Berubah Nama, Eks Google+, Kini Jadi Berbayar

Berubah Nama, Eks Google+, Kini Jadi Berbayar?

Berubah Nama, Eks Google+, Kini Jadi Berbayar?

Berubah Nama, Eks Google+, Kini Jadi Berbayar

Berubah Nama, Eks Google+, Kini Jadi Berbayar

Google telah menutup layanan jejaring sosial Google+,

tepatnya pada 2 April 2019, Google memutuskan untuk menghentikan layanan Google+.

Sebagai penggantinya, kini, Google memperkenalkan sebuah aplikasi baru yang merupakan hasil rebranding dari Google+ yakni Google Currents.

Selayaknya sebuah media sosial, Google Currents memungkinkan pengguna untuk saling berdiskusi dan berinteraksi. Namun kabarnya Currents, diperuntukkan bagi para pengguna korporasi.

Dilaporkan Android Authority, alasan hadirnya aplikasi ini adalah karena Google melihat bahwa sebuah perusahaan membutuhkan cara berkomunikasi baru yang lebih informal ketimbang e-mail.

Dengan begitu, para karyawan dapat menggunakan Google Currents

sebagai sarana komunikasi informal di dalam perusahaan.

Karena diperuntukan untuk perusahaan, ruang lingkup yang tersedia pada Google Currents pun terbatas hanya di dalam perusahaan yang menjadi tempat aplikasi ini digunakan.

Selain itu, Google Currents menjadi bagian dalam aplikasi G Suite dan menjadi salah satu dari rangkaian aplikasi berbasis web versi berbayar milik Google. Artinya, akan ada biaya yang dibebankan pada pengguna untuk menikmati layanan ini.

Seperti media sosial pada umumnya, pengguna Currents juga bisa melakukan update status

yang berisi ide-ide mereka untuk perusahaan. Nantinya, pengguna lain yang juga merupakan anggota atau karyawan perusahaan tersebut, bisa menuliskan komentar pada status tersebut.

Seperti diketahui tepatnya 2 April 2019, Google memutuskan untuk menghentikan layanan Google+.

Dirilis 2011 lalu, awalnya media sosial ini cukup laris dengan adanya miliaran orang yang mendaftar.

 

Sumber :

https://mvagusta.co.id/cool-goal-apk/