Revitalisasi Situs BIG, Mudahkan Publik Pahami Peta Indonesia

Revitalisasi Situs BIG, Mudahkan Publik Pahami Peta Indonesia

Revitalisasi Situs BIG, Mudahkan Publik Pahami Peta Indonesia
Revitalisasi Situs BIG, Mudahkan Publik Pahami Peta Indonesia

Badan Informasi Geospasial (BIG) merevitalisasi situs web dan jaringan dokumentasi

dan informasi hukum untuk meningkatkan pelayanan publik dan pemahaman informasi geospasial atau pemetaan.

Berkembangnya internet dan media sosial serta arah revolusi industri 4.0 yang makin menguat, membuat penyediaan informasi geospasial pun harus menyesuaikan tuntunan zaman.

Sekretaris Utama BIG Muhtadi Ganda Sutrisna mengatakan, informasi geospasial adalah hal yang mutlak untuk semua perencanaan dan tata ruang mengacu pada peta rupa bumi Indonesia.

“Melalui revitalisasi web ini diharapkan awareness di masyarakat terhadap peta atau informasi geospasial terbangun,” katanya di sela-sela Peluncuran Situs Web Informasi Geospasial di Cibinong, Bogor, Jumat (30/11).

Dalam web baru tersebut, selain memiliki tampilan baru dan terhubung dengan media sosial, transparansi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dilakukan, layanan publik online dan layanan web juga disebut selama 24 jam.

Selain itu web memuat jaringan dokumentasi dan informasi hukum BIG, layanan diklat,

peta kelautan, peta rupa bumi Indonesia, peta pasang laut, tata ruang online dan layanan survei dan pemetaan.

Saat ini peta rupa bumi yang dihasilkan BIG beragam mulai dari skala 1:1.000.000 hingga 1:50.000. Ke depan, BIG berupaya menghadirkan peta berskala lebih besar atau rinci hingga 1:1.000 yang cocok dijadikan peta desa.

Dari peta dasar ini, nantinya bisa diturunkan menjadi peta tematik untuk rencana detail tata ruang,

peta kebencanaan dan lainnya.

Sementara itu lanjut Muhtadi, di awal Desember 2018, BIG akan meluncurkan peta dasar untuk kebijakan satu peta berskala 1:50.000 yang nantinya bisa dibagi pakaikan antar kementerian dan lembaga. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih lahan dan perizinan.

Saat ini pun tambahnya, BIG sedang melakukan survei pemetaan udara untuk memperbarui peta rupa bumi Palu, Sigi dan Donggala pascagempa dan tsunami beberapa bulan lalu.

“Ditargetkan awal tahun depan rampung dan bisa jadi rujukan untuk peta relokasi,” ucapnya.

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/