Daihatsu Sindir Xpander Crossover Penjualan Mulai Turun

Daihatsu Sindir Xpander Crossover: Penjualan Mulai Turun

Daihatsu Sindir Xpander Crossover: Penjualan Mulai Turun

Daihatsu Sindir Xpander Crossover Penjualan Mulai Turun

Daihatsu Sindir Xpander Crossover Penjualan Mulai Turun

Mitsubishi Xpander Crossover baru akan diluncurkan pada 12 November 2019.

Astra Daihatsu Motor (ADM) yang punya produk mobil pesaingnya merespons bahwa kehadiran Xpander Crossover adalah sikap sadar Mitsubishi Indonesia melihat data penjualan Xpander turun.

Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) disebut butuh produk ‘penyegar’ untuk mendongkrak pasar low MPV tujuh penumpang itu.

“Xpander Crossover bagus. Itu strategi sebuah brand, bukan hanya Mitsubishi untuk mengexpand dia punya penjualan. Karena kalau liat dari teori, abis naik kan dia (penjualan Mitsubishi Xpander) turun,” kata Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra di Jakarta, Kamis (7/11).

Xpander yang diluncurkan pada Agustus 2017 penjualannya langsung meledak.

Bahkan baru beberapa bulan dipasarkan, penjualan Xpander sempat menyalip penjualan wholesales per bulan Toyota Avanza.

Lihat juga:Respons Nyinyir Toyota Menyambut Kelahiran Xpander Crossover

Selama 2018 Xpander juga memberi perlawanan sengit terhadap Avanza, meski pada hasil akhirnya di penghujung 2018 tetap berada di posisi kedua sebagai low MPV terlaris. Penjualan Xpander tahun lalu 75.075 unit, sementara Avanza 82.167 unit. Sedangkan Daihatsu Xenia penjualan hanya berjumlah 29.521 unit.

Sementara itu memasuki semester kedua 2019, jarak Xpander dan Avanza makin jauh

dari sisi penjualan setiap bulannya. Misalnya pada Agustus penjualan Avanza 8.017 unit dan Xpander 5.361 unit. Kemudian September Avanza 9.476 unit, sementara Xpander di posisi dua dengan 4.407 unit.

“Kalau mau naik lagi harus keluarkan varian baru itu strategi normal yang dilakukan semua pemain,” ucap Amelia.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/