Pengertian Sampah

Pengertian Sampah

                  Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak.

                  Sampah dapat berada pada setiap fase materi : padat, cair, atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir, terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi.

                  Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar dating dari aktivitas industri misalnya pertambangn, manufaktur, dan konsumsi. Hamper semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu, dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi.

Ø  Jenis-jenis sampah

      Secara umum jenis sampah dapat dibagi menjadi 2 yaitu : sampah organik (sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). Sampah basah adalah sampah yang berasal dari mahluk hidup, seperti daun-daunan, sampah dapur, dll. Sampah jenis ini dapat terdegradasi (membusuk atau hancur) secara alami. Sebaliknya dengan sampah kering, seperti kertas, plastik, kaleng dll. Sampah jenis ini tidak dapat terdegradasi secara alami.

      Pada umumnya sebagian besar sampah yang dihasilkan di Indonesia merupakan sampah basah, yaitu mencakup 60-70% dari total volume sampah. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi sangat membantu dalam meminimisasi sampah yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir. Pada prinsipnya pengelolaan sampah haruslah dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya. Selama ini pengelolaan persampahan, terutama di perkotaan tidak berjalan dengan efisien dan efektif karena pengelolaan sampah bersifat terpusat. Misalnya saja, seluruh sampah dari Kota Jakarta harus dibuang di Tempat Pembuangan Akhir di aderah Bantar Gebang Bekasi. Dapat dibayangkan berapa ongkos yang harus dikeluarkan untuk ini. Belum lagi, sampah yang dibuang masih tercampur antara sampah basah dan sampah kering. Padahal, dengan mengelolah sampah besar di tingkat lingkungan terkecil, seperti RT atau RW, dengan membuatnya memjadi kompos sampah dapat diturunkan/dikurangi.

  1. Teknik Operasional Persampahan

Kegiatan teknis operasional persampahan, secara umum terdiri dari kegiatan sebagai berikut :

  1. Pewadahan sampah (on storage)
  2. Pengumpulan sampah (collection)
  3. Pemindahan sampah (transfer)
  4. Pengangkutan sampah (intermediate treatment)
  5. Pembuangan akhir (final disposal)
  1.    Pewadahan Sampah

      Pewadahan sampah adalah suatu cara penampungan sampah sebelum dikumpulkan, diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan akhir. Tujuan utama dari pewadahan adalah menghindari terjadinya sampah yang berserakan, sehingga dapat menimbulkan gangguan lingkungan baik dari segi kesehatan dan kebersihan.

Secara umum pewadahan sampah dikelompokkan ke dalam 2 jenis atau pola pewadahan, yaitu:

  1. Pewadahan individu yaitu untuk menampung sampah dari masing-masing sumber sampah.
  2. Penampungan Komunal yaitu untuk menampung lebih dari satu sumber sampah

      adapun syarat pewadahan sampah adalah sebagai berikut :

  • Awet dan kedap air
  • Mudah untuk diperbaiki
  • Ekonomis
  • Ringan dan mudah diangkat

Adapun kriteria penentuan ukuran atau volume pewadahan sampah ditentukan berdasarkan beberapa aspek yaitu:

  • Jumlah penghuni dalam satu rumah
  • Tingkat hidup masyarakat
  • Frekuensi pengambilan atau pengumpulan sampah
  • Sistem pelayanan, individual atau komunal

Sumber: https://multiply.co.id/