Membuat Foto Lebih Menarik dengan Bokeh

Hai, Di Balik GD! Pada postingan kali ini mimin ingin berbagi tips mengambil foto yang keren dengan efek bokeh. Namun sebelumnya, tahukah Anda apa itu bokeh? Biasanya bokeh memiliki efek blur pada foto. Bokeh berasal dari Jepang yaitu boke yang artinya kabur.

Mimin ingin memastikan bokeh tidak hanya buram bukan sembarangan fokus, tapi juga sesuatu estetika yang membuat foto jadi lebih keren. Contoh efek bokeh mencakup latar belakang buram yang membuai yang membuat foto lebih menarik, atau efek bola yang sering dihasilkan dari bokeh yang berasal dari cahaya latar yang tidak fokus. Bokeh bisa dilakukan tidak hanya di latar belakang tetapi juga di latar depan. Itu tergantung kreativitas Anda.

Jadi, bagaimana Anda membuat bokeh yang estetis? Berikut beberapa tips untuk mengambil gambar bokeh keren dari Digital Warehouse.

1. Gunakan lensa bukaan besar

Poin pertama ini sangat penting untuk membuat bokeh indah karena bokeh sangat dipengaruhi oleh ukuran bukaan lensa. Sebenarnya, lensa apa pun bisa menghasilkan bokeh, tetapi lensa bukaan besar menghasilkan bokeh yang lebih keren. Bukaan diafragma besar yang dimaksud adalah f / 1.2, f / 1.4, f / 1.8 atau f / 2. Lensa bukaan besar seperti itu biasanya ditemukan pada lensa primer atau lensa tetap yang hanya memiliki satu panjang fokus. Contoh lensa bagus yang digunakan untuk membuat bokeh banyak digunakan: lensa premium 50 mm f / 1.4 atau f / 1.8, 85 mm f / 1.4 atau f / 1.8, atau 135 mm f / 2. Namun jika Anda hanya memiliki lensa zoom, jangan khawatir! Ini juga dapat digunakan untuk membuat bokeh yang indah. Anda melakukan ini dengan menggunakan panjang fokus terpanjang. Jadi, misalnya untuk lensa 18-200mm, gunakan focal length terpanjang, yaitu 200mm. Background bokeh dijamin lebih creamy.

2. Beri jarak yang jauh antara subjek dan latar belakang

Semakin jauh subjek dari latar belakang, semakin baik efek bokeh karena latar belakang akan semakin kabur. Poin ini juga penting untuk menciptakan bokeh yang menarik dan juga menghindari latar belakang yang ramai. Dengan cara ini, subjek terlihat lebih tajam dan latar belakang diburamkan dengan efek bokeh yang menarik.

3. Dekatkan kamera ke subjek atau subjek foto

Saat kita semakin dekat ke subjek, DOF menjadi lebih sempit, membuat latar belakang buram menjadi lebih gelap. Bokeh akan menjadi lebih lembut. Sama seperti mata manusia, saat melihat suatu objek dengan jarak yang sangat dekat, mata akan fokus pada objek terdekat, yang akan mengaburkan pandangan lainnya.

4. Gunakan mode Aperture atau Manual

Tujuan penggunaan mode Aperture adalah untuk menentukan aperture yang diinginkan agar pengaturan lainnya secara otomatis mengikuti tampilan yang sesuai. Menentukan bukaan lensa ini merupakan hal yang penting dilakukan untuk menghasilkan bokeh yang baik, jadi sebaiknya fokus pada pengaturan bukaan yang diinginkan. Jika Anda kurang puas dengan pengaturan mode Aperture, cukup gunakan mode Manual untuk menentukan semua pengaturan yang ingin Anda ambil dengan foto efek bokeh terbaik.

5. Tentukan di mana foto pendukung diambil

Menentukan lokasi dengan latar belakang pendukung memfasilitasi efek bokeh. Misalnya taman kota dengan pepohonan rindang sehingga Anda bisa menciptakan latar hijau yang asri dengan efek bokeh. Atau tempat yang kotanya berlatar belakang cerah sehingga Anda bisa mengambil foto latar belakang dengan bola bokeh yang berasal dari kerlap-kerlip cahaya saat memotret di malam hari.

Baca juga: