Cetak Anak Ber Prestasi, Anggaran PKH Naik Rp32,65 T

Cetak Anak Ber Prestasi, Anggaran PKH Naik Rp32,65 T

Cetak Anak Ber Prestasi, Anggaran PKH Naik Rp32,65 T
Cetak Anak Ber Prestasi, Anggaran PKH Naik Rp32,65 T

Komitmen pemerintah mencetak generasi berprestasi dilakukan lewat Penyaluran Program Keluarga Harapan

(PKH). Presiden Joko Widodo meyakini bahwa program itu jadi prioritas nasional dalam penanggulangan kemiskinan sekaligus demi melahirkan anak-anak berprestasi.

“Merealisasikan tujuan itu, pada 2019 jumlah bantuan sosial PKH dinaikkan signifikan yang semula Rp19,3 triliun menjadi Rp32,65 triliun,” kata Jokowi di hadapan 1.115 KPM warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Presiden kemudian bertanya kepada seorang penerima PKH, Sulis, warga Ciracas tentang pemanfaatan bansos.

Presiden juga menanyakan kepada seorang pendamping PKH dari Kabupaten Bogor bernama Yuli tentang tugas-tugasnya saat memberikan pendampingan kepada KPM PKH. “Saya titip pesan hati-hati penggunaannya supaya tujuan yang kita inginkan betulbetul bisa memberikan manfaat kepada keluarga penerima manfaat,” tegasnya.

Kepada pendamping PKH, Joko Widodo berharap mereka bisa membimbing dan mengarahkan KPM dalam penggunaan dana bansos. “Tolong pendamping PKH melihat betul kegunaan uang itu. Harus produktif. Misalnya untuk beli telur, ikan, buku, seragam anak dan sepatu anak,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, bantuan sosial PKH 2019

diberikan dengan skema nonflat atau bervariasi. Bantuan tetap setiap keluarga per tahun adalah Rp550.000 dan PKH Akses Rp1 juta. Bantuan tersebut berdasarkan komponen setiap jiwa per tahun yang terdiri dari ibu hamil Rp2.400.000, anak usia dini 0-6 tahun Rp2.400.000, SD/sederajat Rp900.000, SMP/sederajat Rp1.500.000, SMA/ sederajat Rp2.000.000, penyandang disabilitas berat Rp2.400.000, lanjut usia 60 tahun ke atas Rp2.400.000.

Bansos PKH itu diberikan empat kali dalam satu tahun yakni pada Januari, April, Juli dan Oktober. Bantuan PKH tahap I yang diluncurkan pada Januari tersebut sebesar Rp12,28 triliun.

 

Sumber :

https://s.id/78Zff