Jenis-jenis Bank

    Jenis-jenis Bank

Jenis bank di Indonesia dibagi menjadi empat yaitu:

  • Bank Sentral, yaitu bank yang tugasnya dalam menerbitkan uang kertas dan logam sebagai alat pembayaran yang sah dalam suatu negara dan mempertahankan konversi uang dimaksud terhadap emas atau perak atau keduanya, selain itu Bank Sentral juga bertugas untuk mengawasi bank-bank kecil dibawah naungannya, namun sekarang ini untuk pengawasan sudah dlakukan oleh OJK sebagai lembaga yang independen untuk mengawasi lembaga keuangan baik perbankan maupun non bank.
  • Bank Umum, yaitu bank yang bukan saja dapat meminjamkan atau menginvestasikan berbagai jenis tabungan yang diperolehnya, tetapi juga dapat memberikan pinjaman dari menciptakan sendiri uang giral.
  • Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
  • Bank Syariah, yaitu bank yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil (sesuai kaidah ajaran islam tentang hukum riba).
  1. Jasa perbankan

Jasa perbankan diberikan untuk mendukung kelancaran menghimpun dan menyalurkan dana, baik yang berhubungan langsung dengan kegiatan simpanan dan kredit maupun tidak langsung. Jasa perbankan lainnya antara lain sebagai berikut:

  • Jasa setoran seperti setoran listrik, teleponair, atau uang kuliah
  • Jasa pembayaran seperti pembayaran gaji, pensiun, atau hadiah
  • Jasa pengiriman uang (transfer)
  • Jasa penagihan (inkaso)
  • Kliring
  • Penjualan mata uang asing
  • Penyimpanan dokumen
  • Jasa cek wisata
  • Kartu kredit
  • Jasa-jasa yang ada di pasar modal, seperti pinjaman emisi dan pedagang efek.
  • Jasa Letter of Credit (L/C)
  • Bank garansi dan referensi bank
  • Jasa bank lainnya.

Dalam menjalankan kegiatannya bank juga senantiasa bekerjasama dengan bank lainnya, hubungan ini dinamakan interbank call money yang didefinisikan sebagai kegiatan pinjam meminjam antara satu bank dengan bank lain, kegiatan ini dilakukan oleh pejabat bank yang ditunjuk, dan melakukan tanggungjawab yaitu pinjam meminjam kepada bank lain, hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dana yang diperlukan bank dalam jangka sangat pendek yaitu antara 1 malam sampai dengan 7 hari, jika lebih dari tujuh hari maka akan diperhitungkan sebagai pinjaman biasa pada umumnya. Call money bisa terjadi setelah adanya proses kliring. Kliring adalah adalah suatu cara melakukan transaksi berkirim uang dengan cara mengurangkan/menambahkan saldo rekening suatu bank di BI untuk memudahkan dan memperlancar sistem pembayaran suatu transaksi. Dalam kliring ada pihak yang menang kliring dan kalah kliring.