Obat Campak yang Alami dan Aman

Obat Campak yang Alami dan Aman

Obat Campak yang Alami dan AmanObat Campak yang Alami dan Aman

Campak merupakan penyakit yang gejalanya mirip dengan penyakit cacar. Penyakit ini disebabkan tubuh terkena infeksi virus campak golongan Paramixovirus.

Campak sering ditandai dengan badan yang menggigil, demam, mata berair, batuk-batuk, badan yang terasa lemah, dan hidung meler.

Baca Juga :Benjolan anus penyebab dan gejalanya

Beberapa hari kemudian biasanya akan muncul ruam merah disertai bintik-bintik merah di kulit leher dan wajah serta di selaput lendir mulut. Pada puncaknya, demam bisa membuat suhu tubuh mencapai 40 derajat celcius.

Bintik-bintik merah menjadi penanda campak akan segera mereda. Batuk dan demam akan mereda setelah beberapa hari.

Obat Campak yang Alami dan Aman

Sebenarnya obat campak mudah tidak perlu secara khusus. Istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi sudah cukup untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Campak akan menghilang seiring dengan kekebalan tubuh yang meningkat.

Namun tentu ada ramuan tradisional yang dianggap bisa meringangkan gejala penyakit campak, berikut ini beberapa diantaranya :

1. 60 gram daun ketumbar, 50 gram akar alang-alang, 150 gram tebu, 150 gram wortel, gula batu secukupnya. Semua bahan ini direbus dengan air sebanyak 600 cc sehingga tersisa kira-kira 200 cc saja. Minum ramuan ini sebanyak dua kali sehari secara teratur.

2. 15 tangkai bunga mawar yang masih segar direbus dengan air sebanyak 600 cc sehingga tersisa kira-kira 500 cc. Saring rebusan ini kemudian minum saat masih hangat. Minum ramuan ini secara teratur sebanyak dua kali sehari.

3. 60 gram pegangan yang masih segar direbus dengan air sebanyak 600 cc sehingga tersisa kira-kira 300 cc. Minum ramuan ini saat masih hangat. Ramuan ini diminum secara teratur sebanyak dua kali dalam sehari.

4. Satu sampai dua batang benalu serta adas pulasari ditumbuk hingga halus. Pakai campuran ini sebagai bedak obat campak untuk meringangkan ruam dan bintik-bintik merah.

5. Seperempat genggam daun biduri, setengah jari rimpang kunyit, dan seperempat genggam daun asam muda ditumbuk hingga halus. Tumbukan ini kemudian dicampur dengan satu cangkir air masak dan satu sendok madu. Aduk ramuan ini hingga rata kemudian disaring. Minum ramuan ini sekaligus, sebanyak dua kali dalam sehari.

Itulah lima ramuan tradisional yang sering dipakai sebagia obat campak. Kita bisa mengkombinasikannya sesuai dengan kebutuhan dan keadaan bahan-bahannya. Campak merupakan penyakit yang mengganggu, walau begitu istirahat yang cukup dan makan makanan yang bercukup merupakan syarat utama disamping ramuan-ramuan tradisional di atas.

 

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/18/apple-luncurkan-seri-terbaru-ponselnya-iphone-x/