Instrumen-instrumen Kebijaksanaan Fiskal dan Moneter

Instrumen-instrumen Kebijaksanaan Fiskal dan Moneter

Instrumen-instrumen Kebijaksanaan Fiskal dan Moneter

Keserasian keseimbangan intern dan keseimbangan ekstern tidak dating dengan sendirinya. Pemerintah harus dengan sadar melalui kebijakan atau regulasi berusaha mencapainya. Masalahnya adalah bagaimana caranya pemerintah dapat membuat suatu kebijakan yang tepat.

Kelompok kebijakan pertama adalah

expenditure reducing/increasing policies. Yang termasuk kebijakan ini diantaranya adalah semua kebijakan fiscal dan moneter yang mempunyai efek utama terhadap tingkat Z. Misal perubahan pengeluaran pemerintah (∆G), kebijakan tingkat bunga dalam negeri (r), penambahan jumlah uang beredar (∆Ms), penurunan /peningkatan pajak pendapatan, dan lain-lainnya.

Kelompok kebijakan kedua adalah expenditure switching policies. Yang termasuk kebijakan ini diantaranya adalah semua kebijakan yang mempunyai efek utama terhadap tingkat ekspor dan impor, misalnya kebijakan kurs devisa (devaluasi/revaluasi), pembatasan terhadap impor dan bea masuk, dan lain-lainnya.

Dua dalil umum mengenai kedua keseimbangan diatas, yaitu: 1) kombinasi kebijakan terkait keserasian dua keseimbangan adalah tergantung pada posisi awal dari perekonomian tersebut terjadi, dan 2) menerapkan dalil Tinbergen-Meade, yaitu suatu dalil yang menjelaskan bahwa untuk mencapai keserasian kedua keseimbangan tersebut perlu dilakukan dua sasaran atau target secara bersama-sama dan tidak boleh hanya untuk salah satu keseimbangan saja yaitu dengan menerapkan dua kebijakan diatas secara bersama-sama dan simultan.

Sumber :

https://deevalemon.co.id/