secara estimologi merupakan terjemahan dari kata “guidance” berasal dari kata “ to guide” yang mempunyai arti “menunjukan”, membimbing, menuntun, ataupun membantu.” Sedangkan dalam Kamus Bahasa Indonesia Lengkap (dalam Daryanto, 1997:105) menjelaskan bahwa: “bimbingan adalah petunjuk (penjelasan) cara mengerjakan sesuatu, tuntunan, pimpinan”.
Begitupun Smith, menurut Mc Daniel (dalam Prayitno dan Erman Amti, 1999:94) mengungkapkan bahwa bimbingan sebagai proses layanan yang diberikan kepada individu-individu guna membantu mereka memeperoleh pengetahuan keterampilan-keterampilan yamg diperlukan dalam membuat rencana, dan interprestasi-interprestasi yang diperlukan untuk menyesuaikan diri yang baik.
Sedangkan Ketut Sukardi (2002:19) menjelaskan bahwa bimbingan dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara barkesinambungan supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sendiri, sehingga ia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan lngkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dan kehidupan pada umumnya.
Dengan demikian, dia akan dapat menikmati kebahagiaan hidupnya dan dapat memberikan sumbangan yang berarti kepada kehidupan masyarakat pada umumnya. Bimbingan membantu individu mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai mahluk sosial. Begitupun Frak W. Miller (dalam Sofyan S. Willis, 2004:13) mengemukakan bahwa bimbingan adalah proses adalah bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri secara baik dan maksimum disekolah, keluarga dan masyarakat.


Dari semua definisi diatas, dapat dismpulkan bahwa karakteristik bimbingan (guidance) adalah sebagai berikut:
a. Bimbingan merupakan upaya yang bersifat preventif, artinya lebih baik diberikan kepada individu yang belum bermasalah, sehingga dengan bimbingan dia akan memelihara diri dari berbagai kesulitan.
b. Bimbingan dapat diberikan secara individual dan kelompok. Upaya bimbingan dapat diberikan secara individual, artinya seseorang pembimbing menghadapi seorang klien (siswa). Mereka berdiskusi untuk pengembangan diri klien, kemudian merencanaka upaya-upaya bagi diri klien yang terbaik baginya. Disamping itu, bimbingan kelompok adalah jika seorang pemimbing menghadapi banyak klien. Disini pembimbing lebih banyak bersikap sebagai fasilitator untuk kelancaran diskusi kelompok dan dinamika kelompok untuk kelancaran diskusi kelompok dan dinamika kelompok. Masalah yang dihadapi adalah persoalan bersama, misalnya meningkatkan prestasi belajar, kreativitas dan sebagainya.
c. Bimbingan dapat dilakukan oleh para guru, pemimpin, ketua-ketua organisasi dan sebagainya. Yang penting para pembimbing tersebut memiliki pengetahuan tentang tentang psikologi, sosiologi, budaya, dan berbagai teknik bimbingan seperti diskusi, dan dinamika kelompok, sosio-drama, teknik mewawancarai, dan sikap-sikap yang menghargai, ramah, jujur dan terbuka. Bisa dikatakan bahwa bimbingan dapat dilakukan oleh siapa saja yang berminat, asal mendapat pelatihan terlebih dahulu. (Sofyan S Willis, 2004:15).

Selain itu dapat disimpulkan juga bahwa bimbingan memiliki kata-kata kunci dengan artinya sebagai berikut:
a. Suatu proses; setiap fenomena yang menunjukan kontinuitas perubahan melalui waktu atau serangkain kegiatan dan langkah-langkah menuju ke suatu tujuan.
b. Suatu usaha bantuan; untuk menambah, mendorong, merangsang, mendukung, menyentuh, menjelaskan agar individu tumbuh dari kekuatan sendiri.
c. Konseli atau anak; individu yang normal yang membutuhkan bantuan dalam proses perkembangannya.
d. Konselor; individu yag ahli dan terlatih dan mau memberikan bantuan kepada konseli.
e. Tujuan bimbingan dapat dirumuskan; sebagai proses penemuan diri dan dunianya, sehingga individu dapat memilih, merencanakan, memutuskan, memecahkan masalah, meyesuaikan secara bijaksana dan berkembang sepenuh kemampuan dan kesanggupannya serta dapat memimpin diri sendiri sehingga individu dapat menikmati kebahagiaan batin yang sedalam-dalamnya dan produktif bagi lingkungannya. (Yusuf & Chatherine, 1992 : 40-41).
Dari berbagai definisi diatas, maka penulis berpendapat bahwa bimbingan merupakan proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu menolong dirinya sendiri, bertanggung jawab, dan memiliki rasa percaya diri dan dapat menyesuaikan diri baik disekolah, keluarga maupun masyarakat.

2. Pengertian Konseling

Apabila ditelaah berbagai sumber akan dijumpai pengertian-pengertian yang berbeda mengenai konseling, tergantung dari jenis sumbernya dan yang merumuskan pengertian konseling itu. Perbedaan tersebut disebabkan karena berlainan pandangan atau titik tolak. Tetapi perbedaan itu hanyalah perbedaan tekanan atau perbedaan dari sudut mana melihatnya.
Istilah bimbingan dirangkai dengan istilah konseling, hal ini disebabkan karena bimbingan dan konseling itu merupakan suatu kegiatan yang integral. Koseling adalah salah satu teknik dalam pelayanan bimbingan diantara beberapa teknik lainnya, bimbingan itu lebih luas dan koseling merupakan alat yang paling penting dari usaha pelayanan bimbingan.
Prayitno dan Erman Amti (1999:99) menuliskan bahwa, secara estimologi istilah konseling berasal dari bahasa Latin, yaitu “consilium” yang berarti “ dengan” atau “bersama’ yang dirangkai dengan “menerima” atau “memahami”.Sedangkan dalam bahasa Anglo-Saxon, istilah konseling berasal dari “sellan” yang berarti”menyampaikan”.
Merekapun merumuskan pengertian konseling, yaitu : “Konseling adalah pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami suatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien.” (Prayitno & Erman Amti, 1999:105).
Sebagaimana dikatakan oleh Roger (dalam Hallen 2002:10) mengatakan bahwa :
Counseling is series of direct contacts with the individual which aims tp offer him a“Conseling ssistance in changing his attitude and behavior”.
Konseling adalah serangkaian hubungan langsung dengan individu yang bertujuan untuk membantu dia dalam merubah sikap dan tingkah lakunya.
Sementara Pepinnsky and Peppinsky (dalam Ketut Sukardi 1985:14) berpendapat bahwa konseling adalah suatu proses interaksi yang (a) terjadi diantara dua orang individu yang disebut konselor dan klien, (b) terjadi dalam situasi yang bersifat pribadi (propesional), (c) diciptakan dan dibina sebagai suatu cara untuk memudahkan terjadinya perubahan-perubahan tingkah laku klien, sehingga ia memperoleh keputusan yang memuaskan kebutuhannya.
Menurut Sofyan S. Willis (2004:17) mengemukakan arti konseling adalah suatu hubungan antara seseorang dengan orang lain, dimana seorang berusaha keras untuk membantu orang lain agar memahami masalah dan dapat mememcahkan masalahnya dalam rangka penyesuaikan dirinya.
Jadi “konseling” pada dasarnya adalah suatu aktivitas pemberian nasiahat dengan atau berupa anjuran-anjuran dan saran-saran dalam bentuk pembicaraan yang komunikatif antara konselor agar dapat memerikan bimingan dengan metode-metode psikologis dalam upaya sebagai berikut:
a. Mengembangkan kualitas kepribadian.
b. Mengembangkan kualitas kesehatan mental.
c. Mengembangkan perilaku-perilaku yang lebih effektif pada diri individu dan lingkungannya.
d. Menanggulangi problem hidup dan kehidupan secara mandiri. (M.Hamdani Bakran Adz Dzaky, 2002:180).
Dari definisi diatas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa konseling adalah proses interaksi antar konseli dan konselor dimana konselor memberikan bantuan kepada konseli yang sedang mengalami suatu masalah melalui wawancara konseling dan diharapkan dapat teratasinya masalah tersebut. Referensi :  www.kuliahbahasainggris.com

7 Hal yang Sebaiknya Kamu Lakukan Ketika Merasa Salah Jurusan

7 Hal yang Sebaiknya Kamu Lakukan Ketika Merasa Salah Jurusan

Ketika awal kuliah, kamu dambakan mendalami hukum, dan memutuskan untuk masuk ke fakultas hukum. Namun di tahun-tahun berikutnya, kamu menjadi mikir “jurusan ini ternyata nggak gue banget”. Sempat terlintas di anggapan kamu untuk tukar jurusan, tapi tahu-tahu mendadak kamu udah semester akhir. Nah terkecuali kamu mengalami ini dan mulai tidak benar jurusan, ini yang wajib kamu lakukan.

7 Hal yang Sebaiknya Kamu Lakukan Ketika Merasa Salah Jurusan

1. Yang pertama wajib kamu melaksanakan adalah jangan panik! Karena ternyata, kamu gak sendirian
Menurut Career Advice, di Amerika ada lebih kurang 60 hingga 70 persen mahasiswa yang tidak benar jurusan. Tak wajib khawatir sebab berita baiknya, sebab banyak orang-orang berhasil di luar sana yang latar pendidikannya malah nggak sesuai serupa bidang yang mereka tekuni selagi ini.

Lihat saja Bapak Chairul Tanjung, beliau berlatar belakang pendidikan kedokteran gigi, tapi dapat menjadi tidak benar satu entrepreneur berhasil di bidang industri hiburan dan pertelevisian. Atau kamu dapat saksikan Ibu Susi Pudjiastuti yang gak lulus SMA, tapi dapat menjadi entrepreneur exportir ikan segar beserta olahannya. Bahkan saat ini dipercaya untuk menjabat sebagai menteri Kelautan dan Perikanan selagi ini.

2. Kumpulkan soft skill yang dapat mendukung karirmu nanti
Salah satu keterampilan yang paling penting di dalam hidup ini, terlebih untuk melamar pekerjaan adalah soft skill. Soft skill adalah keterampilan seseorang yang didapatkan berasal dari pengalaman, dan normalitas hidup sehari-hari sehingga membentuk kepribadian seseorang. Seperti kalau dapat berkomunikasi dengan baik, dapat mengendalikan emosi, tetap berpikir kreatif dan lainnya. Hal-hal inilah yang biasanya dibutuhkan oleh para pemberi kerja di luar sana.

3. Ikut berhimpun dengan komunitas
Kamu kuliah di jurusan hukum, tapi kamu ingin banget menjadi sutradara. Karena gak barangkali ambil S2 bidang sinematografi setelah lulus nanti, kamu dapat aja gabung dengan komunitas-komunitas film yang biasanya mereka terhitung bikin proyek kecil-kecilan untuk bikin film indie. Nah berasal dari situ kamu dapat belajar bareng mereka.

4. Ikut kursus, seminar, dan workshop
Kalau kamu mempunyai uang lebih, kamu dapat aja turut kursus maupun workshop perihal bidang yang dambakan kamu tekuni. Tapi terkecuali uang kamu pas-pasan, kamu dapat ikutan seminar yang harga tiketnya gak terlampau mahal. Sekarang ini banyak terhitung kok kampus-kampus atau institusi yang kerap menyelenggarakan seminar gratis. Bahkan banyak terhitung pihak yang sengaja upload videonya di YouTube.

5. Baca buku, jurnal, maupun artikel yang mengenai dengan passion kamu
Ikut seminar menurutmu tetap terlampau mahal? Kamu dapat baca buku yang relevan dengan passion kamu. Kamu nggak kuat membeli buku? Pinjem aja ke perpustakaan. Buku di perpus gak update? Cari aja referensi di internet. Kalau kamu memang niat mempelajari pengetahuan baru, pasti dapat ada jalur yang dapat memudahkanmu kok.

6. Cari pengalaman kerja dengan magang
Hal lain yang dapat kamu melaksanakan sehingga mendapat pengalaman atau pengetahuan yang sesuai minat kamu adalah dengan langkah magang. Mungkin kamu gak dapat magang untuk proyek skripsi, tapi kamu dapat kerja part time. Sebagai contoh, kamu tertarik dengan dunia pemasaran, kamu dapat cobalah apply untuk ngelamar posisi sales atau marketing di restoran sekitarmu.

7. Pilih jurusan S2 sesuai dengan bidang yang terlampau kamu minati
Kamu dapat aja ngambil S1 di bidang ABC, terus tepat S2 kamu dapat ambil XYZ. Tapi pilihan kamu kali ini udah wajib dipikir matang-matang, dan udah sesuai dengan minat kamu. Jangan hingga kamu ulangilah kekeliruan layaknya selagi kamu ngambil S1 dulu.

Biarpun mulai tidak benar ambil kuliah, setidaknya kamu udah dapat menyita hikmahnya berasal dari situ. Intinya, kamu wajib mengetahui bahwa gak ada pengetahuan yang percuma di dunia ini. Semua pengetahuan itu mutlak dan saling melengkapi.

sumber : https://www.ruangguru.co.id/

Sebelum Ospek, Pastikan Kamu Sudah Persiapkan 8 Hal Ini

Sebelum Ospek, Pastikan Kamu Sudah Persiapkan 8 Hal Ini

Setiap perguruan tinggi, apa-pun jenjangnya, dapat menyelenggarakan kegiatan orientasi sebelum memulai kegiatan studi mengajar. Biar kalian mengenal teman-teman dan sistem pembelajaran yang diterapkan di kampus.

Sebelum Ospek, Pastikan Kamu Sudah Persiapkan 8 Hal Ini

Meski terdengar remeh, kegiatan orientasi tak bisa anda sepelekan. Kegiatan selanjutnya dapat berjalan bersama jadwal yang padat dan berhari-hari. Untuk itulah, anda kudu menyiapkan delapan hal ini supaya tidak mulai gegar pada budaya orientasi di kampus.

1. Jadwal kegiatan orientasi berjalan padat
Ini bener lho. Biasanya, mahasiswa baru diwajibkan datang pagi-pagi sekali dan baru pulang di atas jam enam sore. In between, banyak sekali pengarahan yang dapat disampaikan oleh para dosen dan senior mahasiswa di sana.

2. Persiapkan pula untuk melacak perintilan untuk kegiatan orientasi
Umumnya, waktu hari pertama orientasi, mahasiswa baru dapat diberi wejangan tugas kelompok maupun pribadi. Tujuannya sih biar terlihat kompak dan disiplin.

Biasanya, ada perintah untuk bikin nama dada baik berukuran kecil maupun besar, menyampul buku tulis bersama sampul batik, atau perintah lainnya. Dan, itu kudu disempurnakan pada hari ke-2 orientasi. Wow banget kan? Siap-siap deh.

3. Siapkan dresscode
Selain perintilan berwujud barang, mahasiswa baru terhitung diminta mengenakan dresscode tertentu. Gak aneh-aneh kok. Umumnya, seragam putih hitam atau batik.

Di kampusmu gitu terhitung gak?

4. Jangan lupa bawa alat-alat tulis
Dilan 1990 memang cakep dan cerdas, namun kebiasaannya mempunyai buku tulis di saku celana jangan ditiru. Bawalah tas selanjutnya masukkan peralatan tulismu di situ. Catat hal-hal mutlak yang dipaparkan para dosen dan mahasiswa senior.

5. Jangan bangun telat
Masa orientasi adalah periode pengenalan kehidupan akademik bagi mahasiswa baru. Lingkupnya terhitung studi disiplin waktu masuk kelas. Biasakan untuk disiplin bangun pagi. Biasanya nih, jika di dalam satu kelompok ada yang telat, semuanya bisa kena hukuman.

Kamu gak mau kan kelompokmu kena hukuman karena kekeliruan yang memang bisa anda hindari?

6. Persiapkan mental
Perpeloncoan barangkali gak ada di dalam orientasi zaman now namun ada kelompok mahasiswa senior yang meyakinkan mahasiswa baru disiplin di dalam mengikuti rangkaian kegiatan orientasi. Mereka dapat bersuara sedikit lantang dikala ada mahasiswa baru yang melanggar peraturan.

Pastikan mentalmu tidak jatuh. Semangat!

7. Masa orientasi penuh bersama pengalaman menarik
Kuncinya, jangan tegang. Santai saja, mengikuti saja rangkaian kegiatannya bersama baik. Kamu bisa bersama ringan menggaet teman-teman baru yang dapat mengisi hari-harimu ke depan.

8. Pikirkan untuk bergabung bersama unit kegiatan mahasiswa
Unit kegiatan mahasiswa sejenis kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menengah atas. Para mahasiswa senior bagian unit kegiatan dapat unjuk kebolehan kebolehan mereka waktu masa orientasi. Inilah saatnya anda memutuskan bergabung bersama unit kegiatan mahasiswa.

Jangan jadi mahasiswa pasif, tempa dirimu bersama sebanyak barangkali hal positif selama nanti berkuliah. Cheers!

Guru Ideal yang Diharapkan Dalam Dunia Pendidikan

Dalam dunia pendidikan memang sangat penting hadirnya seorang guru. Karena tanpa hadirnya seorang guru baik sebagai tenaga pendidik, pengajar dan mediasi antara siswa dan ilmu tentu saja pendidikan tak akan bisa berjalan dengan maksimal. Ini yang kemudian menjadi indikasi bahwa tak boleh ada yang meremehkan seorang guru mengingat seorang guru sangatlah penting dalam dunia pendidikan.

Guru Ideal yang Diharapkan Dalam Dunia Pendidikan
Guru Ideal yang Diharapkan Dalam Dunia Pendidikan

Tentu saja kalau kita sedang berbicara tentang hadirnya seorang guru dalam dunia pendidikan, kemudian kita jadi berpikir seperti apa lantas guru ideal yang diharapkan dalam dunia pendidikan? Ya, guru yang ideal sangat diharapkan mengingat di zaman yang serba strata sosial ini tak banyak guru yang loyal, profesional dan juga mengedepankan hakikat kode etik keguruan dalam menjalankan profesinya. Mereka yang bisa berlaku loyal, profesional dan mengedepankan kode etik profesi tentu harus diacungi jempol dan mendapatkan sebuah penghargaan sebagai guru tanpa tanda jasa. Lantas seperti apa sebenarnya guru ideal yang diharapkan Indonesia dalam dunia pendidikan?

Guru Ideal Dalam Dunia Pendidikan 

Guru yang dapat menjalin hubungan baik dengan murid

Guru ideal yang menjadi seorang guru yang sangat diinginkan oleh para siswa adalah guru yang dapat menjalin hubungan baik dengan murid – muridnya. Guru yang dapat menjalin hubungan baik dengan murid – muridnya tentu akan mengerti dan paham bahwa metode pengajaran yang mendekati murid akan sangat baik. Dan guru seperti ini akan lebih mudah dalam memberikan pengajaran kepada murid – muridnya.

Guru yang mampu menjalin komunikasi dengan baik

Ciri lain dari guru ideal ialah guru yang dapat menjalin komunikasi dengan sangat baik kepada anak didiknya. Guru yang harus dapat menjalin komunikasi dengan baik ini tentu menjadi seorang guru yang akan dapat mengantarkan perkembangan muridnya dengan sangat maksimal. Guru ideal juga merupakan seorang guru yang harus selalu memantau perkembangan murid supaya dapat lebih tahu soal kelebihan dan kekurangan siswa dengan baik sehingga soal proses pengajaran juga akan berjalan dengan jauh lebih baik.

Guru yang tahu kebutuhan peserta didik

Guru ideal merupakan seorang guru yang harus tahu tentang kebutuhan para peserta didik sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Guru juga harus dapat bersahabat dengan murid dan sekaligus menjadi teman belajar bagi murid – muridnya. Dengan begini guru akan tahu kesulitan peserta didik dalam proses belajar mengajar yang diberlakukan dan juga dapat bersama – sama membantu peserta didik mencari solusi yang tepat mengatasi semua kesulitan yang dialaminya.

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang Fungsi Pendidikan Dan Hubungannya Dengan Status Sosial. Semoga menjadi sebuah informasi yang menginspirasi Anda. Sumber : sekolahbahasainggris.com/

 

Total 66% Perangkat iOS Sudah Menjalankan iOS 9

Total 66% Perangkat iOS Sudah Menjalankan iOS 9

Sudah dua pekan sejak Apple meluncurkan iOS 9.1 secara resmi kepada publik. iOS terbaru itu ada bersama dengan tambahan emoji, pertolongan Live Photos, dan beberapa penambahan lainnya. Update berikut tampaknya sudah mengakibatkan para pengguna perangkat iOS untuk mengupdate sistem operasinya ke versi terbaru.

Perangkat iOS Sudah Menjalankan iOS 9

Dari information yang dirilis oleh Apple, pada awal bulan lalu, cuma 57% pengguna iOS yang menggerakkan iOS 9. Namun sejak Kedatangan iOS 9.1 kuantitas adopsi iOS meningkat hingga 66%. Pada bulan September bersama dengan kuantitas adopsi lebih berasal dari 50%, Apple mengatakan bahwa iOS 9 punya mereka merupakan iOS bersama dengan pertumbuhan tercepat didalam peristiwa Apple.

Selain itu berasal dari information yang baru dirilis oleh Apple, keluar bahwa seperempat berasal dari kuantitas perangkat iOS yang beredar tetap menggerakkan sistem operasi iOS 8, sedangkan 9% perangkat menggerakkan iOS 7 dan lebih rendah

Jumlah installasi iOS terbaru punya Apple sebetulnya tetap memuaskan. Dukungan update untuk perangkat lama menjadi salah satu pendorong pertumbuhan iOS yang begitu pesat. Berbeda bersama dengan perangkat Android, terutama perangkat yang bukan merupakan seri Developer, Nexus atau Android One. Para vendor atau produsen smartphone Android tetap wajib bekerja keras untuk mendandani sistem operasi Android terbaru sebelum akan dirilis untuk penggunanya.

Sumber : https://www.hargaponsel.net/

HPE StoreEasy: Solusi Cerdas, Storage Bagi UKM

HPE StoreEasy: Solusi Cerdas, Storage Bagi UKM

Storage Bagi UKM – Salah satu tantangan terbesar di masa big knowledge dewasa ini adalah bagaimana mengelola knowledge yang tersimpan dalam storage, maupun knowledge center secara optimal. Bagi perusahaan berskala kecil menengah atau UKM, tentu harus teliti juga menentukan storage yang lebih efisien, tetapi senantiasa punyai performa dan proses keamanan yang terbaik.

HPE StoreEasy Solusi Cerdas, Storage Bagi UKM

Data-data yang tersimpan di knowledge center, harus senantiasa diperbarui dan di-back up. Karena itu, kebutuhan area penyimpanan knowledge (storage) kerap kali menjadi bahan pembahasan penting bagi sebuah perusahaan.

Melihat fenomena UKM yang konsisten tumbuh, Hewlett Packard Enterprise (HPE) sediakan solusi storage yang sesuai bagi UKM. Solusi yang ditawarkan pastinya udah disesuaikan bersama anggaran yang lebih tepat bagi kalangan usaha UKM tersebut.

HPE StoreEasy 1650 Expanded bersama 2U rack mount (kiri), dan HPE StoreEasy 1400 Storage (kanan)

Untuk membantu usaha UKM, HPE udah memperkenalkan lima produk unggulannya. Kelimanya, tergabung dalam seri StoreEasy Family yang terdiri dari HPE StoreEasy 1450 (1U rack mount/4 disk), HPE StoreEasy 1550 (tower 4,5U/8 disk), HPE StoreEasy 1650 (2U rack mount/12 disk), HPE StoreEasy 1650 Expanded (2U rack mount/28 disk), dan HPE StoreEasy 1850 (2U rack mount/25 disk).

Jajaran HPE StoreEasy tersebut, sanggup digunakan se-optimal mungkin. Kelimanya dirancang khusus untuk file storage yang udah dirancang bersama konfigurasi hardware dan OS Windows Storage Server, pakai Installation Wizard yang memudahkan dalam hal instalasi.

Selain itu, HPE StoreEasy Family juga menawarkan efisiensi dalam penggunaan, dan udah sanggup dibuka oleh sepuluh hingga ribuan pengguna dalam selagi sejalan (concurrent). Dengan demikian, penyimpanan knowledge menjadi lebih ringkas, terlebih untuk kalangan UKM, antara kantor pusat dan kantor cabang, atau lingkungan workgroup yang butuh area penyimpanan file untuk dokumen, gambar/foto, file audio, video dan aplikasi kerja lainnya.

Hal di atas, merupakan nilai tambah yang ditawarkan oleh HPE, yang tidak sanggup dijalankan oleh NAS consumer dari para kompeti­tornya. Setiap seri HPE StoreEasy Family juga ditambah bersama feature non-intrusif de-duplikasi data, yang menawarkan penghematan area storage hingga 60%.

Meskipun ditujukan untuk pasar UKM, StoreEasy Family dapat dukungan bersama jaminan keamanan yang mumpuni. Tersedia lebih dari satu feature yang membantu keamanan, seperti built-in encryption, kontrol akses yang canggih, snapshot online, dan kekuatan untuk menggerakkan pemberian endpoint dan cadangan perangkat lunak onboard. Dengan begitu, knowledge akan senantiasa terlindungi bersama baik.