Peraturan perlombaan lari jarak menengah

Peraturan perlombaan lari jarak menengah

Ada lebih dari satu keputusan yang mesti dipahami bagu para peserta lomba lari jarak menengah 1500 m. Pada semua perlombaan, bunyi aba-aba bagi lari jarak jauh adalah “di tempat, siap” apabila tidak ada yang bergerak lagi, maka diberikan tembakan start.
Pada perlombaan I ntenasional yang besar, pada lari 800 m hingga akhir tikungan pertama para atlet lari pada lintasannya masing-masing.

Bagi start lari jarak menengah diperkenankan dua kemungkinan:
Pelari jadi start dalam lintasan terpisah, yang baru boleh ditinggalkan sesudah tikungan pertama.
Dilakukan start tanpa proporsi lintasan berasal dari belakang garis start yang dibikin sedemikian hingga semua menempuh jarak lari yang sama.

Lintasan lari dibuat:
Satu keliling lintasan lari harusnya dibikin .agar panjangnya 400 m, dibatasi bersama dengan garis yang dibikin berasal dari semen, kayu atau bahan lain yang lebarnya 5 cm dan tinggi 5 cm .
Untuk perlombaan minimal ada 6 lintasan, idealnya 8 lintasan.
Lebar lintasan 1,22 m dibatasi garis yang lebamya 5 cm .
Kemiringan lintasan tidak melebihi 100.

Kesalahan yang Umum Dilakukan
Pelari gunakan type lari yang tidak ekonomis.
Tubuh pelari miring atau condong ke belakang sementara berlari.
Kepala tengadah atau dibiarkan berputar.
Pelari mengayunkan bahu (dan kepala) ke samping sementara berlari.
Pelari gunakan langkah yang buruk sementara berlari, yakni berlari bersama dengan kaki tertekuk.
Pelari muncul tegang sementara berlari.

Diskualifikasi atau Hal –hal yang Dianggap Tidak Sah
Hal–hal yang dianggap tidak sah dalam lari jarak menengah yakni :
Melakukan kesalahan start lebih berasal dari 3 kali
Memasuki lintasan pelari lain
Mengganggu pelari lain
Keluar berasal dari lintasan
Terbuktui Mengenakan obat perangsang

Petugas atau Juri dalam Lomba Lari
Petugas atau juri dalam lomba lari jarak menengah terdiri atas:
Starter, yakni petugas yang memberangkatkan perlari
Recall Starter yakni petugas yang mengecek atau mengabsen para pelari
.Timer yakni petugas pencatat waktu
Pengawas lintasan yakni petugas yang berdiri pada daerah spesifik dan bertugas mengawasi pelari apabila lakukan kesalahan dan pelanggaran
Juri kehadiran yakni petugas pencatat kehadiran pelari yang pertama hingga bersama dengan paling akhir dan menentukan ranking / kronologis kejuaraan
Juri pencatat hasil yakni petugas pencatat hasil sesudah pelari memasuki garis finish.

Penguasaan pada kecepatan lari (pace) dan kondisi fisik serta daya
tahan tubuh yang baik. Dalam lari jarak menengah gerakan lari mesti dilakukan
dengan sewajarnya, kaki diayunkan ke depan seenaknya, panjang langkah tidak
terlalu dipaksakan terkecuali menjelang masuk garis finish

itulah keputusan perlombaan lari jarak menengah yang bisa saya bagikan mudah-mudahan berfungsi

Sumber : https://penjaskes.co.id/

Baca Juga :