Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu

Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu

Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu
Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu

SMK Taruna Terpadu 1 Borcess kembali cetak prestasi membanggakan dunia pendi­dikan, khususnya di Bogor.

Mereka meraih penghargaan sebagai sekolah unggul dalam mutu dan kualitas pendidikan terbaik dalam ajang Karya Pendidikan Indonesia yang diberikan oleh Indonesia Achie­vement Center, di Le Meridien Hotel Jakarta.
Setelah sukses dengan acara penghargaan Indonesia Most Admired School 2016 di Jakarta, Bali, Surabaya, Medan, dan kota-kota besar lainnya, IAC kembali menggelar penghargaan Anugerah Karya Pendidikan Indonesia 2017.

Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi kinerja pen­didikan dan penyelenggara pen­didikan di Indonesia. Mereka telah meningkatkan prestasi dan peran penting dalam pem­bangunan sumber daya manusia yang berkualitas, melalui pening­katan kinerja, profesionalisme dan daya saing.

Dihadiri oleh Menteri Kope­rasi dan Usaha Kecil dan Me­nengah RI, Anak Agung Gede

Ngurah Puspayoga, SMK Taru­na Terpadu Borcess 1 terpilih sebagai salah satu penye­lenggara pendidikan bidang sekolah yang menda­patkan penghargaan tersebut.

Kepala SMK Borcess 1, Supriyatna sangat bangga. Awal­nya ia bingung, lantaran tidak me­ngetahui adanya peng­hargaan tersebut. “Saya hanya ditelepon bahwa sekolah kami mendapatkan penghar­gaan, menjadi salah satu nominasi. Tapi setelah itu saya tidak hiraukan banget, karena takut penipuan juga,” ungkapnya.

Selang beberapa hari, pihak panitia kembali menghubungi dan mengirimkan surat unda­ngan. Yatna pun konfirmasi terle­bih dahulu ke hotel tempat pe­nyelenggara. Bahkan kon­firmasi ke kepala Dinas Pendidikan. “Ternyata benar,” ucap Yatna.

Di acara itu semua disambut sangat mewah. Ada red karpet dan panitia yang menyambut ramah.

“Di sana benar-benar acara yang mewah, VVIP, saya sangat disambut, dan mereka mengenal saya, walaupun saya datang bertiga, tapi tahu kalau saya kepala sekolah, bener-bener kaget,” bebernya.

Ternyata, kata dia, dalam menentukan siapa saja peraih penghargaan tersebut, panitia telah menurunkan sebuah tim yang benar-benar tanpa se­penge­tahuan yang bersangkutan. Menanyakan kepada masya­rakat, lembaga pendidikan, hingga ke Dinas Pendidikan merekomendasikan SMK Bor­cess 1. “Mereka menelusuri bagaimana kegiatan sekolah, inovasi apa saja, hingga ke kegiatan saya, kepribadian saya pun mereka ternyata menye­lidiki, tanpa sepenge­tahuan saya sama sekali,” kata Yatna.

Hal ini membuatnya bangga atas apa yang telah diberikan oleh IAC, yaitu apresiasi pendidikan yang benar-benar murni tanpa ada unsur lain-lain. Benar-benar dicari sendiri dan melihat fakta di lapangan. “Saya sangat bersyukur, dan menjadi motivasi bahwa saya dan Borcess 1 akan terus meningkatkan mutu dan kualitas sekolah, semua unsur, baik guru, anak, fasilitas, kepala sekolah, intinya ini pemacu kami dan diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah lain,” tutup Yatna.(ran/c)

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/sejarah-isis/

SMK Bhakti Insani Sabet Emas

SMK Bhakti Insani Sabet Emas

SMK Bhakti Insani Sabet Emas
SMK Bhakti Insani Sabet Emas

Tiga murid SMK Bhakti Insani Kota Bogor berhasil menyabet mendali emas dan perak

di kategori pelajar saat berlaga di kejuaraan Paku Bumi Open Silat Asia Eropa, Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran Bandung, akhir pekan kemarin.

“Saya sangat bangga dengan raihan ini, terlebih kali ini merupakan pertama kalinya saya tampil di kejuaraan ini,” jelas peraih mendali emas, Abdul Munir, Senin (2/10).Lanjutnya, dirinya berhasil menaklukkan 10 perserta dari juara grup lainnya dalam kategori tanding.

“Walau ini kali pertama mengikuti kejuaraan di laga ini, namun, dengan bekal

latihan serta semangat juang, saya berani turun dengan penampilan maksimal,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Asmawati yang berhasil mendapatkan medali perak dalam katagori poomsae. “Biarpun belum bisa jadi juara, kemenangan ini akan menjadi motivasi bagi kami. Ke depannya besar harapan kami agar pihak sekolah lebih mengembangkan ekstrakurikuler pencak silat bagi para murid,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Bhakti Insani Kota Bogor, Budiyono mengemukakan,

pihaknya bangga dengan raihan prestasi para muridnya. “Pihak sekolah mengapresiasi dengan memberikan reward tertentu bagi mereka, dengan tujuan memotivasi diri para murid,” katanya.

Ke depan, pihaknya berjanji akan melakukan pengembangan kepada beberapa ekstrakurikuler yang dianggap memiliki potensi khusus dalam bidangnya ma­sing-masing.
“Kami akan mengunggulkan karate, multimedia, basket, dan pencak silat ini. Semoga dengan adanya fasilitas yang di­berikan sekolah, akan me­ningkatkan prestasi non­aka­demik para murid nantinya,” harapnya.(ran/c)

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/doa-bulan-ramadhan/

TRIK MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

TRIK MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Kemandirian adalahsuatu sikap yang paling penting dipunyai oleh setiap pribadi untuk bisa bertahan dalam pelbagai kondisi di kehidupannya. Seorang anak tidak serta-merta begitu saja tumbuh menjadi individu yang mandiri, tanpa dididik dan diajar sejak dini. Kemandirian anak ialah hasil dari proses panjang yang dilaksanakan orang tua.

Idealnya kemandirian mulai diajarkan dan diajar pada anak semenjak usia tiga tahun, saat anak mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya di samping orang tua. Trik-trik sebagai berikut akan menolong orang tua dalam mengajar kemandirian anak.

Buat Lingkungan yang Mendukung Kemandirian Anak
Berlatih kemandirian pada anak umur dini dibuka dengan belajar mengasuh diri sendiri. Misalnya makan, mandi, berpakaian, buang air besar dan kecil.

Untuk mempermudah anak mengerjakan hal-hal tadi secara mandiri, buatlah lingkungan yang mendukung. Siapkan perangkat santap yang aman guna anak-anak, simpan di lokasi yang gampang dijangkau.

Memberikan Kepercayaan
Untuk anak umur dini, yakinkan bahwa dia dapat mulai santap sendiri dan tidak perlu menantikan disuapi. Izinkan anak menyiapkan sarapannya sendiri. Misalnya memungut mangkuk makannya, menuangkan susu dan sereal ke mangkuk tanpa dibantu.

Ketika memasuki usia remaja, anak perempuan dapat mulai diserahkan kepercayaan guna memilih menu makanan yang bakal dimasak, lantas membantu pekerjaan di dapur.

Kepercayaan yang diserahkan pada mereka bakal menumbuhkan kepercayaan bahwa dirinya bisa melakukan tidak sedikit hal secara mandiri.

Berikan Pujian guna Menyemangati
Ketika anak sukses lepas dari popok dan pergi buang air sendiri di toilet, berikan pujian yang proporsional guna menyemangati. Begitupun saat mereka sudah dapat mengenakan pakaian sendiri.

Hargai usaha yang telah ditunjukkan anak, sekecil apa juga itu. Pujian yang tidak berlebihan akan menciptakan anak lebih percaya diri dan termotivasi untuk sukses melakukan hal-hal lainnya. Dari sekadar buang air sendiri, kemudian mulai dapat mandi sendiri tanpa butuh diawasi, berpakaian dan mencungkil pakaian, sampai yang lebih kompleks laksana mengikat tali sepatu, dan seterusnya.

Biarkan Anak Memilih dan Belajar Mengambil Keputusan
Jika anak terbiasa dipilihkan ini-itu guna segala sesuatu dalam kesehariannya, saat beranjak dewasa bisa jadi besar menjadi pribadi yang sulit menciptakan keputusan.

Bantu anak untuk berdikari dalam memilih, contohnya bersangkutan kegiatan di luar jam sekolah yang hendak diikutinya. Orang tua melulu memberikan pandangan mengenai guna masing-masing kegiatan bagi masa mendatang mereka, selebihnya beri keleluasaan untuk menyimpulkan mana yang bakal dipilih.

Sabar Dalam Melatih Kemandirian
Diperlukan kesabaran dalam mengajar kemandirian anak. Biasanya orang tua menjadi tidak cukup sabar saat melihat anak tidak cepat sukses melakukan apa yang sudah diajarkan atau diarahkan. Misalnya mengancingkan baju, menggunakan sendiri sepatu bertali, membuka kaleng biskuit, dan lain-lain. Biarkan anak menjalani prosesnya hingga mereka berhasil.

Bangkitkan Semangat Anak
Ketika anak menunjukkan kemauan untuk mandiri, bangkitkan terus semangatnya. Berikan ucapan-ucapan yang memotivasi dan memperlihatkan sokongan atas keinginannya. Jangan patahkan motivasi anak dengan meragukan inisiatifnya atau menuliskan sesuatu yang menurunkan keyakinan dirinya.

Terima pertolongan anak untuk membereskan rumah, menyapu, mengepel dan beda sebagainya. Berikan apresiasi dengan tulus saat mereka sukses mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya dengan baik. Hindari memarahi anak saat melihat hasil kerjanya tidak cukup sempurna.

Membatasi Campur Tangan
Usahakan guna tidak ikut campur terlampau dalam pada masalah-masalah yang seharusnya dapat diselesaikan sendiri oleh anak. Misalnya ketika anak mengalami kendala mengerjakan kegiatan rumahnya, orang tua lumayan memberikan arahan bukan justeru mengambil alihnya.

Orang tua pasti tidak bakal selamanya sedang di sisi anak-anak mereka. Kemandirian anak mesti dipersiapkan sebaik mungkin supaya mereka percaya diri kendati bukan lagi didampingi orang tua.

http://lift.uwindsor.ca/tt/https://www.pelajaran.co.id

Unjuk Bakat dan Kreasi Seni

Unjuk Bakat dan Kreasi Seni

Unjuk Bakat dan Kreasi Seni
Unjuk Bakat dan Kreasi Seni

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menggali potensi diri.

Salah satunya seperti yang diselenggarakan siswa MTs Negeri 1 Bogor yaitu mengadakan pensi.

Acara yang digelar pekan lalu ini mengambil tema Ayo Tunjukkan Bakat Senimu! Diikuti oleh siswa kelas VII dan IX dengan menampilkan berbagai atraksi seperti vokal grup, teater, tari tradisional dan tari kreasi serta sebagai Islam.

Sebagai ujian praktik menurut Suchiati, guru Seni Budaya, siswa diharuskan menampilkan salah satu cabang seni. ’’Siswa kelas IX bisa menampilkan satu performance seni,”ujar Suchi.

Mereka terbagi dalam grup kecil yang meampilkan tari daerah,

tari kreasi. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya siswa antusias mengikuti pensi.

Sebagai acara yang digemari, pensi kali ini diisi juga dengan kegiatan wirausaha. Para siswa yang tidak tampil pensi mengadakan bazar (Market Day) dengan tema Yuk Belajar Jadi Pengusaha!

Ternyata acara tersebut pun diminati siswa. ’’Mereka sangat kreatif

membuat berbagai makanan dan minuman racikan sendiri dan aksesori untuk dijual. Bahkan ada yg mendapat untung Rp200.000.” ujar Agus Widiyanto, Humas MTs Negeri 1 Bogor.

Acara ini akan menjadi tahunan, karena telah menjadi acara favorit siswa. Sekaligus untuk melatih jiwa wirausaha. Seperti yang diungkapkan salah satu siswi, Amira. ’’Saya senang sekali bisa jualan sama teman-teman. Untungnya saya bagi dan sebagian kami sumbangkan ke masjid,” ujar siswa yang berjualan kue dan milkshake.(ran)

 

Baca Juga :

 

 

Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara

Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara

Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara
Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Kartini di TK Islam Mutiara,

Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, berlangsung semarak, Senin (22/4/2019).

Anak-anak beserta orangtua nampak antusias mengikuti lomba busana tradisional yang berlangsung di halaman TK Islam Mutiara di Kampung Babakan, Desa Cilebut Barat teresebut.

Kepala TK Islam Mutiara, Eni Yulianti mengaku berterima kasih kepada semua pihak,

terutama ibu-ibu komite yang sudah bekerja keras mengantarkan TK Islam Mutiara menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Bogor. “Saya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung suksesnya acara ini,” terangnya.

Eni mengatakan, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Tim Rechecking

Lomba Sekolah Sehat (LSS) Kabupaten Bogor telah mengadakan penilaian kembali ke TK Islam Mutiara.

Jika nantinya keluar sebagai juara tingkat Kabupaten Bogor, maka TK Islam Mutiara berhak maju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. “Kami tinggal menunggu hasil penilayan tim rechecking,” terangnya.

Sebelumnya, kata Eni, TK Islam Mutiara tidak terlalu berharap menjadi juara sekolah sehat. “Yang terpenting bagaimana agar anak didik kami mengerti dan terbiasa hidup sehat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Tim Rechecking LSS Kabupaten Bogor, disambut anak-anak TK Islam Mutiara.

Selama ini, paparnya, mereka terus berusaha menjaga lingkunangan yang asri dan sehat sehinga anak-anak mersa nyaman di sekolah dan mampu bersosialsai dengan lingkungannya.

Sebab, lingkungan yang sehat berdampak positif baik bagi tumbuh kembang anak maupun tingkat kecerdasannya. “Dan mereka tidak merasa jenuh dan bosan berada di lingkungan sekolah,” tandasnya.(

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual

Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual

Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual
Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual

Universitas Djuanda Bogor kembali adakan Workshop.

Kali ini tajuk yang diambil, kekayaan intelektual yang diselenggarakan bekerjasama

dengan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, akhir pekan lalu, di Hotel Asana Pangrango.

Dengan menghadirkan narasumber, diantaranya Kepala Subdit Valuasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Juldin Bahriansyah, Kepala Inkubator Bisnis dan Sentra KI Unida, Himmatul Miftah dan Sentra KI Universitas Djuanda Bogor.

Pembicara dari Kemenkumkan, Dede Mia Yusanti dan Direktur LPPM Universitas Djuanda, Ginung Pratidina

Dari workshop tersebut, ada beberapa hal yang dihasilkan. Diantaranya

harus dilakukan secepatnya membangun pemahaman dan kemampuan pengelola Kekayaan Intelektual (KI). Hingga bisa menjadi fasilitator bagi peneliti.

Terutama dalam hal perlindungan KI dan komersialisasi. Apalagi saat ini ditiap perguruan tinggi yang belum ada lembaga KI. Tiap hasil penelitian yang dilakukan oleh civitas perguruan tinggi sebaiknya didaftarkan KI. Bukan hanya sekedar laporan saja tapi harus dilindungi oleh hukum.

Kepala Subdit Valuasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Juldin Bahriansyah menuturkan, yang harus dilaporkan oleh hukum seperti hak paten dan hak cipta. Kalau di dunia penelitian yang dilakukan melalui Tri Darma Perguruan Tinggi ada satu elemen penting yang harus di perhatikan.

Yakni komersialisasi hasil penelitian yang selama ini, hanya terhenti pada penelitian saja.

Saatnya, menjadi lembaga realistis yang memanfaatkan hasil dari penelitian tersebut. Kalau pemerintah mengeluarkan uang untuk kegiatan penelitian harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Tanggung jawab tersebut bukan hanya sekedar laporan saja. Diharapkan ada di tahun 2019 ini bisa lanjut terus hingga sampai ke komersialisasi” tutur Juldin. Tidak hanya hal diatas, workshop juga dilakukan untuk memperkaya wawasan dan mendorong para peneliti untuk memantenkan hasil penelitiannya.

Seperti yang sampaikan peserta dari Politeknik Kent Bogor, Hengky Sumisto Halim, kegiatan yang dilakukan kampus UNIDA dan Kemenristekdikti ini sangat berkualitas. Didukung dengan narasumber yang luar biasa.

Hingga dapat memperkaya wawasan tentang pentingnya melindungi hasil penelitian dengan adanya hak paten dan hak cipta. Selain itu, juga memperkaya wawasan.

“Ini bisa berikan motivasi para penliti untuk mematenkan hasil penelitiannya,” ungkap Hengky Sumisto Halim.

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium
Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Sekelompok peneliti dari Institut Karolinska, Stockholm, Sweden-, Friberg E., Orsini N, Mantzoros CS, dan Wolk A menemukan bahwa kopi dapat menurunkan risiko kanker endometrium, terutama pada mereka yang mengonsumsi paling tidak empat cangkir kopi dalam sehari, jika dibandingkan dengan mereka yang minum kopi lebih sedikit.

Setiap penambahan jumlah cangkir kopi yang diminum berkaitan dengan 10 persen penurunan risiko kanker endometrium. Kopi dapat menurunkan risiko kanker endometrium diperkirakan karena kopi dapat menurunkan kadar insulin dan estrogen, yang berhubungan dengan perkembangan kanker endometrium. Namun,baru 2 penelitian yang bersifat prospektif yang mengeksplorasi mengenai hipotesis ini.

Data yang berasal dari Swedish Mammography Cohort-penelitian prospektif kohor yang berbasis populasi- pada 60,634 wanita yang diikuti selama kurang lebih 17 tahun, 677 didiagnosis dengan kanker endometrium tipe adenocarcinoma. Setelah diteliti mengenai komsumsi kopi dan risiko kanker endometrium, didapatkan bahwa terdapat interaksi yang signifikan antara konsumsi kopi dan indeks massa tubuh.

Data tersebut menyatakan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan penurunan risiko kanker endometrium, terutama pada wanita dengan berat badan berlebih.

Friberg menyarankan sebaiknya dilakukan penelitian serupa dengan menggunakan kopi decaffeinate atau tanpa kafein agar dapat memisahkan efek kopi berkafein dengan tanpa kafein.

Perlu diingat pula bahwa kafein tidak selalu memberikan keuntungan, karena konsumsi kafein yang terlalu banyak (kurang lebih 600 mg atau setara dengan 6 cangkir kopi) dapat mengalami gejala yang tidak menyenangkan seperti jantung berdebar,gugup, berkeringat, cemas, perut terasa tidak nyaman, hingga sulit tidur.

Baca Juga :

Efek Klorin Dalam Kolam renang

Efek Klorin Dalam Kolam renang

Efek Klorin Dalam Kolam renang
Efek Klorin Dalam Kolam renang

Saat berenang, tanpa sadar kita mengeluarkan zat organik berkomponen nitrogen seperti keringat, ludah, dan urin. Jika klorin berbaur dengan zat organik berkomponen nitrogen akan menghasilkan zat-zat sisa yang berbahaya, contohnya kloramin.

Sebagian kloramin larut dalam air. Selain itu ada juga yang dilepaskan ke udara (trikloramin), dan membuat area sekitar kolam renang beraroma khas kaporit. Konsentrasi tertinggi kloramin di udara ada pada jarak terdekat, yaitu udara di atas permukaan air kolam. Karena alasan kebersihan, pengelola kolam renang memperbanyak klorin tanpa tahu batasannya. Padahal konsentrasi klorin yang tinggi seringkali menyebabkan zat berbahaya terserap tubuh secara berlebihan melalui kulit. Demikian juga dengan masalah pernafasan.

Hal ini diperparah dengan adanya kolam renang indoor (dalam ruangan). Idealnya kolam renang dibangun di area terbuka karena pergerakan udara di atas permukaan air dapat mengurangi konsentrasi kloramin. Pada kolam renang indoor, trikloramin bisa terperangkap di udara dalam ruangan, terlebih lagi jika kolam renang tresebut tidak memiliki plafon ruangan yang tinggi dan ventilasi yang baik.

Jika Anda dapat menghirup bau klorin di kolam artinya kadar klorin dalam air tergolong tinggi dan berbahaya. Oleh karena itu, tidak hanya perenang namun petugas yang membersihkan kolam juga ikut terganggu.

Siapa saja yang rentan? Para atlet atau orang yang seringkali berenang dan anak-anak. Trikloramin dilepaskan ke udara saat terjadi pergerakan dalam air. Semakin banyak pergerakan yang terjadi dalam air, maka semakin banyak juga trikloramin yang dilepaskan. Bagaimana dengan anak-anak? Sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang sempurna, anak-anak juga lebih banyak menghirup udara per unit badan dibandingkan orang dewasa.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Peta Materi PPKn SMA/MA/SMK/MAK Kurikulum 2013

Peta Materi PPKn SMA/MA/SMK/MAK Kurikulum 2013

Peta Materi PPKn
Peta Materi PPKn

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

1.  Nilai-Nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara.

2.  Ketentuan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang mengatur tentang wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan kepercayaan, serta pertahanan dan keamanan

3.  Kewenangan lembaga-lembaga Negara menurut Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

4.  Hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

5.  Faktor-faktor pembentuk integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

6.  Indikator ancaman terhadap negara dan upaya penyelesaiannya di bidang ideologi, politik, social,ekonomi, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

7.  Arti pentingnya Wawasan Nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

1.  Kasus-kasuspelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif  Pancasila.

2.  Sistem dan dinamika demokrasi Pancasilasesuai dengan Undang-undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945.

3.  Sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4.  Dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia sesuai Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

5.  Kasus-kasus ancaman terhadap Ideologi, politik, sosial,ekonomi, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

6.  Faktor pedorong dan   penghambat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

1.  Kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara

2.  Pelindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian

3.  Pengaruh  positif dan negatif  kemajuan IPTEKterhadap negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

4.  Dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya   menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Sumber : https://filehippo.co.id/

Plh. Gubernur Maluku Buka UNBK Di SMAN 11 Ambon

Plh. Gubernur Maluku Buka UNBK Di SMAN 11 Ambon

Plh. Gubernur Maluku Buka UNBK Di SMAN 11 Ambon
Plh. Gubernur Maluku Buka UNBK Di SMAN 11 Ambon

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA berlangsung di seluruh Indonesia

hari ini tanggal 1 April 2019, termasuk di Provinsi Maluku. Khusus untuk SMA Negeri 11 Ambon, penekanan Token dilakukan Plh. Gubernur Maluku, Hamin Bin Thahir, SE sebagai tanda dimulainya UNBK di sekolah tersebut.

Plh. Gubernur Maluku, Hamin Bin Thahir, SE dalam arahannya mengatakan, UNBK tingkat SMA, MA, SMALB diharapkan akan berjalan lancar kendatipun masih ditemui berbagai keterbatasan.

Berkat kerjasama antara Pemerintah Daerah setempat, sekolah, orang tua murid, Telkom dan PLN, sehingga Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dapat berjalan baik dan lancar.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 11 Ambon, Drs. Hilal Wattiheluw

, M.Si melaporkan, Plh. Gubernur Maluku dalam kunjungannya di SMA Negeri 11 Ambon, sekaligus membuka dimulainya Ujian Nasional Berbasis Komputer. UNBK dapat berjalan lancar atas dukungan Pemerintah Provinsi Maluku Cq. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama orang tua siswa, termasuk stakeholder.

Menurutnya, dari lima ruang Laboratorium terdapat 200 unit komputer dan 65 unit komputer merupakan bantuan stakeholder bersama orang tua meminjamkan kepada sekolah.

Dengan motto Sukses, sehingga diharapkan hasil UNBK

pada sekolah ini pun sukses, karena telah dilaksanakannya pemantapan kurang lebih enam bulan seperti try out, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), dan seluruhnya menggunakan UNBK Off line, sedangkan yang dilaksanakan saat ini adalah UNBK Online.

SMA dan MA, di Provinsi Maluku yang melaksanakan UNBK dengan siswa terbanyak adalah SMA Negeri 11 Ambon yaitu 548 siswa dan seluruh siswa ikut UNBK.
Suasana Telekonprens.
Suasana Telekonprens.

Setelah membuka UNBK di SMA Negeri 11 Ambon Plh. Gubernur Maluku didampingi Kadis Dikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si melakukan Telekonprens dengan 10 SMA dan 3 MAN di 11 kabupaten/kota berlangsung di Kantor Dinas Dikbud Maluku.

Dalam berbicara jarak jauh atau Telekonprens, Plh. Gubernur dan Kadis Dikbud bergantian menjawab, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada MAN 1 Ambon, MAN Tual, MAN Malteng, SMA Negeri 1 Waisela Kabupaten Seram Bagian Barat, SMA Negeri 1 Masohi, SMAN Namrole, SMAN 2 Buru, SMA N Unggulan Saumlaki, SMAN 1 Tual, SMAN Tiakur MBD, SMAN 1 PP. Aru, SMAN 2 Kei Kecil dan SMAN 1 Seram Bagian Timur.

Usai Telekonprens kepada wartawan Plh Gubernur Maluku mengatakan, UNBK tingkat SMA dan MA diharapkan berjalan aman dan lancar sama seperti UNBK tingkat SMK beberapa hari lalu.

Soal SMA yang belum melaksanakan UNBK kata Hamin Bin Thahir akan berkoordinasi dengan Dinas Dikbud Maluku, termasuk tingkat SMP akan berkoordinasi dengan Dinas Dikbud di kabupaten/kota, sehingga tidak hanya SMK dan SMA yang sukses tetapi juga SMP dan SD.

Kadis Dikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si mengatakan, pelaksanaan UNBK tingkat SMA, MA, SMALB di Provinsi Maluku sebanyak 346 sekolah, terdiri dari SMA 280 sekolah, MAN 57 dan SMALB, dengan jumlah siswa secara keseluruhan 22.699, dengan perincian 20.000 SMA, MA 2.435 dan SMALB 26 siswa.

 

Baca Juga :