Urbanisasi dan Perpindahan Penduduk

Urbanisasi dan Perpindahan Penduduk

Urbanisasi dan Perpindahan Penduduk
Urbanisasi dan Perpindahan Penduduk

Urbanisasi bukan hanya terjadi di Kota Serang tetapi hampir di semua kota – kota di Indonesia. Dampak laju urbanisasi yang tinggi sudah mulai dirasakan di Kota Serang salahsatunya dari segi transportasi.  Pada prinsipnya, kemacetan di jalan raya itu disebabkan terlampauinya kapasitas jaringan jalan yang ada oleh jumlah (arus Lalu Lintas) kendaraan yang lewat pada jaringan tersebut.  Jika di urut lebih jauh lagi, maka hal ini disebabkan oleh “semakin bertambahnya waktu (semakin lamanya ) seseorang melakukan perjalanan di dalam sistem jaringan jalan. Artinya, semakin lama seseorang melakukan perjalanan, maka semakin besar sumbangsih dia terhadap kemacetan di jalan.

a.       Saat ini Kota Serang terus mengembang seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk. Pertambahan jumlah penduduk menuntut bertambahnya ruang untuk permukiman, niaga dan lain sebagainya.  Pertumbuhan kota sudah dengan sendirinya akan menaikkan harga lahan di pusat kota yang berdampak semakin banyaknya masyarakat yang tinggal di area pinggiran kota, namun mereka bekerja di pusat kota. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang melakukan perjalanan dengan waktu tempuh perjalanan yang semakin panjang.

b.      Dampak lain dari pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi adalah semakin banyaknya profesi berarti semakin banyak juga aktivitas perjalanan. Jumlah pelajar dan mahasiswa semakin banyak, semakin bertambah kunjungan wisatawan, dan lain sebagainya. Kesemuanya itu menyebabkan adanya pergerakan tambahan di pusat kota.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Langkah Perbaikan Transportasi Kota Serang Banten

Langkah Perbaikan Transportasi Kota Serang Banten

Langkah Perbaikan Transportasi Kota Serang Banten
Langkah Perbaikan Transportasi Kota Serang Banten

Kota Serang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah mengalami pertumbuhan ekonomi dan penduduk yang cukup signifikan. Data Banten Dalam Angka menunjukkan jumlah penduduk Kota Serang Tahun 2010 sebanyak 500 ribu jiwa dengan luas Kota 266,71 Km2 atau rata – rata 1876 jiwa per Km2. Pertumbuhan jumlah penduduk yang cukup pesat di Kota Serang salah satunya disebabkan karena Serang sebagai ibukota Provinsi Banten mempunyai tarikan tersendiri dari para urbanis dan juga penduduk dari provinsi dan kota lain.

Pertumbuhan jumlah penduduk tentunya berbanding lurus dengan pertambahan pergerakan barang dan orang. Hal ini menyebabkan pertumbuhan arus kendaraan yang cukup signifikan. Dalam kurun 5 tahun terakhir jaringan jalan di Kota Serang sudah terasa mulai sesak oleh tingginya pertumbuhan lalu lintas.  Tingginya pergerakan arus lalu lintas di satu sisi kurang di imbangi oleh penambahan kapasitas jalan raya yang menjadi moda transportasi utama di Kota Serang.

Kemacetan lalu lintas di dalam Kota Serang sekarang menjadi hal rutin terutama di jam – jam sibuk pada pagi dan sore hari. Kemacetan ini juga diperparah oleh beberapa faktor yaitu ; kurang disiplinnya para pengendara terutama mobil angkutan kota; pengurangan kapasitas jalan oleh on street parking, penggunaan badan jalan dan bahu jalan bukan untuk kepentingan jalan, fasilitas pedestrian yang tidak memadai, dan banyak hal lainnya yang turut memberikan sumbangsih atas kesemrawutan lalu lintas.

Kota Serang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah mengalami pertumbuhan ekonomi dan penduduk yang cukup signifikan. Data Banten Dalam Angka menunjukkan jumlah penduduk Kota Serang Tahun 2010 sebanyak 500 ribu jiwa dengan luas Kota 266,71 Km2 atau rata – rata 1876 jiwa per Km2. Pertumbuhan jumlah penduduk yang cukup pesat di Kota Serang salah satunya disebabkan karena Serang sebagai ibukota Provinsi Banten mempunyai tarikan tersendiri dari para urbanis dan juga penduduk dari provinsi dan kota lain.

Pertumbuhan jumlah penduduk tentunya berbanding lurus dengan pertambahan pergerakan barang dan orang. Hal ini menyebabkan pertumbuhan arus kendaraan yang cukup signifikan. Dalam kurun 5 tahun terakhir jaringan jalan di Kota Serang sudah terasa mulai sesak oleh tingginya pertumbuhan lalu lintas.  Tingginya pergerakan arus lalu lintas di satu sisi kurang di imbangi oleh penambahan kapasitas jalan raya yang menjadi moda transportasi utama di Kota Serang.

Kemacetan lalu lintas di dalam Kota Serang sekarang menjadi hal rutin terutama di jam – jam sibuk pada pagi dan sore hari. Kemacetan ini juga diperparah oleh beberapa faktor yaitu ; kurang disiplinnya para pengendara terutama mobil angkutan kota; pengurangan kapasitas jalan oleh on street parking, penggunaan badan jalan dan bahu jalan bukan untuk kepentingan jalan, fasilitas pedestrian yang tidak memadai, dan banyak hal lainnya yang turut memberikan sumbangsih atas kesemrawutan lalu lintas.

Guru Madrasah Bentuk MGMP

Guru Madrasah Bentuk MGMP

Guru Madrasah Bentuk MGMP
Guru Madrasah Bentuk MGMP

Lembaga Yayasan Pendidikan Islam Mts Ash Shoheh lakukan pembinaan dan pembentukan Musyawarah

Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk tingkatkan kinerja para gurunya, Sabtu (14/10).

Pembinaan yang dihadiri kurang lebih 60 guru dari tiga sekolah tersebut merupakan pembinaan pada guru madrasah di wilayah Citeureup sebagai upaya meningkatkan kinerja mereka sekaligus membentuk MGMP.

Pengawas Madrasah wilayah Citeureup, Yati Supriyati hal lain yang dituju

dalam pembinaan dan pembentukan MGMP tersebut yaitu mempermudah dewan guru dalam mengelola administrasi. “Ini juga bisa dijadikan bahan evaluasi kinerja guru, sekaligus adanya kebersamaan dan keseragaman dalam memberikan materi terhadap siswa,” bebernya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, pembinaan serta pembentukan MGMP juga sangat baik untuk meningkatkan

kompetensi kepala dan kedua kompetensi guru karena di K-13 atau Kurikulum 2013, guru maupun kepala sekolah dituntut untuk merencanakan persiapan pembelajaran yang optimal.

“Lagipula pemerintah sudah memberikan subsidi berbentuk tunjangan profesi yang nominalnya sesuai dengan SK. Makanya diharapkan dengan ini para guru bisa lebih meningkatkan kinerjanya, lebih bertanggung jawab dan lebih berdedikasi untuk kemajuan madrasah,” tegas Yati.(ran/c)

 

Baca Juga :

 

 

Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu

Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu

Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu
Borcess 1 Raih Penghargaan Sekolah Unggul Mutu

SMK Taruna Terpadu 1 Borcess kembali cetak prestasi membanggakan dunia pendi­dikan, khususnya di Bogor.

Mereka meraih penghargaan sebagai sekolah unggul dalam mutu dan kualitas pendidikan terbaik dalam ajang Karya Pendidikan Indonesia yang diberikan oleh Indonesia Achie­vement Center, di Le Meridien Hotel Jakarta.
Setelah sukses dengan acara penghargaan Indonesia Most Admired School 2016 di Jakarta, Bali, Surabaya, Medan, dan kota-kota besar lainnya, IAC kembali menggelar penghargaan Anugerah Karya Pendidikan Indonesia 2017.

Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi kinerja pen­didikan dan penyelenggara pen­didikan di Indonesia. Mereka telah meningkatkan prestasi dan peran penting dalam pem­bangunan sumber daya manusia yang berkualitas, melalui pening­katan kinerja, profesionalisme dan daya saing.

Dihadiri oleh Menteri Kope­rasi dan Usaha Kecil dan Me­nengah RI, Anak Agung Gede

Ngurah Puspayoga, SMK Taru­na Terpadu Borcess 1 terpilih sebagai salah satu penye­lenggara pendidikan bidang sekolah yang menda­patkan penghargaan tersebut.

Kepala SMK Borcess 1, Supriyatna sangat bangga. Awal­nya ia bingung, lantaran tidak me­ngetahui adanya peng­hargaan tersebut. “Saya hanya ditelepon bahwa sekolah kami mendapatkan penghar­gaan, menjadi salah satu nominasi. Tapi setelah itu saya tidak hiraukan banget, karena takut penipuan juga,” ungkapnya.

Selang beberapa hari, pihak panitia kembali menghubungi dan mengirimkan surat unda­ngan. Yatna pun konfirmasi terle­bih dahulu ke hotel tempat pe­nyelenggara. Bahkan kon­firmasi ke kepala Dinas Pendidikan. “Ternyata benar,” ucap Yatna.

Di acara itu semua disambut sangat mewah. Ada red karpet dan panitia yang menyambut ramah.

“Di sana benar-benar acara yang mewah, VVIP, saya sangat disambut, dan mereka mengenal saya, walaupun saya datang bertiga, tapi tahu kalau saya kepala sekolah, bener-bener kaget,” bebernya.

Ternyata, kata dia, dalam menentukan siapa saja peraih penghargaan tersebut, panitia telah menurunkan sebuah tim yang benar-benar tanpa se­penge­tahuan yang bersangkutan. Menanyakan kepada masya­rakat, lembaga pendidikan, hingga ke Dinas Pendidikan merekomendasikan SMK Bor­cess 1. “Mereka menelusuri bagaimana kegiatan sekolah, inovasi apa saja, hingga ke kegiatan saya, kepribadian saya pun mereka ternyata menye­lidiki, tanpa sepenge­tahuan saya sama sekali,” kata Yatna.

Hal ini membuatnya bangga atas apa yang telah diberikan oleh IAC, yaitu apresiasi pendidikan yang benar-benar murni tanpa ada unsur lain-lain. Benar-benar dicari sendiri dan melihat fakta di lapangan. “Saya sangat bersyukur, dan menjadi motivasi bahwa saya dan Borcess 1 akan terus meningkatkan mutu dan kualitas sekolah, semua unsur, baik guru, anak, fasilitas, kepala sekolah, intinya ini pemacu kami dan diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah lain,” tutup Yatna.(ran/c)

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/sejarah-isis/

SMK Bhakti Insani Sabet Emas

SMK Bhakti Insani Sabet Emas

SMK Bhakti Insani Sabet Emas
SMK Bhakti Insani Sabet Emas

Tiga murid SMK Bhakti Insani Kota Bogor berhasil menyabet mendali emas dan perak

di kategori pelajar saat berlaga di kejuaraan Paku Bumi Open Silat Asia Eropa, Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran Bandung, akhir pekan kemarin.

“Saya sangat bangga dengan raihan ini, terlebih kali ini merupakan pertama kalinya saya tampil di kejuaraan ini,” jelas peraih mendali emas, Abdul Munir, Senin (2/10).Lanjutnya, dirinya berhasil menaklukkan 10 perserta dari juara grup lainnya dalam kategori tanding.

“Walau ini kali pertama mengikuti kejuaraan di laga ini, namun, dengan bekal

latihan serta semangat juang, saya berani turun dengan penampilan maksimal,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Asmawati yang berhasil mendapatkan medali perak dalam katagori poomsae. “Biarpun belum bisa jadi juara, kemenangan ini akan menjadi motivasi bagi kami. Ke depannya besar harapan kami agar pihak sekolah lebih mengembangkan ekstrakurikuler pencak silat bagi para murid,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Bhakti Insani Kota Bogor, Budiyono mengemukakan,

pihaknya bangga dengan raihan prestasi para muridnya. “Pihak sekolah mengapresiasi dengan memberikan reward tertentu bagi mereka, dengan tujuan memotivasi diri para murid,” katanya.

Ke depan, pihaknya berjanji akan melakukan pengembangan kepada beberapa ekstrakurikuler yang dianggap memiliki potensi khusus dalam bidangnya ma­sing-masing.
“Kami akan mengunggulkan karate, multimedia, basket, dan pencak silat ini. Semoga dengan adanya fasilitas yang di­berikan sekolah, akan me­ningkatkan prestasi non­aka­demik para murid nantinya,” harapnya.(ran/c)

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/doa-bulan-ramadhan/

TRIK MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

TRIK MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Kemandirian adalahsuatu sikap yang paling penting dipunyai oleh setiap pribadi untuk bisa bertahan dalam pelbagai kondisi di kehidupannya. Seorang anak tidak serta-merta begitu saja tumbuh menjadi individu yang mandiri, tanpa dididik dan diajar sejak dini. Kemandirian anak ialah hasil dari proses panjang yang dilaksanakan orang tua.

Idealnya kemandirian mulai diajarkan dan diajar pada anak semenjak usia tiga tahun, saat anak mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya di samping orang tua. Trik-trik sebagai berikut akan menolong orang tua dalam mengajar kemandirian anak.

Buat Lingkungan yang Mendukung Kemandirian Anak
Berlatih kemandirian pada anak umur dini dibuka dengan belajar mengasuh diri sendiri. Misalnya makan, mandi, berpakaian, buang air besar dan kecil.

Untuk mempermudah anak mengerjakan hal-hal tadi secara mandiri, buatlah lingkungan yang mendukung. Siapkan perangkat santap yang aman guna anak-anak, simpan di lokasi yang gampang dijangkau.

Memberikan Kepercayaan
Untuk anak umur dini, yakinkan bahwa dia dapat mulai santap sendiri dan tidak perlu menantikan disuapi. Izinkan anak menyiapkan sarapannya sendiri. Misalnya memungut mangkuk makannya, menuangkan susu dan sereal ke mangkuk tanpa dibantu.

Ketika memasuki usia remaja, anak perempuan dapat mulai diserahkan kepercayaan guna memilih menu makanan yang bakal dimasak, lantas membantu pekerjaan di dapur.

Kepercayaan yang diserahkan pada mereka bakal menumbuhkan kepercayaan bahwa dirinya bisa melakukan tidak sedikit hal secara mandiri.

Berikan Pujian guna Menyemangati
Ketika anak sukses lepas dari popok dan pergi buang air sendiri di toilet, berikan pujian yang proporsional guna menyemangati. Begitupun saat mereka sudah dapat mengenakan pakaian sendiri.

Hargai usaha yang telah ditunjukkan anak, sekecil apa juga itu. Pujian yang tidak berlebihan akan menciptakan anak lebih percaya diri dan termotivasi untuk sukses melakukan hal-hal lainnya. Dari sekadar buang air sendiri, kemudian mulai dapat mandi sendiri tanpa butuh diawasi, berpakaian dan mencungkil pakaian, sampai yang lebih kompleks laksana mengikat tali sepatu, dan seterusnya.

Biarkan Anak Memilih dan Belajar Mengambil Keputusan
Jika anak terbiasa dipilihkan ini-itu guna segala sesuatu dalam kesehariannya, saat beranjak dewasa bisa jadi besar menjadi pribadi yang sulit menciptakan keputusan.

Bantu anak untuk berdikari dalam memilih, contohnya bersangkutan kegiatan di luar jam sekolah yang hendak diikutinya. Orang tua melulu memberikan pandangan mengenai guna masing-masing kegiatan bagi masa mendatang mereka, selebihnya beri keleluasaan untuk menyimpulkan mana yang bakal dipilih.

Sabar Dalam Melatih Kemandirian
Diperlukan kesabaran dalam mengajar kemandirian anak. Biasanya orang tua menjadi tidak cukup sabar saat melihat anak tidak cepat sukses melakukan apa yang sudah diajarkan atau diarahkan. Misalnya mengancingkan baju, menggunakan sendiri sepatu bertali, membuka kaleng biskuit, dan lain-lain. Biarkan anak menjalani prosesnya hingga mereka berhasil.

Bangkitkan Semangat Anak
Ketika anak menunjukkan kemauan untuk mandiri, bangkitkan terus semangatnya. Berikan ucapan-ucapan yang memotivasi dan memperlihatkan sokongan atas keinginannya. Jangan patahkan motivasi anak dengan meragukan inisiatifnya atau menuliskan sesuatu yang menurunkan keyakinan dirinya.

Terima pertolongan anak untuk membereskan rumah, menyapu, mengepel dan beda sebagainya. Berikan apresiasi dengan tulus saat mereka sukses mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya dengan baik. Hindari memarahi anak saat melihat hasil kerjanya tidak cukup sempurna.

Membatasi Campur Tangan
Usahakan guna tidak ikut campur terlampau dalam pada masalah-masalah yang seharusnya dapat diselesaikan sendiri oleh anak. Misalnya ketika anak mengalami kendala mengerjakan kegiatan rumahnya, orang tua lumayan memberikan arahan bukan justeru mengambil alihnya.

Orang tua pasti tidak bakal selamanya sedang di sisi anak-anak mereka. Kemandirian anak mesti dipersiapkan sebaik mungkin supaya mereka percaya diri kendati bukan lagi didampingi orang tua.

http://lift.uwindsor.ca/tt/https://www.pelajaran.co.id

Unjuk Bakat dan Kreasi Seni

Unjuk Bakat dan Kreasi Seni

Unjuk Bakat dan Kreasi Seni
Unjuk Bakat dan Kreasi Seni

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menggali potensi diri.

Salah satunya seperti yang diselenggarakan siswa MTs Negeri 1 Bogor yaitu mengadakan pensi.

Acara yang digelar pekan lalu ini mengambil tema Ayo Tunjukkan Bakat Senimu! Diikuti oleh siswa kelas VII dan IX dengan menampilkan berbagai atraksi seperti vokal grup, teater, tari tradisional dan tari kreasi serta sebagai Islam.

Sebagai ujian praktik menurut Suchiati, guru Seni Budaya, siswa diharuskan menampilkan salah satu cabang seni. ’’Siswa kelas IX bisa menampilkan satu performance seni,”ujar Suchi.

Mereka terbagi dalam grup kecil yang meampilkan tari daerah,

tari kreasi. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya siswa antusias mengikuti pensi.

Sebagai acara yang digemari, pensi kali ini diisi juga dengan kegiatan wirausaha. Para siswa yang tidak tampil pensi mengadakan bazar (Market Day) dengan tema Yuk Belajar Jadi Pengusaha!

Ternyata acara tersebut pun diminati siswa. ’’Mereka sangat kreatif

membuat berbagai makanan dan minuman racikan sendiri dan aksesori untuk dijual. Bahkan ada yg mendapat untung Rp200.000.” ujar Agus Widiyanto, Humas MTs Negeri 1 Bogor.

Acara ini akan menjadi tahunan, karena telah menjadi acara favorit siswa. Sekaligus untuk melatih jiwa wirausaha. Seperti yang diungkapkan salah satu siswi, Amira. ’’Saya senang sekali bisa jualan sama teman-teman. Untungnya saya bagi dan sebagian kami sumbangkan ke masjid,” ujar siswa yang berjualan kue dan milkshake.(ran)

 

Baca Juga :

 

 

Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara

Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara

Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara
Lomba Busana Tradisional Semarakan Hari Kartini di TK Islam Mutiara

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Kartini di TK Islam Mutiara,

Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, berlangsung semarak, Senin (22/4/2019).

Anak-anak beserta orangtua nampak antusias mengikuti lomba busana tradisional yang berlangsung di halaman TK Islam Mutiara di Kampung Babakan, Desa Cilebut Barat teresebut.

Kepala TK Islam Mutiara, Eni Yulianti mengaku berterima kasih kepada semua pihak,

terutama ibu-ibu komite yang sudah bekerja keras mengantarkan TK Islam Mutiara menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Bogor. “Saya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung suksesnya acara ini,” terangnya.

Eni mengatakan, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Tim Rechecking

Lomba Sekolah Sehat (LSS) Kabupaten Bogor telah mengadakan penilaian kembali ke TK Islam Mutiara.

Jika nantinya keluar sebagai juara tingkat Kabupaten Bogor, maka TK Islam Mutiara berhak maju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. “Kami tinggal menunggu hasil penilayan tim rechecking,” terangnya.

Sebelumnya, kata Eni, TK Islam Mutiara tidak terlalu berharap menjadi juara sekolah sehat. “Yang terpenting bagaimana agar anak didik kami mengerti dan terbiasa hidup sehat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Tim Rechecking LSS Kabupaten Bogor, disambut anak-anak TK Islam Mutiara.

Selama ini, paparnya, mereka terus berusaha menjaga lingkunangan yang asri dan sehat sehinga anak-anak mersa nyaman di sekolah dan mampu bersosialsai dengan lingkungannya.

Sebab, lingkungan yang sehat berdampak positif baik bagi tumbuh kembang anak maupun tingkat kecerdasannya. “Dan mereka tidak merasa jenuh dan bosan berada di lingkungan sekolah,” tandasnya.(

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual

Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual

Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual
Unida Dorong Peneliti Terdaftar di Kekayaan Intelektual

Universitas Djuanda Bogor kembali adakan Workshop.

Kali ini tajuk yang diambil, kekayaan intelektual yang diselenggarakan bekerjasama

dengan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, akhir pekan lalu, di Hotel Asana Pangrango.

Dengan menghadirkan narasumber, diantaranya Kepala Subdit Valuasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Juldin Bahriansyah, Kepala Inkubator Bisnis dan Sentra KI Unida, Himmatul Miftah dan Sentra KI Universitas Djuanda Bogor.

Pembicara dari Kemenkumkan, Dede Mia Yusanti dan Direktur LPPM Universitas Djuanda, Ginung Pratidina

Dari workshop tersebut, ada beberapa hal yang dihasilkan. Diantaranya

harus dilakukan secepatnya membangun pemahaman dan kemampuan pengelola Kekayaan Intelektual (KI). Hingga bisa menjadi fasilitator bagi peneliti.

Terutama dalam hal perlindungan KI dan komersialisasi. Apalagi saat ini ditiap perguruan tinggi yang belum ada lembaga KI. Tiap hasil penelitian yang dilakukan oleh civitas perguruan tinggi sebaiknya didaftarkan KI. Bukan hanya sekedar laporan saja tapi harus dilindungi oleh hukum.

Kepala Subdit Valuasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Juldin Bahriansyah menuturkan, yang harus dilaporkan oleh hukum seperti hak paten dan hak cipta. Kalau di dunia penelitian yang dilakukan melalui Tri Darma Perguruan Tinggi ada satu elemen penting yang harus di perhatikan.

Yakni komersialisasi hasil penelitian yang selama ini, hanya terhenti pada penelitian saja.

Saatnya, menjadi lembaga realistis yang memanfaatkan hasil dari penelitian tersebut. Kalau pemerintah mengeluarkan uang untuk kegiatan penelitian harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Tanggung jawab tersebut bukan hanya sekedar laporan saja. Diharapkan ada di tahun 2019 ini bisa lanjut terus hingga sampai ke komersialisasi” tutur Juldin. Tidak hanya hal diatas, workshop juga dilakukan untuk memperkaya wawasan dan mendorong para peneliti untuk memantenkan hasil penelitiannya.

Seperti yang sampaikan peserta dari Politeknik Kent Bogor, Hengky Sumisto Halim, kegiatan yang dilakukan kampus UNIDA dan Kemenristekdikti ini sangat berkualitas. Didukung dengan narasumber yang luar biasa.

Hingga dapat memperkaya wawasan tentang pentingnya melindungi hasil penelitian dengan adanya hak paten dan hak cipta. Selain itu, juga memperkaya wawasan.

“Ini bisa berikan motivasi para penliti untuk mematenkan hasil penelitiannya,” ungkap Hengky Sumisto Halim.

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium
Kopi Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Sekelompok peneliti dari Institut Karolinska, Stockholm, Sweden-, Friberg E., Orsini N, Mantzoros CS, dan Wolk A menemukan bahwa kopi dapat menurunkan risiko kanker endometrium, terutama pada mereka yang mengonsumsi paling tidak empat cangkir kopi dalam sehari, jika dibandingkan dengan mereka yang minum kopi lebih sedikit.

Setiap penambahan jumlah cangkir kopi yang diminum berkaitan dengan 10 persen penurunan risiko kanker endometrium. Kopi dapat menurunkan risiko kanker endometrium diperkirakan karena kopi dapat menurunkan kadar insulin dan estrogen, yang berhubungan dengan perkembangan kanker endometrium. Namun,baru 2 penelitian yang bersifat prospektif yang mengeksplorasi mengenai hipotesis ini.

Data yang berasal dari Swedish Mammography Cohort-penelitian prospektif kohor yang berbasis populasi- pada 60,634 wanita yang diikuti selama kurang lebih 17 tahun, 677 didiagnosis dengan kanker endometrium tipe adenocarcinoma. Setelah diteliti mengenai komsumsi kopi dan risiko kanker endometrium, didapatkan bahwa terdapat interaksi yang signifikan antara konsumsi kopi dan indeks massa tubuh.

Data tersebut menyatakan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan penurunan risiko kanker endometrium, terutama pada wanita dengan berat badan berlebih.

Friberg menyarankan sebaiknya dilakukan penelitian serupa dengan menggunakan kopi decaffeinate atau tanpa kafein agar dapat memisahkan efek kopi berkafein dengan tanpa kafein.

Perlu diingat pula bahwa kafein tidak selalu memberikan keuntungan, karena konsumsi kafein yang terlalu banyak (kurang lebih 600 mg atau setara dengan 6 cangkir kopi) dapat mengalami gejala yang tidak menyenangkan seperti jantung berdebar,gugup, berkeringat, cemas, perut terasa tidak nyaman, hingga sulit tidur.

Baca Juga :