‘Jeritan’ Guru di Pedalaman Rangsang Pesisir Meranti

‘Jeritan’ Guru di Pedalaman Rangsang Pesisir Meranti

'Jeritan' Guru di Pedalaman Rangsang Pesisir Meranti
‘Jeritan’ Guru di Pedalaman Rangsang Pesisir Meranti

Seorang guru yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 di Desa Sokop

, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengeluhkan kondisi jalan yang mereka lalui setiap harinya.

Kondisi tersebut juga diposting melalui media sosial facebook. Postingan yang diunggah oleh akun facebook milik Mualim Syah pada 18 Juni 2019 sekitar pukul 23.42 WIB itu banyak disukai dan dibagikan.

Ketika dikonfirmasi Wartawan Riaulink.com lewat inbox akun tersebut merupakan ceritanya

yang diunggah dan di bawah ini bentuk dan tulisan yang dipostingkan oleh guru warga Desa Tebun.

Asalamualaikum wr..wb
Inilah cerita kami para guru pedalaman..
Inilah jalan Poros desa tebun menuju desa sokop yang setiap hari kami lalui, jika musim panas. akan berdebu dan jika musim hujan. jalannya licin.yang tidak beraspal, mungkin sekitar dua atau tiga kilometer menuju desa sokop, sambil berjalan terlintas di benak saya sampai kapankah jalan ini tidak beraspal, kasian masyarakat di sekitar, kasian anak-anak, yang setiap saat melewati jalan ini.. Jika saya amati di beberapa titik, makin lama jalan Poros ini tanahnya makin runtuh ke parit, harapan sy kepada pemerintah, semoga pemerintah bisa membantu meringankan beban kami yang ada di sini..
Wasalam..

“Saya ngajar di Desa Sokop di SDN 12 dan sangat jauh dari tempat tinggal saya desa Tebun

Kecamatan Rangsang. Sila naikan beritanya,” ungkap guru yang membenarkan kalau dirinya bernama Mualimsyah.

 

Sumber :

https://www.houzz.co.uk/ideabooks/129288756/thumbs/definition-of-relationship-between-social-structure-and-social-mobility